Review Smartphone

Lenovo P70, Ponsel Berdaya Super

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Senin, 13 Apr 2015 12:05 WIB
lenovo
Lenovo P70, Ponsel Berdaya Super
P70 memiliki baterai yang sangat awet.

Metrotvnews.com, Jakarta: Tak peduli apakah seseorang menggunakan ponsel kelas awal dengan harga satu jutaan ataukah menggunakan ponsel unggulan dengan harga belasan juta, mereka tampaknya tak pernah lupa untuk membawa power bank kemana pun mereka pergi. Hal ini menunjukkan salah satu kendala yang dihadapi hampir semua pengguna ponsel pintar: daya baterai.

Untuk mengatasi hal itu, Lenovo kembali mengeluarkan ponsel dengan kapasitas baterai besar, P70. Begitu percayanya Lenovo dengan daya baterai dari P70 sehingga mereka bahkan memberikan kabel OTG ke dalam paket penjualannya. Dengan kabel ini, Anda dapat menjadikan P70 layaknya sebuah power bank.
 

Desain

P70 memiliki desain yang kaku dengan bodi terbuat dari plastik. Bodi plastik membuat Anda tak perlu khawatir akan debu yang menempel. Hanya saja, bodi plastik membuat P70 agak sulit untuk digenggam karena licin.

Selain itu, bodi P70 tampaknya mudah tergores. Selama saya memakainya, saya jarang melepas pelapis pada bagian belakang, meskipun begitu, saya tetap menemukan beberapa goresan kecil pada bagian belakang.


 
Tombol power dan volume dari P70 terletak di sebelah kanan. Hal ini memudahkan Anda untuk menekan tombol power jika Anda hanya memegang P70 dengan satu tangan.
 
Layar P70 memiliki resolusi 1280 x 720, sehingga gambar yang dihasilkan terlihat cukup tajam. Bahkan saat menggunakannya di bawah terik matahari, saya tak merasakan ada kesulitan yang berarti untuk melihat gambar yang tampil di layar.

Tetapi hal ini layaknya pisau bermata dua, karena saat berada di dalam ruangan, cahaya yang dikeluarkan P70 menjadi terasa terlalu tajam. Meski demikian, Anda dapat dengan mudah menyesuaikan kecerahan layar melalui Quick settings.
 
P70 menyediakan 2 tempat untuk kartu SIM: satu SIM untuk mengakses jaringan 2G dan satu lagu untuk jaringan 4G LTE dengan frekuensi 800 / 1800 / 2100 / 2600. P70 juga menyediakan lubang untuk kartu memori di atas kartu SIM.

Software & Antarmuka

Sama seperti produk Lenovo yang lain, P70 menggunakan Vibe UI. Vibe UI ini tak memiliki Drawer, yang berarti jika Anda ingin mencari suatu aplikasi yang ingin Anda gunakan, Anda cukup menggeser halaman ke kiri atau kanan.

Lenovo menyediakan beberapa jenis animasi yang berbeda saat Anda menyeret halaman: rotate, bulldoze, windmill, cube, sine wave dan cylinder. Anda juga dapat dengan mudah mengganti wallpaper sesuai dengan yang Anda mau.

 Salah satu hal yang membuat saya sedikit kecewa adalah karena banyak fitur yang sudah tertanam pada Lenovo P70, mulai dari Security, SYNCit, SHAREit, berbagai media sosial seprti Facebook, Twitter dan Skype, hingga berbagai game seperti Tap the Frog, Asphalt 8, Green Farm 3, Real Football, dan Spider Man: Ultimate. Dan seperti biasa, aplikasi-aplikasi ini tak bisa Anda hapus.

Jika Anda adalah tipe orang yang suka bermain game apa pun, mungkin Anda tak akan keberatan dengan hal ini, tetapi jika Anda tak suka bermain game, game yang langsung terpasang akan terasa menjengkelkan.

Seperti yang terlihat pada gambar di samping, Anda dapat meletakkan beberapa aplikasi ke dalam satu folder. Anda cukup menimpakan aplikasi yang ingin Anda gabungkan ke dalam folder yang sudah ada atau ke aplikasi lain yang ingin Anda gabungkan ke dalam satu folder.
 

Kamera & Video

Dengan kamera belakang 13MP dan kamera depan 5MP, P70 cukup mumpuni untuk digunakan berfoto. Hasilnya terlihat cukup tajam, jika diambil dalam keadaan yang cukup cahaya. Tapi tak begitu dengan foto yang dihasilkan saat Anda mengambil foto di malam hari. Bahkan jika Anda telah menggunakan flash sekali pun.

Gambar yang diambil dalam ruangan dengan cahaya terang.



Gambar yang diambil saat malam hari dengan cahaya remang.



Kamera belakang P70 memiliki 6 mode yang berbeda. Meskipun begitu, P70 minim fitur edit foto. Jadi, jika Anda adalah tipe orang yang suka mengambil foto lalu melakukan editing, Anda mungkin harus mencari aplikasi dari pihak ketiga.

Kamera depan P70 bahkan memiliki fitur yang lebih sedikit lagi. Dalam fitur Face Beauty, hanya ada 2 hal yang dapat Anda lakukan, Wrinkle Removal - penghapusan garis-garis halus di wajah dan Whitening, proses pemutihan. Saya merasa kedua fitur ini tak banyak mengubah hasil foto. 

P70 hanya dapat digunakan untuk merekam video dengan resolusi HD dan jika Anda menggunakannya untuk merekam suatu benda yang bergerak dengan cukup cepat, seperti mobil misalnya, framerate dari video tersebut akan turun drastis dan gambar yang dihasilkan akan terlihat kabur.
 

Performa & Baterai

Meski termasuk ponsel kelas menengah, performa P70 cukup memuaskan. Saya tak menemui masalah saat memainkan Asphalt 8: Airborne pada pengaturan gambar Medium dan High. P70 berhasil mendapatkan 30 FPS, baik saat Medium maupun High.

Inilah hasil tes menggunakan GameBench, medium (kiri) dan high (kanan).



Meski demikian, saat mencoba untuk memainkan game Blood Brothers, terkadang terjadi lag, terutama jika sudah dimainkan dalam waktu yang cukup lama.

Seperti yang dapat Anda lihat pada grafik dari 3D Extreme dan 3D Mark Unlimited di bawah ini, performa P70 bahkan dapat mengungguli Oppo R5, yang dihargai seharga Rp6,5 juta. Tetapi, performanya masih kalah jauh jika dibandingkan dengan Lenovo Vibe X2. 





P70 memiliki memori internal sebesar 16MB, yang cukup besar untuk ponsel pada kelasnya. Tetapi jika Anda merasa memori ini masih kurang cukup, maka Anda menggunakan microSD hingga sebesar 32GB.

P70 yang beredar di Indonesia memiliki daya baterai sebesar 3.900 mAh. Untuk penggunaan sehari-hari, daya baterai sebesar itu sudah lebih dari cukup. Artinya, Anda tak perlu membawa power bank. Sayangnya, kami belum bisa mengukur daya tahan baterainya secara lebih presisi dengan PCMark.
 

Kesimpulan

P70 adalah ponsel kelas menengah bagi Anda yang suka bermain game atau bagi Anda yang merasa tak pernah bisa melepas gadget walau hanya sebentar. Baterainya dapat diandalkan.
 
  Lenovo P70
Prosesor Mediatek MT6752 @1,7 GHz octa-core
RAM 2 GB
OS Android 4.4.4 KitKat
GPU Mali-T760MP2
Memori Internal 16 GB
Kamera 13 MP (belakang), 5 MP (depan)
Dimensi 142 mm x 71,8 mm x 8.9 mm
Bobot 149 gram
Baterai Non-removable 3900 mAh battery
Layar 5,0-inchi IPS Panel 1280 x 720 pixel (294ppi)
Konektivitas GSM 850 / 900 / 1800 / 1900
HSDPA 900 / 2100
LTE 800 / 1800 / 2100 / 2600
Harga Rp2.899.000



(ABE)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.