Review Laptop

Begini Rasanya Laptop Super Canggih ASUS ROG Zephyrus GX 501

Riandanu Madi Utomo    •    Sabtu, 11 Nov 2017 08:19 WIB
asusreview laptop
Begini Rasanya Laptop Super Canggih ASUS ROG Zephyrus GX 501
ASUS ROG Zephyrus GX 501 dengan kartu grafis ASUS GTX 1080 Ti dan sebuah smartphone

Metrotvnews.com, Jakarta: Bulan Agustus lalu, ASUS memboyong laptop gaming kelas atas terbaiknya ke Indonesia.

Adalah ASUS ROG GX 501 Zephyrus, laptop gaming dengan spesifikasi premium yang secara mengejutkan hadir dengan bodi super ringkas jika dibandingkan dengan laptop gaming sekelasnya. Siapa sangka laptop dengan chip grafis GTX 1080 ini hanya memiliki ketebalan 17,9mm saja. Ia bahkan lebih tipis dari laptop standar yang ada di pasar saat ini.


Laptop Dewa

Nama Zephyrus sendiri berasal dari mitologi Yunani kuno yang artinya adalah dewa angin. Tebakan saya, ASUS memang sengaja memberikan nama laptop ini Zephyrus karena laptop ini memiliki sistem sirkulasi udara yang sangat unik, dan belum pernah digunakan di laptop manapun.


ROG Zephyrus dibandingkan dengan besar sebuah majalah

ROG Zephyrus menggunakan teknologi pendingin khusus bernama Active Aerodynamic System (AAS). Teknologi ini yang membuat Zephyrus bagaikan dewa angin sungguhan karena AAS memungkinkan aliran udara di dalam laptop menjadi jauh lebih baik sehingga pendinginan dapat lebih optimal serta tidak bising. Apa rahasianya? 

Bagian bawah laptop ini akan terbuka ketika layarnya ditegakkan. Hal tersebut sengaja dilakukan agar udara bisa masuk ke dalam kompartemen laptop secara lebih lancar. Sistem ini juga yang membuat ROG Zephyrus tetap bisa bekerja dengan suhu yang stabil dan tidak bising.



Harus diakui, ROG Zephyrus juga tidak terlalu senyap, terutama ketika diajak bermain game berat seperti The Division atau Ghost Recon Wildlands. Meski demikian, suara bisingnya masih sangat bisa ditolerir dan tidak separah laptop ROG lain yang menggunakan GTX 1080 atau 1070.

Tidak hanya bentuknya yang sangat ringkas, di luar dugaan ROG Zephyrus juga tergolong ergonomis padahal posisi keyboard dan bentuk touchpad-nya sangat berbeda dari kebanyakan laptop yang ada di pasar.



Keyboard ROG Zephyrus ditempatkan di sisi bawah bodi utamanya, sehingga membuat lengan Anda harus mundur sedikit untuk mengetik. Bagi Anda yang sering menggunakan keyboard gaming mekanis seperti saya, menggunakan keyboard Zephyrus bukan menjadi masalah.

Hanya saja penggunaan laptop ini memang butuh ruang yang lebih lega dan tidak cocok di tempat sempit seperti kursi pesawat kelas ekonomi.


ROG Zephyrus (kiri) dibandingkan dengan ketebalan bodi smartphone (kanan)

Sementara touchpad-nya tergolong sangat nyaman digunakan. Hanya saja karena orientasinya berbeda, saya juga harus menyesuaikan diri ketika menggunakannya. Meski demikian, saya tidak menemukan masalah saat menggunakan touchpad tersebut.

Bahkan saya suka dengan posisi telapak tangan menggenggam ujung bodi laptop dan menggunakan touchpad tersebut layaknya Steam Controller.

Performa Dewa

ROG Zephyrus tampil dengan spesifikasi premium. Ia ditenagai oleh prosesor Intel Core i7-7700HQ dengan RAM DDR4 2400MHz berkapasitas 24GB. Sementara chip grafisnya menggunakan NVIDIA GeForce GTX 1080 dengan MaxQ Design. 

Meski chip grafisnya tidak sekencang GTX 1080 versi desktop yang biasa ditemukan di laptop dengan "bodi raksasa", chip grafis di ROG Zephyrus sudah sangat mumpuni untuk bermain game, bahakn game AAA terbaru seperti Assassin's Creed Origins di pengaturan grafis maksimal.
 


Bagaimana dengan game lainnya? Diuji menggunakan tiga game standar pengujian di Metrotvnews.com, hasilnya sama saja., Laptop ini berhasil tampil dengan performa gaming yang sangat baik. Bahkan rata-rata framerate yang terukur berada di rentang 50-60fps. Semuanya berjalan di resolusi 1080p dengan pengaturan grafis maksimal.



Performa tinggi juga ditunjukkan oleh ROG Zephyrus di berbagai pengujian sintesis. Perbandingannya bisa Anda lihat di diagram berikut ini:



Satu hal yang membuat ROG Zephyrus tidak bisa menjadi laptop yang sempurna adalah performa baterainya. Ya, performa baterai laptop gaming premium ini masih sama dengan kebanyakan laptop ASUS ROG lainnya. 

Untuk kegiatan standar seperti browsing menggunakan Wi-Fi, ROG Zephyrus hanya bertahan selama kurang lebih 3 jam. Sementara di pengujian menggunakan PCMark 8 Battery, ia hanya bisa bertahan 2 jam 33 menit.

Untuk Para 'Sultan'

Bodi tipis dan ringkas, performa gaming sangat bagus, dan memiliki banyak fitur gaming termasuk Sonic Radar, layar G-Sync dengan mode sRGB, ROG Gaming Center. Siapa yang tidak tertarik dengan yang ditawarkan oleh ROG Zephyrus kali ini?

Memang, performa baterainya masih tidak banyak mengalami peningkatan dari seri laptop ROG sebelumnya. Namun, setidaknya ROG Zephyrus kini sudah menggunakan adapter yang jauh lebih ringkas dibandingkan dengan para saudaranya.

Di awal saya sudah mengatakan bahwa laptop ini adalah laptop yang terinspirasi oleh dewa angin Zephyrus. Tidak hanya itu, laptop ini memang ditujukan untuk para "dewa" yang mampu mengeluarkan uang sebesar Rp52.399.000 untuk meminang jelmaan dewa angin ini.

Meski demikian, hal tersebut masih belum menghalangi laptop ini untuk tampil sebagai salah satu laptop gaming terbaik tahun 2017 yang pernah diuji di Metrotvnews.com.
 
  ASUS ROG Zephyrus GX 501
Ukuran Layar  15,6 inci FHD (1920x1080 pixel)
Prosesor Intel Core i7-7700HQ
GPU NVIDIA GeForce GTX 1080 8GB Max-Q
RAM 24GB
Penyimpanan  PCIe SSD 512GB
Bobot 2,2kg
Harga Rp52.399.000
 
 

ASUS ROG Zephyrus GX 501

9,5


+ Ringkas, ringan, mudah dibawa bepergian
+ Performa sangat bagus
+ Sistem pendingin sangat bagus
+ Fitur lengkap
- Performa baterai standar

Bagaimana Kami Menguji.


(MMI)

Vivo V7+, Layar Luas Manjakan Pecinta Selfie
Review Smartphone

Vivo V7+, Layar Luas Manjakan Pecinta Selfie

11 hours Ago

Vivo V7 Plus kembali mengunggulkan kemampuan kamera depan, yang diklaim mampu memanjakan penggu…

BERITA LAINNYA
Video /