The Rock Ikut Bikin Headphone Rp3 Juta?

Cahyandaru Kuncorojati    •    Minggu, 01 Jul 2018 13:19 WIB
hardware
The Rock Ikut Bikin Headphone Rp3 Juta?
?Dwayne

Jakarta: Industri teknologi semakin hari dilihat sebagai bisnis yang menguntungkan karena didorong inovasi. Bahkan pesohor di dunia hiburan juga tidak mau ketinggalan.

Dikutip dari The Verge, aktor sekaligus mantan pegulat Dwayne "The Rock" Johnson baru saja merilis wireless headphone segmen sport untuk kegiatan di gym yang bernama Project Rock.

Project Rock yang dibanderol USD249 atau setara Rp3,5 juta ini dibalut warna hitam gelap dengan logo banteng yang dikenal sebagai Brahma Bull, sama seperti tatoo dan identitas The Rock saat masih berkecimpung di dunia gulat.

Meskipun disebut diciptakan oleh The Rock rupanya produk ini tidak sepenuhnya dikerjakan dia sendiri melainkan The Rock hanya menjadi menerima endrosement. Wireless headphone Project Rock sejatinya digarap oleh JBL bersama Under Armour.



JBL sudah dikenal sebagai produsen perangkat audio ternama, sementara Under Armour merupakan perusahaan pakaian dan aksesori dengan gaya sport. Project Rock masuk ke daftar lineup akesoris di bawah merek Under Armour.

Di situs resmi Under Armour, Project Rock dimasukkan ke katalog produk yang didesain oleh The Rock dengan brand "Chasing Greatness". Headphone ini menggunakan material kain dan bantalan busa di earpad dari Under Armour.

Sementara material metal yang digunakan serta teknologi audio di dalamnya diracik oleh JBL. JBL melengkapi wireless headphone ini dengan fitur pengisian baterai cepat hanya dalaam waktu lima menit untuk pemakaian selama satu jam.



Baterainya yang berkapasitas 610 mAh dalam kondisi penuh dapat digunakan selama 16 jam dan hanya mebutuhkan waktu pengisian dua jam agara kembali terisi penuh.

Selain itu juga tersedia fitur TalkThru yangsecara otomatis akan mengecilkan volume suara saat penggunanya berbicara dengan orang lain di sekitarnya. Mikrofon di Project Rock juga bisa terhubung dengan fitur asisten digital Siri maupun Google Now.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.