Review Smartphone

LG Q6, Menarik di Kelas Menengah

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Senin, 09 Oct 2017 22:28 WIB
lgreview gadget
LG Q6, Menarik di Kelas Menengah
LG Q6. (MTVN)

Metrotvnews.com, Jakarta: Umumnya, harga dan ukuran layar smartphone berbanding lurus. Artinya, semakin besar layar sebuah smartphone, semakin mahal pula harganya. Memang, tidak semua smartphone seperti ini. Tahun lalu misalnya, Galaxy S7 yang merupakan smartphone unggulan Samsung hanya memiliki ukuran layar 5,1 inci, relatif kecil jika dibandingkan dengan smartphone lain dengan layar yang lebih besar.

Namun, tahun ini, layar besar kembali menjadi unggulan para vendor smartphone. Hanya saja, mereka juga berusaha untuk meminimalisir bezel alias rangka ponsel. Dengan begitu, layar ponsel bisa dimaksimalkan tapi bodi ponsel bisa dibuat tidak terlalu besar.

Biasanya, desain ini hanya digunakan pada smartphone premium dengan harga di atas Rp7 juta. Menariknya, LG membawa desain ini ke smartphone kelas menengahnya. Salah satunya LG Q6. 

Berikut ulasan lengkapnya. 

 

Desain

Kesan pertama saya ketika saya melihat LG Q6 adalah imut. Smartphone LG ini memang terlihat kecil, meski memiliki layar 5,5 inci. Ketika saya genggam pun, ia terasa pas di tangan. Saya bahkan sempat mengira bahkan smartphone ini memiliki ukuran layar 5,2 inci. 

Dengan desain rangka tipis, LG bisa membuat smartphone berlayar 5,5 inci dapat saya genggam dengan nyaman dengan satu tangan. Tombol power di sebelah kanan dan tombol volume di sisi kiri dapat dengan mudah saya capai dengan jemari saya. Meskipun tidak setipis smartphone unggulan LG G6, tapi bezel Q6 terbilang tipis di kelasnya.

Bagian belakangnya terlihat mengkilap, membuatnya terlihat mewah. Setidaknya pada awalnya. Satu hal yang saya sayangkan adalah karena bodi Q6 sangat mudah lecet. Hanya sekitar satu minggu setelah saya menggunakannya, mulai muncul lecet di bodi belakangnya. 



Port audio dari Q6 terdapat di bagian bawah, bersebelahan dengan port charger. Kamera belakang terdapat di sebelah kiri atas sementara kamera depan terdapat di kiri atas. Kamera depan ini juga akan berfungsi untuk membuka kunci dengan wajah Anda.



Satu hal yang menurut saya agak unik adalah tray untuk kartu SIM dan SD Card pada Q6. Biasanya, vendor smartphone menawarkan hybrid dual SIM slot. Artinya, slot untuk kartu SIM kedua juga bisa Anda gunakan untuk SD card. Jadi, Anda harus memilih untuk menggunakan dua kartu SIM atau kartu SIM dan SD card. Pada awalnya, saya mengira LG menggunakan slot hibrida seperti ini.

Namun, ternyata Q6 memiliki satu tray untuk kartu SIM dan SD card dan slot terpisah yang ditujukan untuk kartu SIM kedua. Dari segi fungsionalitas, tidak ada masalah dari desain yang LG pilih ini. Anda justru diuntungkan karena bisa menggunakan 2 kartu SIM dan SD Card. 

 

Software & Antarmuka

LG sudah melengkapi Q6 dengan Android Nougat. Seperti biasa, perusahaan asal Korea Selatan itu juga melakukan kustomisasi dengan melapisinya dengan LG UX5.0. Terkait antarmuka LG, sebagian orang menyebutkan bahwa mereka kurang menyukainya, tapi saya tidak pernah menemui masalah dengan antarmuka buatan LG. 

Memang, menu Settings sedikit tampil beda karena LG membaginya ke dalam 4 kelompok, seperti Networks, Sound & notifications, Display dan General. Hal ini mungkin akan membuat Anda sedikit bingung pada awalnya, tapi setelah terbiasa, Anda tidak akan menemui masalah. LG juga memudahkan pengguna untuk menukar penggunaan kartu SIM pertama dengan kedua. 



Meskipun diusung sebagai ponsel kelas menengah, LG tidak memasang banyak bloatware pada Q6. Selain itu, karena Google sudah memberikan dukungan multitasking pada Nougat, maka Q6 juga sudah dapat menggunakan fitur ini. 

 

Kamera & Video

LG Q6 memiliki kamera belakang 13MP dan kamera depan 5MP dengan lensa wide-angle. Satu hal yang menarik dari foto hasil jepretan Q6 adalah ukuran lebarnya yang lebih besar ketika Anda mengambil foto secara horizontal. Foto yang dihasilkan di bawah terik matahari juga terlihat cukup tajam, meski sebagian detail foto terlihat menghilang. 





Di tempat gelap, kamera belakang LG Q6 menghasilkan foto yang agak mengecewakan. Akan muncul banyak derau atau noise pada gambar. Di bawah ini contoh gambarnya. 





Meski tidak mengunggulkan fitur selfie, LG sudah melengkapi Q6 dengan lensa wide-angle. Artinya, smartphone ini bisa mengambil foto yang lebih luas. Foto selfie yang dihasilkan dengan Q6 sudah cukup untuk dibagikan ke media sosial. Namun, begitu Anda membukanya di komputer, akan terlihat bahwa gambar itu memiliki banyak derau. 



Di atas kertas, kamera belakang 13MP dan kamera depan 5MP dengan wide-angle pada LG Q6 memang terdengar bagus. Namun, foto yang dihasilkan oleh smartphone buatan LG yang satu ini memang terasa kurang jika dibandingkan dengan smartphone buatan pesaing di kelas yang sama, sebut saja ASUS ZenFone 4 Max Pro.

Anda bisa membandingkan foto yang diambil dengan keduanya pada keadaan yang sama pada gambar di bawah ini. 


Seperti yang dapat Anda lihat pada gambar di atas, foto hasil ZenFone 4 Max terlihat lebih detail. Anda bisa melihat helai rambut pada boneka. Detail ini tidak bisa ditangkap oleh kamera LG Q6. Selain itu, ZenFone 4 Max juga sudah dilengkapi dengan 2 kamera belakang. 
 

Performa & Baterai

Dengan Qualcomm Snapdragon 430 dan RAM 3GB, LG Q6 sudah cukup mumpuni untuk melakukan tugas sehari-hari. Smartphone ini juga cukup tangguh untuk dibuat bermain game seperti Asphalt 8: Airborne. Memang, jika dibandingkan dengan pesaingnya melalui pengujian sintetis, maka performa LG Q6 masih kalah. Meskipun begitu, selama menggunakannya, saya tidak mengalami masalah yang berarti. 



Saya justru merasa, bodinya yang nyaman untuk digenggam membuat mengetik menggunakan smartphone ini terasa menjadi lebih menyenangkan. Selain itu, layarnya juga memiliki resolusi tinggi, membuatnya cocok untuk digunakan menonton video resolusi tinggi. 

Dari segi baterai, LG Q6 dapat bertahan selama lebih dari 10 jam. Untuk saya, smartphone ini dapat bertahan lama untuk digunakan dalam keseharian saya. Namun, sekali lagi, jika melihat hasil benchmark, maka Q6 masih kalah dari para pesaingnya. 



Satu kelemahan lain dari LG Q6 adalah karena LG tidak melengkapi Q6 dengan sensor sidik jari. Padahal biasanya, smartphone kelas menengah sudah memiliki fitur tersebut. Untungnya, LG menggantinya dengan fitur pengenalan wajah. Fitur ini sama mudahnya untuk membuka kunci ponsel. Meskipun begitu, LG memperingatkan bahwa fitur ini tidak lebih aman dari penggunaan password biasa. 

Kesimpulan

Satu keunggulan utama dari Q6 adalah desainnya yang memiliki bezel tipis layaknya smartphone premium. Selain itu, layarnya memiliki rasio 18:9 dengan resolusi tinggi yaitu 2160 x 1080. Dari segi performa, untuk penggunaan sehari-hari, LG Q6 sudah cukup mumpuni. Ia pun terasa nyaman untuk digunakan dengan satu tangan. 

Ada beberapa kelemahan yang sulit untuk dilupakan, terutama jika dibandingkan dengan pesaingnya di harga yang sama. Seperti kamera. Selain itu, smartphone ini juga tidak menggunakan sensor sidik jari, walau LG menggantinya dengan fitur pengenalan wajah. 
 
  LG Q6
Prosesor Qualcomm Snapdragon 430 @1,4GHz
RAM 3GB
OS Android 7.0 Nougat
GPU Adreno 505
Memori Internal 32GB
Kamera 13MP (belakang) 5MP wide-angle (depan)
Dimensi 142.5 x 69.3 x 8.1 mm
Layar 5,5 inci (2160x1080) Full Vision
Harga Rp3.199.000
 

LG Q6

 

7,8

  • Desain rangka tipis, nyaman digenggam
  • Layar resolusi tinggi
  • Fitur pengenalan wajah
  • Kamera yang tidak terlalu bagus
  • Tidak ada fitur sidik jari
  • Bodi belakang mudah lecet



(MMI)

Huawei Nova 2i, Jawaban 4 Kamera di Kelas Menengah
Review Smartphone

Huawei Nova 2i, Jawaban 4 Kamera di Kelas Menengah

1 week Ago

Huawei Nova 2i dilengkapi dengan 4 kamera. Inilah ulasan lengkap performanya. 

BERITA LAINNYA
Video /