Review Router

D-Link DWR-921, Sediakan Internet Anti Putus

Cahyandaru Kuncorojati    •    Selasa, 10 Apr 2018 16:12 WIB
d-linkreview peripheral
D-Link DWR-921, Sediakan Internet Anti Putus
D-Link DWR-921.

Jakarta: Apa yang terlintas di kepala Anda saat mendengar benda bernama router? Sebuah benda yang dapat terhubung dengan kabel internet sehingga bisa menyediakan Wi-Fi.

Tentu saja, Anda mengetahui perbedaannya dengan Mi-Fi, perangkat yang juga bisa menyediakan Wi-Fi tapi mengandalkan kartu SIM prabayar maupun pascabayar, atau yang digolongkan ke dalam jenis koneksi mobile broadband.

D-Link mencoba memadukan koneksi internet fixed broadband seperti router pada umumnya dan mobile broadband ala Mi-Fi sehingga menyediakan router anti internet putus.

Produk ini bernama D-Link DWR-921 4G LTE, bisa terhubung internet menggunakan kabel maupun memanfaatkan kartu SIM yang biasa digunakan pada ponsel. Desainnya memang tidak terlihat sekukuh router. Hal ini semakin terasa saat kami menggenggamnya.

Router ini memiliki bobot yang tergolong sangat ringan dibandingkan router biasanya. Terdapat dua antena dibagian belakang yang bisa dilepas sehingga mempermudah saat membawanya. Pada bagian pinggir yang dilapisi cat warna putih tersedia beberapa lampu indikator.



Deretan kampu indikator tersebut di antaranya indikator kekuatan sinyal untuk koneksi fixed broadband dan mobile broadband (4G/3G), LAN/WLAN), SMS, dan dua tombol untuk fitur WPS dan reset.

Beralih ke bagian belakangnya, terdapat empat port Ethernet LAN 10/100, satu port WAN , satu slot kartu SIM 4G/3G, dan tombol daya serta lubang untuk kabel adapter. Ya, meskipun memiliki fitur mobile broadband seperti Mi-Fi tapi router ini tetap berfungsi dengan tersambung ke sumber listrik.

Beralih ke konektivitasnya, D-Link DWR-921 tidak membawa kemampuan konenktivitas high-end, melainkan kemampuan seperti router entry level. Router ini bisa menyediakan koneksi internet kualitas 4G LTE cat.4 di jaringan 2,4GHz dengan kecepatan unggah 50Mbps dan kecepatan unduh 150Mbps.



Kemampuan tersebut tampaknya bukan sebuah hal yang biasa diberikan router, lebih cocok dengan Mi-Fi. Apabila Anda memilki jaringan internet kabel yang sangat cepat, maka kemungkinan besar akan terjadi bottleneck.

Bagi Anda yang bingung alasan router ini menyediakan slot kartu SIM sekaligus port RJ45 untuk internet kabel, tujuannya adalah agar koneksi internet tidak pernah putus. Router ini memiliki fitur Fail Over. Saat salah satu jenis sambungan koneksi internet putus, dengan segera bisa tergantikan dengan koneksi satu lagi.

Berdasarkan pengujian menggunakan internet kabel di kantor Medcom.id, sinyal dari router ini mampu menembus hinga 3 lantai. Kekuatan sinyal mulai melemah, tetapi masih mampu membuka situs di peramban dengan cepat.

Berbeda saat kami menggunakan sambungan Wi-Fi mengandalkan kartu SIM 4G yang terpasang. Ketika posisi cukup dekatm kualitas sinyal yang terbaca di ponsel akan sangat kuat begitu juga koneksinya akan sangat cepat.



Jadi kondisinya sama seperti saat menggunakan Mi-Fi. Bedanya adalah Mifi selalu Anda bawa dan dekat dengan ponsel yang tersambung. Mengingat router ini harus terhubung dengan sambungan listrik, maka dia tidak bisa bekerja sebaik Mi-Fi.

Kondisi tadi juga tidak mengherankan mengingat kualitas koneksi internet mobile broadband tidak akan stabil seperti fixed broadband. Jadi saat mengandalkan koneksi internet dari kartu SIM sangat disarankan untuk berada tidak terlalu jauh.

Selain itu, apabila kartu SIM yang digunakan kualitas layanannya terbilang buruk di lokasi Anda maka mau tidak mau kualitas koneksi internet kabel akan selalu diandalkan.

Untuk fitur di dalamnya, D-Link DWR-921 tergolong umum dijumpai, mulai dari Firewall, VPN, dan fitur QoS untuk memprioritaskan koneksi ke perangkat yang diinginkan. Router ini mampu menyediakan koneksi internet ke 32 perangkat sekaligus.



Kesimpulan
D-Link DWR-921 memang cukup inovatif dengan memadukan koneksi internet dari fixed broadband dan mobile broadband. Selain itu desainnya yang ringkas dan ringan memudahkannya untuk dibawa kemana-mana saat membutuhkan router untuk LAN sekaligus menyediakan Wi-Fi.

Meskipun begitu, rasanya penggunaan router tersebut dengan mengandalkan mobile broadband mungkin akan kurang diandalkan mengingat, kualitas fixed broadband jauh lebih stabil.

Sisi baiknya, apabila Anda menggunakannya di kawasan pedesaan yang tidak memungkinkan tersedianya layanan internet kabel, maka perangkat ini bisa diandalkan asal ada sambungan listrik.

Seandainya perangkat ini juga memiliki baterai agar ia tak selalu tersambung dengan listrik, produk ini menjadi punya kelebihan yang istimewa. 
 
 
D-Link DWR-921
Plus
  • Mendukung kabel dan nirkabel
  • Desain ringkas dan bobot ringan
  • Tersedia fitur umum yang dimiliki router
Minus
  • Tidak berfungsi optimal sebagai Mi-Fi
  • Kemampuan konektivitas belum setara router

 


(MMI)

Oppo F7, Kamera Bagus Berkat Kecerdasan Buatan
Review Smartphone

Oppo F7, Kamera Bagus Berkat Kecerdasan Buatan

1 day Ago

Oppo menghadirkan pengalaman menggunakan kamera dan hasil foto yang baik dan menyenangkan, berk…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.