Hasbro Tuntut DC dan Warner Bros. Soal Nama Bumblebee

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Kamis, 31 Aug 2017 13:47 WIB
poptech
Hasbro Tuntut DC dan Warner Bros. Soal Nama Bumblebee
Hasbro menuntut DC dan Warner Bros. karena penggunaan nama Bumblebee. (UNIVERSAL/MATTEL)

Metrotvnews.com: Dua franchise superhero akan beradu di pengadilan untuk mendapatkan hak atas mainan "Bumblebee". Hasbro, pemilik merek Transformers, memasukkan dokumen tuntutan pada hari Senin, menuduh Warner Bros. dan DC Comics atas pelanggaran hak cipta.

Dalam dokumen ini, Hasbro mengklaim bahwa Bumblebee milik DC -- yaitu remaja perempuan yang tubuhnya bisa menyusut -- bisa tertukar dengan "Bumblebee" dalam Transformers dan membuat konsumen menjadi bingung. Seperti yang disebutkan oleh Variety, Hasbro memiliki harapan tinggi akan karakter Bumblebee, yang akan menjadi bintang dalam film Transformers yang akan ditayangkan pada Natal 2018.

Hasbro kini ingin melarang penjualan mainan Bumblebee buatan Mattel, yang merupakan bagian dari lini action figure Super Hero Girls milik DC. 

Bumblebee merupakan salah satu karakter protagonis utama dalam dunia Transformers. Hasbro menyebutkan, mereka telah mulai menjual mainan Bumblebee pada 1983 dan telah menjual mainan blok bangunan dengan merek Bumblebee sejak 2011. Hasbro mengutip artikel online yang menyebutkan bahwa Bumblebee menduduki peringkat 4 dalam daftar "25 Transformers Terpopuler."

Sementara DC Comics dan Warner Bros. mengumumkan franchise DC Super Hero Girls pada April 2015 sebagai bagian dari kerja sama dengan Mattel. Serial TV-nya mulai disiarkan pada Oktober 2015. Seri tersebut bercerita tentang versi muda dari pahlawan super DC, termasuk Batgirl dan Harley Quinn, ketika mereka berada di sekolah.

Dalam cerita tersebut, karakter Bumblebee adalah seorang ahli teknologi dengan kekuatan super dan kemampuan untuk menyusutkan badannya. Karakter Bumblebee pertama kali diperkenalkan oleh DC pada komik "Teen Titans" pada 1977. 

Hasbro mendaftarkan nama "Bumblebee" sebagai merek dagang pada 15 Juli 2015 dan permintaan ini dikabulkan pada 22 Desember 2015.


(MMI)

Nokia 2, Smartphone Paling Terjangkau dari HMD
Review Smartphone

Nokia 2, Smartphone Paling Terjangkau dari HMD

1 week Ago

Nokia 2 merupakan smartphone kelas pemula dari HMD. Ini ulasan tentang kelebihan dan kelemahann…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.