Review Smartphone

Menjajal Ponsel Dua Kamera ASUS ZenFone Zoom S

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Senin, 26 Jun 2017 15:41 WIB
asusreview gadget
Menjajal Ponsel Dua Kamera ASUS ZenFone Zoom S
ZenFone Zoom S. (MTVN)

Metrotvnews.com, Jakarta: Tahun ini, dua kamera menjadi tren baru di industri smartphone. Biasanya, smartphone dengan dua kamera belakang adalah smartphone premium, sebut saja iPhone 7 Plus dan Huawei P10. 

Namun, ada beberapa vendor smartphone yang berusaha untuk memberikan smartphone dua kamera belakang dengan harga yang lebih terjangkau. ASUS salah satunya. Perusahaan asal Taiwan itu meluncurkan ZenFone Zoom S pada bulan Mei lalu. Dengan harga Rp6 juta, ZenFone Zoom S menjadi smartphone yang mengunggulkan dua kamera belakang.

Inilah ulasan lengkapnya. 
 

Desain

Setelah terbiasa memegang ponsel dengan layar tidak lebih dari 5,3 inci, menggunakan Zenfone Zoom S dengan layar 5 inci terasa agak aneh. Saat menggunakannya dengan satu tangan dalam waktu lama, terkadang tangan saya terasa kaku. Namun, layar yang lebih besar berarti saya bisa menonton video di smartphone dengan lebih leluasa. 

Tombol Home dan tombol volume pada ZenFone Zoom S terletak di sebelah kanan, sementara di bagian bawah, Anda akan menemukan port USB Type-C dan port audio. Setelah menggunakan Xiaomi Mi 6, saya merasa beruntung karena ASUS tidak ikut-ikutan tren menghilangkan jack 3,5mm. Menggunakan earphone Bluetooth memang lebih menyenangkan karena saya tidak harus berususan dengan kabel, tapi itu berarti ada satu perangkat lagi yang harus saya isi baterainya. 



ZenFone Zoom S memiliki dua lensa kamera yang saling berdampingan yang terletak di bagian pojok kanan atas. Di bagian bawahnya, terdapat dual-tone flash. Sementara pemindai sidik jari ada di bagian belakang tengah dengan bentuk kotak.

Secara keseluruhan, ZenFone Zoom S terlihat cukup manis meski tidak terlalu istimewa. 


 

Software & Antarmuka

Saya pernah menggunakan ZenFone 3, karena itu, saya cukup familiar dengan ZenUI yang ASUS gunakan pada ponsel buatannya. ZenUI 3.0 pada ZenFone Zoom S sama seperti antarmuka yang digunakan ASUS pada ZenFone 3. Tidak ada yang salah dengan antarmuka ini, ia fungsional, tapi juga tidak menampilkan fitur khusus yang membuatnya istimewa. 

Sayangnya, saya masih menemukan cukup banyak aplikasi tertanam yang tidak saya gunakan. Misalnya aplikasi komunitas ASUS, mulai dari Service Center, Zentalk, ZenCircle dan ZenFone Care. Selain itu, ASUS juga sudah langsung memasang aplikasi Babe, game SimCity dan Need for Speed. Tidak ada satu pun dari tiga aplikasi itu yang saya gunakan selama saya memakai ZenFone Zoom S selama satu bulan. 



Sama seperti kebanyakan smartphone lain, ASUS melengkapi ZenFone Zoom S dengan fitur satu tangan, yang bisa diaktifkan dengan mengetuk tombol Home dua kali. Mengingat ukurannya yang cukup besar di tangan saya, fitur ini cukup berguna.

Seperti ZenFone lain sebelumnya, Zoom S juga dilengkapi dengan fitur Kids Mode dan Touch Gesture. Dalam Kids Mode, Anda bisa membatasi aplikasi yang bisa dibuka jika Anda ingin meminjamkan ponsel pada anak Anda. Sementara Touch Gesture, jika diaktifkan, memungkinkan Anda utnuk mengaktifkan aplikasi tertentu dengan menggambar sebuah huruf. Misalnya C untuk kamera. 

Satu hal yang sedikit mengecewakan adalah karena ZenFone Zoom S masih menggunakan Android Marshmallow. Untungnya, ASUS menjanjikan akan memberikan update Nougat pada akhir bulan ini. 

 

Kamera & Video

Dengan dua kamera pada ZenFone Zoom S, Anda bisa mengambil foto dengan latar belakang yang mengabur atau blur. Berkat mode Depth of Field -- yang namanya akan berubah menjadi Portrait saat update Nougat digulirkan -- Anda bisa membuat foto dengan efek bokeh dengan mudah. 

Meskipun begitu, saat menggunakan mode Portrait, Anda tidak akan bisa melakukan zoom in atau zoom out. Untuk mengambil foto dengan mode itu pun membutuhkan waktu beberapa detik. Itu artinya, sebaiknya Anda mengambil gambar dari objek yang tidak bergerak. Untungnya, gerakan halus -- seperti goyangan daun karena tiupan angin -- tidak akan menggagalkan proses pengambilan foto. 



Saat saya mengambil gambar manusia, ketika objek bergerak, terkadang fokus gambar menjadi salah. 





ZenFone Zoom S menghasilkan gambar yang cukup bagus, bahkan saat digunakan untuk mengambil gambar di malam hari atau di dalam ruangan. Mode manualnya juga memungkinkan Anda untuk berkreasi dalam mengambil foto. Dengan shutter speed lambat misalnya, Anda bisa mengambil foto light painting









ASUS juga melengkapi kamera depan ZenFone Zoom S dengan fitur Beautification. Anda bisa mengatur tingkat Beautification yang bisa Anda gunakan. Namun, pada pengaturan default, foto yang diambil terkadang terlihat seolah Anda menggunakan make-up sangat tebal. 




 

Performa & Baterai

Dengan kombinasi Qualcomm Snapdragon 625 dan RAM 4GB, ZenFone Zoom S memiliki performa yang baik. Yang pasti, smartphone ini cukup kuat untuk memainkan game-game berat seperti Asphalt 8: Airborne. Namun, saat melakukan reboot, dibutuhkan waktu yang cukup lama. 

Dengan layar AMOLED 5,5 inci, ZenFone Zoom S enak untuk digunakan menonton video. Terutama karena ASUS menyediakan layar dengan resolusi 1920 x 1080 pixel alias FHD. 

Seperti yang Anda lihat pada hasil benchmark 3DMark di bawah, hasil benchmark ZenFone Zoom S tidak kalah jauh jika dibandingkan dengan pesaingnya, seperti Nubia M2, yang juga memiliki dua kamera belakang.

Meskipun begitu, jika dibandingkan dari harga, ZenFone Zoom S memiliki harga yang lebih mahal dari pesaingnya. Nubia M2, pesaing ZenFone Zoom S yang memiliki harga paling mahal, hanya dihargai Rp4.399.000. 



Begitu pula dengan hasil benchmark baterai. hasil benchmark baterai ZenFone Zoom S tidak jauh berbeda dari smartphone lain yang menjadi pesaingnya. Menggunakan PCMark, baterai ZenFone Zoom S dapat bertahan selama lebih dari 11 jam. Sayangnya, selama pemakaian, baterai ZenFone Zoom S tidak bertahan selama itu. 



Kesimpulan
ZenFone Zoom S memiliki desain yang cukup menarik dengan performa yang cukup baik. ASUS mengunggulkan dua kamera belakang pada smartphone-nya yang satu ini. Dengan dua kamera 12MP, ZenFone Zoom S memudahkan Anda untuk mengambil gambar dengan latar belakang yang kabur atau efek bokeh. Fitur kameranya juga cukup lengkap sehingga Anda bisa mengambil foto dengan lebih beragam. 

Jika dibandingkan dengan smartphone lain yang menjadi pesaingnya, harga ZenFone Zoom S terbilang cukup mahal.

 
  ASUS ZenFone Zoom S
Prosesor Qualcomm Snapdragon 625 octa-core 2,0GHz
RAM 4GB
OS Android 6.0 Marshmallow + ZenUI 3.0
GPU Adreno 508
Memori Internal 64GB
Kamera Depan 12MP + 12MP, Belakang 13MP
Baterai 5.000 mAh
Layar 5,5 inci FHD (1920x1080 piksel) AMOLED
Harga Rp5.999.000
 

ASUS ZenFone Zoom S

 

7,8

  • Dua kamera belakang
  • Performa baik
  • Baterai cukup awet
  • Harga lebih mahal dari pesaing



(MMI)

Vivo V7+, Layar Luas Manjakan Pecinta Selfie
Review Smartphone

Vivo V7+, Layar Luas Manjakan Pecinta Selfie

2 days Ago

Vivo V7 Plus kembali mengunggulkan kemampuan kamera depan, yang diklaim mampu memanjakan penggu…

BERITA LAINNYA
Video /