Review NAS

Synology DiskStation DS1817+, Kapasitas Besar dan Lengkap

Cahyandaru Kuncorojati    •    Senin, 04 Jun 2018 11:59 WIB
synologyreview peripheral
Synology DiskStation DS1817+, Kapasitas Besar dan Lengkap
Synology DiskStation DS1817+

Jakarta: Tidak cukup dengan berlangganan layanan private cloud maupun public cloud. Kadang sebuah organisasi bisnis atau perusahaan ingin memiliki infrastruktur cloud sendiri untuk lebih mudah menyimpan dan berbagai data.

Synlogy beberapa waktu lalu merilis perangkat DiskStation DS1817+. Produk ini hadir dengan kapasitas lebih besar berkat 8-bay. DS1817+ juga menjadi NAS pertama Sybology yang mendukung M.2 SSD untuk mengatasi masalah bottleneck kinerja beban berat serta mengurangi latency I/O.

Dari luar tampilan Synology DiskStation DS1817+ sangat bagus dan berkelas. Dimensi melebar ke samping dengan tinggi 166mm lebar 343mm dan ketebalan 243mm. Bobotnya 6kg yang memang agak berat mengingat produk ini menyediakan 8-bay.

Pada bagian depannya terdapat beberapa LED indikator untuk status NAS saat aktif. Tidak ketinggalan indikator koneksi LAN serta tombol daya. Pada setiap bagian luar bay juga terdapat LED indikator serta kunci untuk menjaga HDD di dalamnya tetap aman, serta persis di bawahnya terdapat satu port USB 3.0.



Berdasarkan pengalaman Medcom.id, slot HDD yang tersedia di dalamnya menggunakan material plastik yang cukup kukuh. Pemasangannya juga tidak sulit, dan Synology telah membekali baut yang biasa digunakan untuk mengunci HDD.

Beralih ke bagian belakangnya, terdapat empat buah port Ethernet yang mendukung fitur Failover, tiga port USB 3.0, dua port eSATA, dan satu slot PCIe 2.0. Ketersediaan slot PCIe membuat DS1817+ mampu dipasang dual M.2 SSD adapter card untuk membuat proses transfer dan akses data lebih cepat.

Di dalamnya, Synology DiskStation DS 1817+ ditenagai prosesor Intel Atom C2538 64-bit Quad-core berteknologi Hardware Encryption Engine AES-NI, didukung RAM bawaan 2GB atau 8GB DDR3, yang bisa ditingkatkan hingga 16GB mengguna dua slot di dalamnya.



Kapasitas penyimpanan yang terdiri dari 8-bay masing-masing bisa menyimpanan tiga jenis drive, 3,5 inci SATA HDD, 2,5 inci SATA HDD, dan 2,5 inci SATA SSD dengan kapasitas maksimal 12TB sehingga total memori penyimpanan yang disediakan apabila 8-bay digunakan bisa mencapai 96TB.

Antarmuka yang disediakan dalam produk ini memang selalu menjadi kelebihan dari NAS buatan Synology. Synology masih menyertakan software Synology DiskSation Manager DSM yang dilengkap dengan app store yang menyediakan beragam pendukung mulai dari pemutar konten multimedia hingga software untuk kolaborasi.



Synology DiskSation Manager DSM memang membuat penggunaan NAS Synology sangat mudah karena mendukung fitur drag and drop untuk mengatur setiap file yang disimpan ke dalam DiskStation DS1817+.

Kesimpulan
Kehadiran NAS Synology DiskStation DS1817+ dengan model 8-bay serta dukungan kapasitas hard-drive terbesar di kelasnya membuat produk ini menjadi pilihan bagi penggunanya yang memang memiliki rencana bahwa suatu hari nanti harus menambah kapasitas penyimpanan data.

Dalam berbagai informasi yang diberikan, Synology menyatakan bahwa DiskStation DS1817+ ditujukan untuk perusahaan kecil maupun startup. Harganya yang mencapai Rp16 jutaan juga membuatnya cocok digunakan oleh perusahaan skala menengah.
 
 
 
Synology DiskStation DS1817+
Plus
  • Tersedia 8-bay dengan kapasitas terbesar di kelasnya
  • Fitur kunci bay sebagai pengaman
  • Kompatibel dengan beragam jenis HDD dan SATA\
  • Tersedia port cukup lengkap
Minus
  • N/A



 


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.