PopBox, Penyedia Loker Otomatis, Mendapat Kucuran Dana

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Selasa, 11 Aug 2015 16:24 WIB
pesta belanja online
PopBox, Penyedia Loker Otomatis, Mendapat Kucuran Dana
Loker otomatis dari PopBox.

Metrotvnews.com, Jakarta: PopBox, perusahaan startup Indonesia, mengumumkan bahwa hari ini, Selasa (11/8/2015), mereka telah mendapatkan pendaan awal dari East Ventures. Meski tak menyebutkan angka, PopBox menjelaskan bahwa dana yang mereka dapatkan akan digunakan untuk melakukan ekspansi dan mengembangkan fitur dan teknologi. PopBox sendiri merupakan penyedia jasa loker otomatis untuk memudahkan transaksi belanja online.

Berdasarkan riset McKinsey & Company, nilai transaksi belanja online di Indonesia akan meningkat hingga 5 kali lipat dalam waktu 5 tahun ked epan. Hal ini membuktikan bahwa industri e-commerce di Indonesia akan semakin berkembang. Meskipun begitu, ada banyak tantangan yang harus dihadapi dalam industri e-commerce. Salah satunya adalah pengiriman/penerimaan barang.

Konsumen merasa disulitkan karena tak tahu kapan barang akan tiba. Terkadang, hal ini memaksa mereka untuk berjaga di rumah. Sementara para penjual kesulitan karena lalu lintas Jakarta yang sulit untuk diduga. Selain itu, kurir pengantar juga dapat menemui masalah saat tak ada orang di rumah atau saat mereka harus mengantar barang ke gedung perkantoran atau apartemen.

Karena itulah, Adrian Lim dan Greta Bunawan membuat PopBox dengan harapan memudahkan proses pengiriman dan penerimaan barang dalam transaksi belanja online. Sistem kerja PopBox sederhana. Pihak penjual cukup mengantarkan barang ke loker otomatis yang disediakan PopBox. Setelah barang diantarkan, pembeli akan mendapat kode rahasia di smartphone mereka. Kode ini berfungsi untuk mengambil barang yang mereka beli yang tersimpan di loker PopBox.

"Loker otomatis PopBox dapat diakses selama 24 jam. Karena itulah, pihak pembeli dapat mengambil barang mereka saat mereka pulang kantor atau saat mereka sedang berkunjung ke tempat loker PopBox berada," kata Adrian Lim, CEO PT. PopBox Asia Services.

Selain itu, layanan loker otomatis ini juga akan memudahkan pihak penjual karena mereka tidak perlu lagi mengantar satu barang ke satu tempat.

Sejauh ini, PopBox telah tersedia di Baywalk Mall, Grand Slipi Tower, Kalibata City Square dan EV Hive. Selain pengembangan teknologi, pihak PopBox juga menyebutkan bahwa dana yang didapat dari East Ventures ini juga akan digunakan untuk menambah lokasi loker. Mereka berharap, loker otomatis PopBox sudah dapat tersebar di daerah Jabodetabek di akhir tahun ini.


(ABE)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.