Semakin Banyak Profesional Indonesia Jadi Pekerja Lepas

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Senin, 27 Apr 2015 16:34 WIB
freelancer
Semakin Banyak Profesional Indonesia Jadi Pekerja Lepas
Semakin banyak orang Indonesia yang menggunakan Freelancer.com

Metrotvnews.com: Pada kuartal I 2015, Freelancer.com telah berhasil mendapatkan 15 juta pengguna di seluruh dunia. Sementara di Indonesia, Freelancer.com telah berhasil meraih pengguna sebanyak 500 ribu orang. Hal ini merupakan peningkatan yang cukup signifikan, mengingat pada tahun 2012, mereka hanya memiliki pengguna Indonesia sebanyak 60 ribu orang.

Emerging Global Labor dari McKensey menyatakan bahwa saat ini, Indonesia merupakan negara ke-16 dalam daftar negara-negara dengan perekonomian terbesar dengan 55 juta pekerja profesional. Emerging Global Labor juga memperkirakan bahwa pekerja profesional di Indonesia akan meningkat menjadi 113 juta orang di tahun 2030. Hal ini berarti Indonesia memiliki potensi untuk menjadi negara dengan perekonomian terbesar ke-7 di dunia.

"Pengguna Freelancer.com di Indonesia kini telah mencapai 500 ribu orang. Dan jumlah ini terus bertambah. Hal ini membuktikan bahwa bekerja secara freelance telah menjadi sebuah pilihan bagi para pekerja profesional di Indonesia," kata Helma Kusumma, Country Manager Freelancer.com di Indonesia.

Freelancer mengatakan, pekerjaan yang menyangkut pembuatan konten untuk meningkatkan traffic suatu situs kini telah mendapat perhatian lebih dari masyarakat. Selain itu, pekerjaan untuk membuat aplikasi berbasis iOS dan Android juga semakin banyak yang terselesaikan.

"Data Fast 50 dari Freelancer dapat menjadi indikator tren dari pekerjaan freelance online dalam bidang teknologi, produk, industri dan perusahaan," kata Matt Barrie, Chief Executive dari Freelancer.com

Pada kuartal satu 2015, tercatat hampir 45.000 pekerjaan menyangkut aplikasi mobile telah diunggah ke Freelancer.com. Sebanyak 14.831 merupakan pekerjaan yang menyangkut pembuatan aplikasi untuk Android dan 12.246 pekerjaan untuk pembuatan aplikasi iOS. 

Meski dalam jumlah pekerjaan Android masih memimpin, tetapi Apple mengalami pertumbuhan yang lebih banyak dengan tingkat pertumbuhan sebanyak 17,7 persen sementara Android hanya bertumbuh sebanyak 14,3 persen.


(ABE)

Samsung Galaxy A9, Si Unik Berkamera Empat
Review Smartphone

Samsung Galaxy A9, Si Unik Berkamera Empat

21 hours Ago

Samsung mengakhiri tahun 2018 dengan ponsel inovatif dalam hal kamera dengan dukungan empat kam…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.