Review Mouse Gaming

Corsair Dark Core RGB SE, Mouse Gaming Canggih

Cahyandaru Kuncorojati    •    Sabtu, 10 Nov 2018 22:53 WIB
hardwarecorsairreview mouse
Corsair Dark Core RGB SE, Mouse Gaming Canggih
Corsair Dark Core RGB SE.

Jakarta: Medcom.id sudah sering mendengar nama Corsair. Merek satu ini tergolong sangat rajin merilis periferal gaming. Baru ini Medcom.id berkesempatan menjajal mouse gaming terbaru mereka, Dark Core RGB SE.

Sesuai namanya mouse ini dengan balutan warna hitam pada material polikarbonat yang menurut Medcom.id sangat bagus. Tidak ketinggalan fitur LED RGB pada logo Corsair serta beberapa LED yang berada di kumpulan tombol di sisi kiri dan scroll.

Pada beberapa bagian seperti punggung, scroller, dan sayap side grip dilengkapi permukaan karet yang membuatnya melekat di genggaman. Dalam paket penjualannya, Corsair Dark Core RGB SE hadir dengan stau grip tambahan yang bisa dipasang di sisi kanan.



Medcom.id mendapatkan bahwa saat mouse ini memiliki dua sayap grip, genggaman dan kontrolnya jauh lebih ergonomis di tangan. Kehadiran dua grip ini sebetulnya untuk menunjang gaya permainan pengguna Corsair Dark Core RGB SE, yakni model palm atau claw yang membutuhkan kemudahan mengakses tombol kontrol tambahan.

Mouse ini hadir dengan sembilan tombol yang mendukung fitur makro, dikustomisasi lewat Corsair iCue. Efeknya kehadiran sembilan tombol makro adalah ukuran mouse jadi cukup gemuk dan tidak nyaman digunakan untuk gamer dengan ukuran tangan kecil.



Tiga tombol di dekat klik kiri harus dijangkau dengan posisi tangan claw grip, sehingga mungkin kedua tombol paling belakang terasa sulit dijangkau sebagian orang. Pada sisi kiri juga terdapat tombol yang dilengkai dengan tiga titik lampu LED yang mengindikasikan dari profile kustomisasi tombol yang dipilih.

Bicara soal sensasi klik dari mouse ini Medcom.id sangat puas, Corsair Dark Core RGB SE menggunakan switch Omron yang ringan tapi presisi responsnya.



Di atas kertas, Corsair Dark Core RGB SE dibekali resolusi sensor optik yang memiliki DPI hingga 16.000, serta bisa diatur lewat fly button. Responsnya cepat yang disebutkan hanya 1ms juga didukung dari konektivitasnya.

Sebagai mouse gaming Medcom.id mengakui Corsair Dark Core RGB SE adalah produk yang mendukung konektivitas terlengkap. Pertama, mouse gaming ini mendukung koneksi kabel dengan jenis braided yang lebih awet.



Kedua, tersedia konektivitas Bluetooth latensi rendah. Ketiga ada fitur koneksi WiFi. Total tersedia tiga konektivitas yang menjunjang selera penggunanya dengan dukungan baterai yang bisa diisi ulang saat menggunakan kabel atau secara nirkabel.
 
  Testbed Medcom.id
Prosesor  Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
Motherboard  ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
RAM  Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
VGA  Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
Pendingin  Noctua NH-U21S
Storage Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
PSU  Corsair RM 850X
Monitor  ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
Mouse Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
Mousepad Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
Keyboard Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
Headset Corsair HS60, Corsair HS70



Fitur wireless charging membuat Corsair Dark Core RGB SE menjadi sangat canggih. Fitur ini bisa disandingkan dengan mousepad Corsair MM1000 yang juga memiliki teknologi Qi Wireless Charging.




Kesimpulan
Medcom.id tidak menolak apabila Corsair Dark Core RGB SE disebut mouse gaming canggih lantaran memiliki tiga jenis konektivitas dengan respon yang sangat baik serta pengalaman klik yang memuaskan.

Desainnya sangat ergonomis. Namun, posisi beberapa tombol tergolong sulit dijangkau meskipun Corsair tampak berusaha menyediakan pengalaman terbaik untuk pengguna dengan model palm dan claw.

Satu fitur canggih lainnya adalah dukungan Qi Wireless Charging. Posisi sensor wireless charging harus pas dengan sensor di mousepad Corsair MM1000, yang artinya mouse harus diistirahatkan terlebih dahulu.

Corsair Dark Core RGB SE dibanderol Rp1,9 juta di situs resminya. Mengingat tiga koneksi yang disediakan dan fitur wireless charging, tidak heran dengan harganya.
 
 
9
Corsair Dark Core SE RGB
Plus
  • Desain sangat menarik
  • Ergonomis dilengkapi sembilan tombol fitur macro
  • Tiga jenis konektivitas
  • Mendukung wireless charging
Minus
  • Beberapa posisi tombol sulit dijangkau
  • Posisi wireless charging mengunci posisi mouse



(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.