Cowboy Bebop akan Diadaptasi Jadi Live Action

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Rabu, 07 Jun 2017 09:19 WIB
poptech
Cowboy Bebop akan Diadaptasi Jadi Live Action
Cowboy Bebop akan diadaptasi jadi live action. (BANDAI VISUAL/KOBAL/REX/SHUTTERSTOCK)

Metrotvnews.com: Cowboy Bebop, anime yang populer pada 1998, akan diadaptasi ke dalam film live action oleh Tomorrow Studios, yang merupakan kolaborasi antara ITV Studios dan sutradara Marty Adelstein. 

Serial TV live action ini akan diproduksi oleh Sunset Inc, studio yang bertanggung jawab atas seri animasi Cowboy Bebop, lapor Variety. Christopher Yost, penulis skenario film Thor: The Dark World dan Thor: Ragnarok akan bertanggung jawab atas skenario film action ini. 

"Kami tidak sabar untuk bekerja sama dengan Sunrise untuk membawa anime yang populer ini ke Amerika Serikat dan pasar global sebagai serial live-action," kata Adelstein dalam pernyataan resmi pada Deadline.

"Versi animasinya telah lama populer di kalangan masyarakat global dan dengan semakin populernya anime, kami percaya, versi live action akan cukup populer sekarang ini."

Cowboy Bebop pertama kali tayang di Tokyo TV pada 1998. Anime ini tayang di Amerika Serikat pada 2001 sebagai anime pertama yang ditayangkan di Cartoon Networ Adult Swim. Anime ini dianggap sebagai salah satu anime terhebat sepanjang masa. Cowboy Bebop menggabungkan fiksi sains dan musik jazz yang terbukti berhasil menarik perhatian penonton dunia.

Anime dengan 26 episode ini fokus pada Spike Spiegel, seorang pemburu buronan yang juga dikenal dengan nama cowboy pada 2071 dan rekannya, Jet Black, yang menjadi pilot dari pesawat Bebop. Krunya kemudian bertambah sehingga menyertakan Faye Valentine, seorang wanita petarung yang tangguh, Ed Wong, seorang hacker, dan anjing corgi cerdas bernama Ein.

Sunrise melanjutkan serial anime itu dengan film Cowboy Bebop: The Movie pada 2001.


(MMI)

Nokia 2, Smartphone Paling Terjangkau dari HMD
Review Smartphone

Nokia 2, Smartphone Paling Terjangkau dari HMD

1 week Ago

Nokia 2 merupakan smartphone kelas pemula dari HMD. Ini ulasan tentang kelebihan dan kelemahann…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.