Qerja.com Mendapat Suntikan Dana dari SB ISAT

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Selasa, 10 Mar 2015 18:03 WIB
startup
Qerja.com Mendapat Suntikan Dana dari SB ISAT

Metrotvnews.com, Jakarta: Qerja.com mendapatkan suntikan dana dari SB ISAT, yang merupakan kolaborasi dari Softbank dan Indosat. Dengan suntikan dana ini, Qerja.com berhasil menjadi startup dengan valuasi tertinggi dalam kelompok Series A (startup dengan nilai 8 digit US Dollar) di daerah Asia Tenggara.

Qerja.com sendiri adalah sebuah startup yang dibuat pada 8 bulan lalu. Pihak Qerja.com mengatakan bahwa tujuan mereka adalah untuk memberikan informasi yang transparan baik untuk para pencari kerja maupun perusahaan yang sedang mencari karyawan.

"Kami ingin menghapuskan rasa tabu untuk membahas gaji di Indonesia," kata Veronika Linardi, salah satu pendiri Qerja.com. "Dengan begitu, kami harap karyawan yang memang berkualitas dapat menemukan pekerja yang tepat dan sebaliknya, bagi perusahaan untuk menemukan pekerja yang sesuai."



Dengan informasi mengenai keadaan kerja dan gaji yang ditawarkan dalam suatu perusahaan, diharapkan para pencari kerja dapat mengetahui bagaimana suasana kerja di suatu perusahaan dan mencari perusahaan yang dapat memberikan kompensasi sesuai dengan kemampuannya.

Veronika menceritakan bahwa Qerja.com dapat mendapatkan informasi mengenai gaji dari berbagai posisi di berbagai perusahaan adalah melalui para pekerja yang sedang bekerja atau pernah bekerja di perusahaan tersebut.

"Kami melindungi privasi mereka dengan cara menjaga anonimitas mereka," kata Veronika.



Qerja.com mengatakan keberadaan mereka bisa berguna bagi perusahaan untuk mengetahui standar gaji di perusahaan lain dengan harapan mereka dapat membuat karyawan mereka merasa lebih puas. Kabir Isra dari SB ISAT mengatakan bahwa mereka percaya dengan visi yang dimiliki oleh Qerja.com.

"Kami yakin dengan struktur dan strategi yang tepat, kami akan dapat membuat perusahaan-perusahaan yang ada sekarang ini merasa tertantang. Dan sekarang adalah waktu yang tepat untuk melakukan hal ini," katanya.

Sementara Veronika mengatakan bahwa dana yang dia dapat akan digunakan untuk mengembangkan sumber daya manusia dan teknologi.


(ABE)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.