Review Prosesor

AMD Ryzen 7 1800X, Jawara Prosesor Tahun Ini

Riandanu Madi Utomo    •    Kamis, 02 Mar 2017 22:12 WIB
review prosesor
AMD Ryzen 7 1800X, Jawara Prosesor Tahun Ini
Kotak Ryzen 7 1800X

Metrotvnews.com, Jakarta: Pernah mendengar istilah "kualitas bintang lima harga kaki lima"? Istilah yang biasanya digunakan oleh industri kuliner tersebut hadir untuk menggambarkan sebuah produk yang berkualitas tinggi namun dibanderol dengan harga yang terjangkau.

Istilah tersebut tampaknya sangat tepat untuk menggambarkan prosesor Ryzen 7 1800X yang baru saja dirilis. Prosesor baru AMD ini hadir dengan sangat mengejutkan. Ia berhasil menyaingi performa prosesor sekelasnya, yaitu Intel Core i7-6900K namun hadir dengan harga tidak sampai setengahnya.

Ryzen mulai gencar dikenalkan tahun lalu dan pada saat itu prosesor baru ini masih bernama Zen. Kami masih ingat ketika CEO AMD, Lisa Su, di konferensi pers di ajang Computex 2016 mengatakan Zen akan tampil berbeda dengan prosesor AMD sebelumnya. Tidak hanya itu, ia juga diklaim memiliki peningkatan performa yang signifikan dari seri prosesor AMD sebelumnya. Apakah klaim tersebut benar?



Ryzen sendiri menggunakan arsitektur baru 14nm FinFET sehingga prosesor ini memiliki jumlah transistor lebih banyak dari generasi sebelumnya. Ryzen juga menggunakan sistem multi-threading baru yang lebih optimal dari sebelumnya, serta berjalan di atas platform AM4. Tidak seperti generasi sebelumnya, AM4 telah mendukung berbagai teknologi terkini salah satunya adalah penggunaan memori DDR4.

Kembali ke Ryzen, prosesor yang kami uji kali ini adalah Ryzen 7 1800X. Ia merupakan varian tertinggi di lini Ryzen 7 yang telah diumumkan. Prosesor ini memiliki 8 core dan 16 thread. Konfigurasi tersebut setara dengan prosesor Intel Core i7-6900K yang masuk ke dalam jajaran prosesor Intel Extreme Platform.

Terlepas dari semua itu, bagaimana dengan performanya?

AMD ternyata tidak berbohong ketika mengatakan prosesor ini akan tampil dengan peningkatan performa yang signifikan dari sebelumnya. Berdasarkan pengujian menggunakan Cinebench R15, Ryzen 7 1800X mampu meraih skor 1621 poin di mode multi-thread dan 162 poin di mode single-thread. 

Jika dibandingkan dengan pesaing langsungnya yaitu Core i7-6900K yang memiliki skor 1486 poin di mode multi-thread dan 169 poin di mode single-thread. Jika dibandingkan performa Ryzen 7 1800X memang terlihat dapat bersaing dengan Core i7-6900K. Bahkan di mode multi-thread prosesor baru AMD tersebut lebih unggul ketimbang pesaingnya.



Namun, skor performa tersebut tidak akan menarik jika tidak dibandingkan dengan harga yang ditawarkan. Saat ini, harga prosesor Intel Core i7-6900K berada di kisaran Rp15,3 juta. Sementara Ryzen 7 1800X hanya dibanderol dengan harga Rp6,9 juta. Ya, ketimpangan justru berada di sisi harga pada persaingan antara Intel dan AMD kali ini

Agar mudah dipahami, Kami telah membuat sebuah formulasi untuk menghitung indeks perbandingan antara performa dengan harga yang ditawarkan oleh kedua prosesor tersebut. Perhitungan yang digunakan adalah mencari rerata nilai dari performa single-thread dan multi-thread dari kedua prosesor dan membaginya dengan besaran harganya.



Melalui perhitungan dan data tersebut, didapatkan nilai indeks perbandingan performa serta harga dari Ryzen 7 1800X jauh lebih besar dari Core i7-6900K, yaitu 0,13 dengan 0,05 poin. Ini artinya, Ryzen 7 1800X berhasil tampil sebagai prosesor yang lebih layak dibeli ketimbang Core i7-6900K karena Anda akan mendapatkan performa dan harga yang lebih baik.

Bagi Anda yang kurang yakin dengan hasil pengujian menggunakan Cinebench R15, kami juga telah menguji Ryzen 7 1800X menggunakan 3DMark, PCMark 8, dan beberapa game AAA. Diuji di atas motherboard ASUS Crosshair VI Hero dengan RAM Corsair Vengeance LPX 16GB yang berjalan di frekuensi 2666MHz serta menggunakan kartu garfis MSI GTX 1080 Gaming 8G, Ryzen 7 1800X mampu tampil dengan sangat baik.



Prosesor ini berhasil meraih skor 3DMark Fire Strike sebesar 17459 poin. Sementara di pengujian PCMark 8, ia mampu meraih skor 6016 poin dan berhasil memecahkan rekor di pengujian hardware kami mengalahkan prosesor lain yang dibanderol dengan harga yang lebih mahal.

Sementara pengujian game yang kami lakukan adalah dengan menggunakan game FarCry Primal serta Ashes of The Singularity. Kedua game tersebut berjalan sangat mulus di resolusi 1080p dengan kualitas grafis maksimum. Rerata framerate yang ditampilkan bahkan mencapai lebih dari 60fps, tepatnya 91fps untuk FarCry Primal.



Di sisi lain, Ashes of The Singularity yang dikenal sebagai game yang bisa membuat "stress" CPU dan GPU ini mampu berjalan di rerata framerate hingga 48fps. Tentu saja, kami menggunakan pengaturan grafis maksimal dan diatur berjalan di DirectX 12 dengan resolusi 1080p.

RyzenMaster, overclocking lebih mudah

Ryzen hadir dengan sangat menarik bukan karena harga dan performa saja. Prosesor ini juga tampil dengan software overclocking khusus bernama RyzenMaster. Aplikasi tersebut memiliki fitur yang sangat mirip dengan WattMan yang ada di Radeon Software.



Melalui RyzenMaster, Anda bisa menaikkan clock speed dari prosesor Ryzen dengan sangat mudah, bahkan ke level 4,1GHz sekalipun. Tidak hanya itu, Anda juga bisa menaikkan frekuensi memori serta mengatur timing-nya. RyzenMaster membawa beberapa fitur overclocking utama ke desktop, sehingga Anda tidak perlu lagi mengakses BIOS untuk melakukan overclocking.

Kesimpulan

Ya, kami memang terpesona dengan prosesor baru AMD kali ini. Kehadiran Ryzen yang "mengganggu" pasar prosesor memang merupakan kabar baik bagi konsumen karena persaingan di lini prosesor PC akan semakin panas. Persaingan tersebut diharapkan bisa menghadirkan berbagai inovasi terkini serta menekan harga.

Untuk saat ini, Ryzen 7 1800X merupakan prosesor yang paling layak untuk dibeli. Bagi saya pribadi, ia merupakan "prosesor bintang lima dengan harga kaki lima".
 
  AMD Ryzen 7 1800X
Konfigurasi  8 Core 16 Thread
Base Clock 3,6 GHz
Boost Clock 4,0 GHz
TDP 95W
L2 Cache 512 x 8 KB
L3 Cache 8 x 2 KB
Harga Rp6.900.000



(MMI)

HP In-Ear Headset 150, Earphone Terjangkau Suara Jernih
Review Earphone

HP In-Ear Headset 150, Earphone Terjangkau Suara Jernih

3 days Ago

HP In-Ear Headset 150 menawarkan suara yang jernih dan desain yang nyaman dengan harga yang cuk…

BERITA LAINNYA
Video /