Review Smartphone

Realme C1, Pemain Baru di Kelas Smartphone Rp1 Juta

Cahyandaru Kuncorojati    •    Jumat, 07 Dec 2018 21:01 WIB
gadgetreview gadgetrealme
Realme C1, Pemain Baru di Kelas Smartphone Rp1 Juta
Realme C1.

Jakarta: Pasar smartphone murah di Indonesia, yaitu di rentang harga mulai dari Rp1 juta sampai Rp2 juta, memang masih laris. Selama ini, smartphone tersebut dirilis apa adanya karena harganya yang murah.

Misalnya, saja Xiaomi yang memiliki jajaran smartphone termurah dan terlengkap serta harus diakui yang terlaris. Namun, ia kini ditemani oleh satu pemain baru. Begitu masuk Indonesia, Realme langsung agresif. Setelah sukses dengan Realme 2 dan 2 Pro, mereka menghadirkan Realme C1 yang dibanderol Rp1.499.000.

 

Desain


Meski dijual dengan harga entry level, Realme C1 masih membawa desain kekinian. Salah satunya adalah bodi bagian belakang yang glossy sehingga tampil seperti cermin meskipun tidak seperti seniornya, Realme 2 yang pernah Medcom.id ulas.

Biasanya, hal ini membuat bodi terasa sangat licin saat digenggam, misalnya pada kasus Nokia 6.1 Plus yang Medcom.id sempat ulas. Reame C1 masih lengket dan pas digenggaman.



Layarnya mengsung ukuran 6,2 inci, sehingga bodinya besar dan lega, tidak mini. Ditambah resolusi HD+ rasio 19:9 alias bezel tipis. Masih ada poni yang menghiasinya seperti smartphone menengah ke atas dan premium saat ini.

Memaksimalkan ukuran layarnya, tombol fisiknya dihilangkan dengan hanya menyajikan tombol yang muncul di atas layar saat digunakan. Setiap sudutnya dibuat membulat dengan ketebalan seluruhnya hanya 0,32 inci.



Hal yang membuat Medcom.id sedikit usil mengkritik desain Realme C1 adalah bingkai kamera belakangnya yang kurang estetik. Kami menilai desain ini tidak sesuai dengan bodi belakang yang sudah oke.

Medcom.id juga menyadari ada satu hal yang hilang dari bodi belakangnya yaitu, pemindai sidik jari. Realme C1 tampaknya sangat mengikuti pakem bahwa smartphone direntang harga Rp1-2 juta tidak wajib menyediakan fitur tersebut.



Realm C1 menempatkan tombol daya di sisi kanan bodi dan tombol volume serta slot kartu SIM di sisi kiri. Jangan bingung, karena slot SIM dan kartu MicroSD tidka mengusung mdoel hybrid meskipun dalam satu slot. Sementara di sisi bawahnya terdapal grill speaker, port Micro USB dan audio jack 3,5mm untuk earphone.

 

Software dan Antarmuka


Realme C1 mengadopsi sistem operasi Android 8.1 Oreo dengan antarmuka Color OS 5.1 sama seperti Realme 2. Sepintas, memang tidak ada perbedaan dengan antarmuka dari ponsel Oppo.

Fitur yang dibawa ColorOS 5.1 di Realme 2 juga masih bisa ditemukan. Di antaranya adalah Game Space yang diklaim menyediakan improvisasi performa saat bermain game. Fitur ini dirasa sangat pas, mengingat ukuran layar Realme C1 yang pas untuk gaming.

Tersedia juga fitur akses cepat dengan gestur jari di atas layar saat layar dalam mode terkunci atau tidak menyala. Misalnya menggunakan tiga jari untuk langsung menyimpan screenshot.



Perintah ini bisa dikustomisasi, tetapi pada dasarnya, pengguna tetap diberikan beberapa pilihan perintah yang sudah ada. Realme C1 menyediakan fungsi ketuk dua kali, huruf O, dan V. Ada juga mode yang mencegah perintah tidak sengaja masuk ketika ponsel berada di dalam saku.

Jadi Realme C1 masih tetap mendapatkan fitur seperti seniornya meskipun di kelas yang berbeda. Sejauh pengalaman penggunaan, antarmuka Color OS 5.1 juga cukup ringan dan tidak hadir dengan banyak bloatware.

 

Kamera


Realme C1 yang hadir di kelas terjangkau tetap menyediakan kamera belakang ganda yaitu 13MP+2MP. Sayangnya, antarmuka kurang menarik. Perlu diketahui bahwa perpaduan resolusi ini sama seperti di Realme 2.

Fiturnya tergolong minim, tetapi sesuai dengan harga yang ditawarkan. Ada mode Portrait, Panorama, dan Sticker. Sementara untuk kemampuan video, hanya tersedia mode tambahan yaitu mode Time-Lapse. Video yang bisa direkam di resolusi 1080p dan 720p.







Kualitas foto kamera belakangnya masih mampu menghasilkan warna yang cerah, meskipun tidak sampai sangat akurat. Kualitas ketajamannya juga cukup bagus, dengan catatan dalam kondisi siang hari atau pencahaayan cukup. Hasil fotonya masih memuaskan untuk kelas entry level.

Noise tidak akan terlalu jelas terlihat saat Anda mengambil foto di kondisi minim pencahayaan atau malam. Sangat terlihat efek blur karena kemampuan ketajaman kameranya berkurang. Jadi, butuh sedikit usaha untuk menghasilkan foto dengan efek warna dramatis dalam kondisi malam hari.







Mengingat resolusi kameranya yang sama, kualitas kamera belakangnya masih sama dengan Realme 2. Tidak buruk dan biasa saja.

Bagaimana dengan kamera depannya? Kamera depan realme C1 beresolusi 5MP, dan canggihnya, masih didukung fitur AI facial unlock yang menurut Medcom.id hadir untuk menggantikan fungsi pemindai sidik jari.



Kualitas foto kamera depannya sejauh ini hanya cukup bagus dalam kondisi pencahayaan yang memadai. Itupun Anda mungkin masih menemukan noise serta bagian yang blur dari foto tersebut karena kemampuan fokus kamera depannya menjadi menurun. Hasil fotonya bisa terbantu dalam keadaan outdoor misalnya di siang hari.

 

Performa


Realme C1 masih hadir dengan prosesor seperti Realme 2, Qualcomm Snapdragon 450 yang umum dijumpai pada smartphone di bawah Rp2 juta. Di satu sisi, prosesor ini memang hemat, tapi konsekuensinya tidak mampu memainkan game PUBG di kualitas grafis Medium.

Sementara kapasitas RAM dan memori internalnya memang setingkat di bawah Realme 2, dengan RAM 2GB dan memori internal 16GB yang bisa ditambah MicroSD 256GB.



Medcom.id kemudian melakukan pengujian untuk mengetahui performa Realme C1 dibandingkan smartphone lain yang sekelas. Hasilnya memang Realme C1 tergolong mumpuni untuk smartphone di rentang harga Rp1-1,5 juta.

Daya baterai adalah keunggulan Realme C1 karena mampu bertahan hingga belasan jam, bermodal kapasitas 4.230 mAh. Dalam simulasi digunakan bermain game PUBG di kualitas grafis Low, Realme C1 tidak sampai menghasilkan suhu hangat, apalagi panas.




Kesimpulan

Realme sudah pantas bersaing di pasar smartphone rentang harga Rp1-1,5 juta bermodalkan Realme C1. Tampilannya yang tidak seperti smartphone murah lainnya, membuat konsumen harus mempertimbangkannya.

Spesifikasinya yang berada di kelas entry level masih tertolong dengan daya tahan baterai yang sangat baik. Untuk kebutuhan memori internal, Realme C1 menyediakan slot kartu MicroSD yang terpisah dari kartu SIM.

Kualitas kamera Realme C1 tergolong biasa saja, tidak buruk dan masih bisa diandalkan untuk menggambil foto untuk diunggah ke media sosial. Harus diakui Realme C1, pantas jadi alternatif pemburu smartphone di rentang harga kisaran Rp1-1,5 juta.

 
Spesifikasi  Realme C1
Prosesor Qualcomm Snapdragon 450
GPU Adreno 506
OS Android 8.1 Oreo/ColorOS 5.1
RAM  2GB
Memori Internal 16GB + MicroSD 256GB
Kamera Belakang 13MP+2MP, Depan 5MP
Baterai 4.230 mAh
Layar  6,2 inci HD+ 19:9
Harga Rp1.499.000
 
 
8
Realme C1
Plus
  • Desain bodi belakang masih mewah
  • Layar lega dengan poni kekinian
  • Slot MicroSD terpisah dari kartu SIM
  • Fitur Game Space
  • Baterai tahan lama
Minus
  • Bingkai kamera belakang kurang bagus
  • Kamera biasa saja



(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.