Review Prosesor

Ryzen 5 1400, Alternatif Core i5 yang Lebih Murah

Riandanu Madi Utomo    •    Kamis, 06 Jul 2017 11:03 WIB
review prosesor
Ryzen 5 1400, Alternatif Core i5 yang Lebih Murah
Ryzen 5 1400 menawarkan harga yang lebih rendah dengan performa bersaing

Metrotvnews.com, Jakarta: Berkembangnya teknologi prosesor PC, terutama dalam hal pengembangan arsitektur baru memang membarikan banyak manfaat untuk konsumen.

Manfaat yang paling bisa dirasakan adalah tersedianya banyak varian prosesor untuk berbagai skenario penggunaan. Salah satu "penggertak" di pasar saat ini adalah jajaran prosesor AMD Ryzen yang menawarkan harga lebih rendah dengan performa yang bisa bersaing dengan jajaran prosesor Intel.

AMD memiliki cukup banyak varian prosesor Ryzen dan salah satu yang kastanya paling rendah saat ini adalah Ryzen 5 1400. Prosesor empat core tersebut seperti tampil sebagai alternatif Intel Core i5 6600K yang selisih harganya cukup tinggi, yaitu hingga Rp700 ribu.



Dalam pengujian yang kami lakukan, Ryzen 5 1400 masih mampu tampil sebagai prosesor yang mumpuni untuk bermain game, bahkan melakukan kegiatan profesional. Pengujian menggunakan PCMark 8 menunjukkan prosesor ini mampu meraih skor 4558 poin. Skor tersebut memang masih kalah jika dibandingkan dengan Core i5 6600K yang memiliki skor rata-rata di angka 5200 poin.

Sama seperti pengujian di PCMark, Ryzen 5 1400 juga kalah dalam hal pengujian single threading menggunakan Cinebench R15. Prosesor ini hanya mampu menghasilkan skor single thread sebesar 130 poin saja. Sementara Core i5 6600K rata-rata berada di angka 150 hingga 160 poin. Hal tersebut dikarenakan Ryzen 5 1400 memiliki base clock yang lebih rendah dari Core i5 6700K.



Meski demikian, Ryzen 5 1400 sedikit lebih unggul dalam pengujian multithread. Di Cinebench R15 multithread, prosesor ini mampu meraih skor 682 poin. Sementara Core i5 6600K hanya dapat meraih skor 654 poin saja. Penggunaan konfigurasi empat core pada Ryzen 5 1400 membuat prosesor ini sedikit unggul dari pesaingnya tersebut.


Kesimpulan

Jika melihat dari hasil pengujian, secara kasat mata Ryzen 5 1400 memang tidak terlalu menarik jika dibandingkan dengan Core i5 6600K. Namun ada beberapa poin menarik yang ditawarkan oleh AMD di prosesor barunya ini. Pertama, Anda bisa melakukan overclocking dengan motherboard kelas menengah. Ini berbeda dengan Core i5 6600K yang mengharuskan Anda menggunakan motherboard seri Z170 atau Z270 yang rata-rata harganya tinggi agar bisa melakukan overclocking.



Selain itu, Ryzen 5 1400 lebih bisa melakukan berbagai tugas multithread secara lebih baik. Ini memang merupakan kabar baik bagi Anda yang ingin memiliki PC yang mumpuni untuk bermain game dan cukup kencang untuk memenuhi kebutuhan pekerjaan profesional seperti video editing.

Dengan selisih harga sekitar Rp700 ribu, Ryzen 5 1400 memang menawarkan opsi yang lebih hemat dalam membuat satu sistem PC namun mengorbankan sedikit performa single threading. Jika Anda adalah seorang profesional, kami juga lebih menyarankan untuk menggunakan Ryzen 5 1600X yang performa multithreading-nya jauh lebih baik.
 

AMD Ryzen 5 1400

  • Lebih murah dari pesaingnya
  • Bisa overclock
  • Performa multithreading lebih baik dari pesaingnya
  • Performa singlethreading lebih rendah



(MMI)