Review Motherboard

Seperti Apa Performa GIGABYTE Z170X Ultra Gaming?

Riandanu Madi Utomo    •    Senin, 26 Dec 2016 08:01 WIB
review motherboard
Seperti Apa Performa GIGABYTE Z170X Ultra Gaming?
GIGABYTE Z170X Ultra Gaming

Metrotvnews.com, Jakarta: Tahun depan Intel memang akan merilis prosesor baru yang diberi nama Kaby Lake. Meski merupakan prosesor generasi baru, Kaby Lake masih bisa digunakan bersama dengan motherboard Intel socket LGA 1151 yang ada di pasar saat ini. Itulah yang membuat motherboard Intel yang menggunakan socket LGA 1151 masih menarik untuk dilirik.

Salah satu motherboard LGA 1151 yang telah ada di pasar saat ini adalah GIGABYTE Z170X Ultra Gaming. Motherboard ini merupakan salah satu motherboard gaming dari GIGABYTE yang menggunakan chipset Z170, chipset dengan kasta paling tinggi di jajaran motherboard LGA 1151. Salah satu keunggulan motherboard ini adalah dukungan terhadap berbagai fitur kelas atas, termasuk overclocking.



Berbeda dengan motherboard G1 Gaming standar yang menggunakan kombinasi warna putih-merah, GIGABYTE Z170X Ultra Gaming hadir dengan tampilan dengan kombinasi warna hitam-merah. Meski demikian, motherboard ini masih memiliki struktur dan fitur yang sangat mirip dengan motherboard G1 Gaming pada umumnya.

GIGABYTE Z170X Ultra Gaming hadir dengan tiga buah slot PCIe x16. Artinya, Anda bisa menggunakan lebih dari satu kartu grafis. Tentu saja motherboard ini telah dilengkapi dengan teknologi NVIDIA SLI dan AMD CrossFire untuk mendukung penggunaan kartu grafis ganda.

Slot lainnya yang terdapat di motherboard ini antara lain adalah empat slot memori yang telah mendukung penggunaan RAM DDR4 berteknologi Dual Channel.



Berbagai teknologi baru juga sudah ditanamkan di motherboard ini. Teknologi tersebut di antaranya adalah dukungan NVMe PCIe Gen3 x4 22110 M.2 Interface dan U.2 Interface. Keduanya memungkinkan Anda untuk menggunakan penyimpanan berupa NVMe PCIe SSD yang memiliki kecepatan transfer data yang sangat tinggi.

Masih suka menggunakan penyimpanan berteknologi lama? Z170X Ultra Gaming juga masih memiliki slot SATA yang memungkinkan Anda untuk memasang hard disk 3.5 inci atau SSD 2.5 inci. Slot SATA pada motherboard ini juga mendukung fitur RAID dan SATA Express. Dengan demikian, Anda masih bisa menggunakan hard disk lama yang kapasitasnya besar untuk menyimpan data.



Satu hal lagi yang menarik dari motherboard ini adalah ia memiliki beragam jenis port di panel belakangnya. Z170X Ultra Gaming hadir dengan dukungan USB 3.0 dan USB 3.1. Selain itu, terdapat juga port HDMI dan DisplayPort yang mampu menampilkan gambar beresolusi tinggi. 

Terakhir, di panel belakang motherboard ini terdapat sebuah port Thunderbolt yang jarang ditemui di motherboard lainnya. Penggunaan Thunderbolt saat ini memang masih sangat terbatas, namun hadirnya Thunderbolt di motherboard ini merupakan nilai tambah yang sangat menarik.

Bagaimana dengan performanya?

Dari hsail pengujian yang kami lakukan, motherboard ini ternyata tidak memiliki performa yang cukup kencang. Jika dibandingkan dengan saudaranya seperti Z170X Gaming 5 dan Gaming 3, Z170X Ultra Gaming memiliki performa di bawah keduanya meski selisihnya tidak terlalu signifikan.



Pengujian menggunakan PCMark 8 dan Cinebench R15 menunjukkan Z170X Ultra Gaming berada di bawah Z170X Gaming 5 dan Gaming 3. Motherboard ini hanya mampu memperoleh skor 5098 poin di pengujian PCMark 8 dan 873 poin di pengujian Cinebench R15. Sementara Z170X Gaming 5 dan Gaming 3 berhasil memperoleh skor rata-rata 5400 poin di PCMark 8 dan 880 poin di Cinebench R15.

Kesimpulan

GIGABYTE Z170X Ultra Gaming memang memiliki tampilan yang menarik. Ia juga hadir dengan fitur yang tergolong sangat lengkap, mulai dari dukungan penggunaan kartu grafis ganda hingga adanya slot Thunderbolt. 

Sayangnya, performanya masih di bawah rata-rata motherboard gaming GIGABYTE lainnya. Harganya juga lebih mahal dari Z170X Gaming 5 dan Gaming 3, yaitu berada di kisaran Rp3,6 juta. Ini membuat Z170X Ultra Gaming cocok bagi Anda yang lebih mementingkan fitur terlebih dulu dan rela mengorbankan sedikit performa.
 
  • Fitur lengkap
  • Dukungan SLI dan CrossFire
  • Dukungan Thunderbolt
  • Performa kurang memuaskan
  • Harga tergolong lebih mahal



(MMI)