Review Motherboard

ASUS ROG Maximus XI Extreme, Targetkan Gamer Sekaligus Overclocker

Cahyandaru Kuncorojati    •    Rabu, 23 Jan 2019 11:06 WIB
ASUS ROG Maximus XI Extreme, Targetkan Gamer Sekaligus Overclocker
ASUS ROG Maximus XI Extreme.

Jakarta: Saat Intel merilis chipset Z390 untuk mendukung Intel Core i9, ASUS langsung menyiapkan motherboard yang menyasar dua target utama pengguna prosesor tersebut.

ASUS merilis ROG Maximus XI Extreme yang memiliki fitur dan spesifikasi untuk gamer sekaligus overclocker. Dari sisi tampilannya, ASUS selalu sepenuh hati mendesain jajaran produk ROG termasuk motherboard.

ASUS ROG Maximus XI Extreme hadir dengan balutan warna hitam dan abu-abu yang terkesan mewah, eksklusif, dan tangguh. Tampilan ini menjadi semakin indah ketika LED RGB di beberapa bagian armor menyala.

Saat menyala daya tarik paling mengundang perhatian adalah kehadiran Live Dash untuk menampilkan seluruh informasi booting dalam bentuk kode posting dan tampilan logo yang muncul juga masih bisa dipersonalisasi.

Selain itu masih tersedia Q-Code dengan fungsi yang tidak jauh berbeda. Dari kedua fitur ini saja sudha terlihat dukungan bagi overclocker yang pastinya menggunakan motherboard ASUS ROG Maximus XI Extreme sebagai testbed tanpa casing.



Ditambah masih tersedia tombol booting seperti Start dan Reset yang bisa diakses langsung di atas motherboard. Seperti yang disebutkan bahwa motherboard ini hadir dengan chipset Intel Z390.

Tersedia empat slot RAM DIMM DDR4 kapasitas maksimal seluruh 64GB. Lewat pembaruan BIOS kini bisa mencapai kapasitas maksimal 128GB.

Slot RAM tersebut sudah mendukung fitur Dual Channel Memory. Dalam mode OC, disebutkan ASUS bahwa kecepatan RAM yang terpasang bisa mencapai 4400MHz.

Sementara untuk dukungan storage tersedia dua slot M.2 mode SATA PCIe 3.0 x4 dan PCIe 3.0 x4 serta masih ada ROG DIMM.2 sebagai tambahan. Tersedia juga enam port SATA 3Gbps. Dukungan lainnya yang ditujukan juga untuk overclocking adanya header untuk mendukung sistem pendingin cair.

Untuk slot ekspansi sekaligus kartu grafis tersedia dua buah slot PCIe 3.2/2.0 yang berjalan di mode x16 dan secara otomatis berjalan di mode x8 apabila kedua slot digunakan.

Di sisi konektivitas tersedia port LAN dengan dukungan Intel I219-V Gb LAN yang sudah mendapatkan dukungan ROG Game First V. Motherboard ini juga menyediakan modem WiFi Intel Wireless-AC9560 MU-MIMO yang mendukungan koneksi internet bandwidth besar.



Masih ada juga dukungan koneksi Bluetooth 5.0. Pada kualitas audio ASUS ROG Maximus XI Extreme dukungan Sonic Studio III dan Sonic Radar III. Beralih ke I/O Port yang hadir dengan armor ASUS ROG Maximus XI Extreme ternyata sangat lengkap.

Ada port HDMI, empat port USB 3.1 Gen2 (Type-C & Type-A), enam port USB 3.1 Gen1, port USB BIOS Flashback, dan ada tombol Clear CMOS. Ada juga port audio jack.


Bagaimana performanya?
Dalam pengujian yang dilakukan Medcom.id ASUS ROG Maximus XI Extreme dijalankan dalam mode default tanpa mengaktifkan XMP untuk melihat performa bawaannya. Motherboard ini dipasangkan dengan komponen testbed Medcom.id.

Di antaranya adalah prosesor Intel Core i9-9900K dan dua keping kartu RAM Apacer Panther RAGE 2400MHz 8GB sehingga total RAM 16GB. Pendinginnya menggunakan Noctua NH-U21S dan kartu grafis Colorful iGame GTX 1070 X-Top-8G.
 

  Testbed Medcom.id
Prosesor  Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
Motherboard  ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
RAM  Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
VGA  Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
Pendingin  Noctua NH-U21S
Storage Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
PSU  Corsair RM 850X
Monitor  ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
Mouse Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
Mousepad Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
Keyboard Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
Headset Corsair HS60, Corsair HS70

Medcom.id melakukan pengujian sintetik dengan software benchmark PCMark 10, 3DMark, dan Cinebench R15. Hasilnya ASUS ROG Maximus XI Extreme mampu menyajikan skor yang cukup tinggi dibandingkan Gigabyte Z390 Aorus Ultra.
 
PENGUJIAN PCMark 10 3DMark Fire Strike Cinebench R15 (single) Cinebench R15 (multi)
SKOR 6519 16.397 207 2015


Medcom.id kemudian melakukan pengujian untuk memainkan game kelas AAA dengan kualitas grafis Ultra atau tertinggi di resolusi 1920 x 1080 piksel. Hasil skornya tercatat framerate tinggi dan memuaskan dari penggunaan di Gigabyte Z390 Aorus Ultra.

Hasilnya tercatat ASUS ROG Maximus XI Extreme mampu menopang komponen yang terpasang untuk menampilkan performa yang memuaskan. Rata-rata frame rate yang terpantau berada di atas 50fps meskipun sempat drop.



Kesimpulan
Melihat fitur atau spesifikasi dan ditambah hasil performanya tidak diragukan lagi bahwa ASUS ROG Maximus XI Extreme sangat lengkap untuk memanjakan pengguna kalangan gamer sekaligus overclocker.

Prosesor Intel Core i9 sendiri diklaim Intel sebagai prosesor dengan performa paling terbaik sekaligus sangat bertenaga untuk gaming. Jadi ASUS ROG Maximus XI Extreme sangat mampu memfasilitasi prosesor ini.

Tentu saja ASUS ROG Maximus XI Extreme tidak dibanderol murah. Motherboard dipatok di kisaran Rp8,3 juta. Harga yang harus ditebus untuk bisa mencicipi prosesor tertinggi Intel sekaligus paket lengkap bagi gamer dan overclocker.
 
 
ASUS ROG Maximus XI Extreme
Plus
  • Desain sangat mewah
  • Spesifikasi paket gamer sekaligus overclocker
  • Performa memuaskan
Minus
  • Harga agak tinggi

 
(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.