Review Smartwatch

Garmin Fenix 5S, Smartwatch Olahraga Andalkan Fitur Lengkap

Cahyandaru Kuncorojati    •    Sabtu, 06 Jan 2018 15:15 WIB
review peripheral
Garmin Fenix 5S, Smartwatch Olahraga Andalkan Fitur Lengkap
Garmin Fenix 5S.

Jakarta: Ikut terjun ke pasar jam tangan pintar membuat Garmin mencoba berbagai potensi teknologi melalui perangkat yang diciptakan. Smartwatch pada umumnya menekankan fitur pendukung aktivitas sehari-hari, seperti melihat notifikasi email atau aplikasi pengirim pesan lain.

Seiring dengan perkembangan, jam tangan pintar mulai melengkapi dirinya dengan desain yang lebih trendi, tak lupa fitur pemantau kebugaran yang identik dengan konsumen penggemar olahraga.

Garmin Fenix 5S adalah salah satu smartwatch tahan air berikutnya yang terjun ke pasar dengan beragam fitur yaeng telah disebutkan tadi. Apakah smartwatch ini layak Anda miliki?

Menyasar kawula muda, Garmin Fenix 5S menawarkan desain yang lebih kekinian. Ini langsung terlihat dari pilihan warna muda yang diusung, ditambah bentuk jam yang sangat mirip dengan jam tangan biasa. Sebenarnya, bukan hanya Garmin yang menghadirkan produk dengan gaya yang lebih trendi. Hanya saja, warna Fenix 5S yang kami uji memberikan kesan lebih cerah dan berani.



Memang, warna ini lebih cocok untuk pengguna wanita. Jam tangan pintar ini menggunakan tali material karet, dan tali ini punya pengait yang gampang dilepas. Ini memudahkan Anda mengganti warna tali sesuai selera. Keuntungan lainnya adalah tali ini tidak mudah menyerap keringat. Konsekuensi penyematan warna frost blue membuatnya gampang terlihat kotor jika tidak sering dibersihkan.

Tidak seperti smartwatch buatan produsen smartphone, Garmin Fenix 5S menghilangkan kendali melalui layar sentuh. Anda bisa mengatur atau memberikan perintah kepada jam tangan pintar ini via tombol di samping layar. Ini memang seperti jam tangan pada umumnya.



Penggunaan tombol fisik ketimbang layar sentuh memang cukup menyulitkan karena perintah yang bisa diberikan lebih kompleks, berbeda dengan jam tangan biasa yang hanya menyediakan pilihan esensial.

Garmin Fenix 5S menyediakan lima tombol pengaturan, tiga di sisi kiri dan sisanya di sisi berlawanan. Anda memerlukan waktu tambahan untuk menciptakan profil yang pas. Pada sisi bawah Anda bisa melihat sensor detak jantung dan port khusus untuk mengisi baterai.



Secara fungsi, Garmin Fenix 5S adalah salah satu jam tangan pintar terbaik untuk memenuhi kebutuhan olahraga dan pemantau kebugaran.

Tentunya Anda akan menemukan data kebugaran diri Anda yang telah direkam, seperti detak jantung, kalori yang telah terbakar, langkah yang telah Anda ambil, berapa jalan jalan kaki yang telah dilakukan, sampai menciptakan target jalan kaki. Mengukur jarak lari adalah fitur standar yang telah dimiliki semua smartwatch. Garmin Fenix 5S bisa menawarkan lebih dari itu.

Garmin Fenix 5S bisa memantau Anda saat berenang, angkat beban, sampai yoga. Anda bisa mengatur standar terkait berapa batasan gerakan yang harus ditempuh, atau berapa waktu yang diperlukan dalam menyelesaikan satu sesi olahraga.



Belum selesai, Anda juga bisa menciptakan parameter untuk olahraga lainnya yang tidak ada di pengaturan dasar, seperti body combat atau sepakbola. Pengaturan lebih detil via aplikasi smartphone akan memberikan Anda akses statistik apa yang telah dikerjakan. Gunanya adalah melihat sejauh mana perkembangan olahraga yang dikerjakan.

Selain pemantau kebugaran dan olahraga, Garmin Fenix 5S juga mampu menampilkan notifikasi email dan aplikasi pengirim pesan. Tentunya harus melakukan sinkornisasi dengan aplikasi mobile yang tersedia di PC, Android, dan iOS.

Tampilan aplikasi ini cukup menarik, hanya saja perlu optimalisasi karena smartwatch cukup sulit terhubung. Saya mencoba menghubungkannya dengan dua jenis smartphone dari vendor yang berbeda, dan perlu beberapa kali melakukan pairing sampai akhirnya terhubung. Aplikasi yang belum optimal juga berdampak pada notifikasi yang tidak konsisten.



Bicara jam operasional, Garmin Fenix 5S termasuk sangat irit konsumsi baterai. Jam tangan pintar ini bisa aktif selama sembilan hari penuh, dan menyala selama 14 jam dengan kondisi GPS aktif. Artinya, smartwatch ini tidak perlu sering dilepas hanya untuk diisi baterainya.

Pengisian baterai hanya memerlukan waktu paling lama 1 jam dari kondisi kosong. Salah satu faktor pendukungnya adalah pengurangan fungsi layar sentuh sehingga tidak perlu menyediakan daya tambahan.

Garmin Fenix 5S adalah smartwatch yang layak untuk Anda miliki, terutama untuk mereka yang ingin beragam fitur dan mampu mendukung produktivitas. Harganya? Garmin Fenix 5S dipatok kisaran Rp10 juta.

Harga yang ditawarkan memang sangat mahal, tetapi Garmin mencoba menutupinya dengan bergam kelebihan. Di sisi lain, ada beberapa produk pesaing yang menawarkan fitur yang mirip, walaupun tidak selengkap Fenix 5S, tetapi harganya jauh lebih murah. Mengingat tidak banyak pemain di pasar smartwatch, Garmin Fenix 5S mungkin tetap menjadi pertimbangan yang tepat.
 
 
 
Garmin Fenix 5S
Plus
  • Desain seperti jam tangan konvensional
  • Tali wrist band bisa diganti dengan mudah
  • Baterai cukup awet
  • Fitur Lengkap
  • Tampilan aplikasi pendukung cukup bagus
Minus
  • Tidak mendukung layar sentuh
  • Warna yang digunakan mudah terlihat kotor
  • Proses pairing masih sulit dan lama


 


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.