Review Mouse

SteelSeries Rival 100, Ergonomis, Ringkas, Berkualitas

Mohammad Mamduh    •    Jumat, 15 Jan 2016 11:28 WIB
review peripheral
SteelSeries Rival 100, Ergonomis, Ringkas, Berkualitas
SteelSeries Rival 100

Metrotvnews.com, Jakarta: Rival merupakan salah satu varian mouse gaming dari SteelSeries, yang pada awalnya diciptakan untuk menopang kemampuan seorang gamer FPS profesional.

Sebenarnya, Rival sendiri terdiri dari dua macam, yaitu Rival 300 dan Rival 100. Rival 300 memiliki bodi yang cukup gemuk, sehingga kurang cocok bagi pengguna claw grip. Di sisi lain, Rival 100 menawarkan sesuatu yang bebeda dari seri Rival selama ini.

Rival 100 pada dasarnya ada mouse yang sama seperti Rival 300, yaitu untuk gamer profesional. Namun, ukurannya yang lebih ramping menjadikannya sebuah mouse gaming yang all-round. Hal ini bisa dilihat dari ukuran punggung mouse yang lebih kecil dari Rival 300, yaitu dengan tinggi hanya  120 mm. Rival 300 memiliki selisih 10 mm lebih tinggi dari mouse ini.

Pilihan warna adalah salah satu keunggulan SteelSeries Rival 100 yang pertama kali saya lihat. Mouse gaming ini menyediakan pilihan lima pilihan warna yang cukup trendi. Unit yang saya uji kali ini menyematkan warna merah, yang menurut saya cukup garang. Dibanding Rival 300, mouse ini memiliki tingkat ergonomis yang lebih baik. Alasan utamanya adalah tentu karena desain punggunggnya yang lebih pendek.

SteelSeries Rival 100 pada dasarnya adalah mouse gaming yang diciptakan untuk mereka para penggemar Rival 300, atau pengguna seri lainnya yang ingin merasakan kualitas varian Rival. Rival 300 dirancang khusus untuk game FPS, sementara Rival 100 bisa mewadahi gamer dari segala genre. Perlu ditekankan bahwa Rival adalah seri mouse gaming khusus untuk esport.



Sama seperti mouse gaming lainnya, mouse ini menyediakan 6 tombol standar, dan masing-masing dapat diatur fungsinya lewat SteelSeries Engine. Satu kekurangan yang lumayan mengganggu adalah posisi tombol next dan previous yang terlalu sempit. Selain desain ketersediaan tombol, Rival 100 memiliki kualitas akurasi yang mumpuni. Mouse ini sanggup berlari maksimum di 4000 CPI, dengan selisih pengaturan yang cukup akurat lewat aplikasinya.

Performa semakin baik ketika lift off distance atau respons sensor ketika mouse diangkat cukup baik. Ini sangat berguna ketika gamer ingin menggerakkan mouse ke posisi terjauh, kemudian mengembalikannya ke posisi semula dengan cara mengangkat. Beberapa mouse biasanya masih memberikan respons ketika mouse sudah diangkat dalam jarak tertentu, dan ini lumayan menyulitkan gamer.

Dibanderol dengan harga sekitar Rp600 ribu, SteelSeries Rival 100 adalah slaah satu mouse gaming yang ringkas, akurat, berkualitas, dan nyaman. Kualitas di sini berarti bahan material yang digunakan. Walaupun tidak berbeda dengan mouse gaming lain dengan material yang sama, Anda akan merasakan bodi yang kokoh ketika memegangnya. Dengan harga yang masih masuk akal di kelas gaming, Anda tidak perlu ragu lagi untuk membelinya.

 

SteelSeries Rival 100

 

8.6

  • Ergonomis
  • Lift off distance sangat baik
  • Pilihan warna yang menarik
  • Posisi tombol next dan previous kurang baik



(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.