Review Mouse

Trio Armaggeddon Textron Scorpion, Pantas Murah

Cahyandaru Kuncorojati    •    Senin, 05 Feb 2018 07:21 WIB
review peripheralarmageddon
Trio Armaggeddon Textron Scorpion, Pantas Murah
(kiri-kanan) mouse gaming Armageddon Textron Scorpion 3, Scorpion 5, dan Scorpion 7.

Jakarta: Seiring industri gaming yang tumbuh pesat, mouse gaming juga jadi barang yang wajib dimiliki.

Ada satu merek yang mungkin Anda belum familier namanya Armaggeddon. Merek ini merupakan saudara dari merek peraangkat audio ternama Sonic Gear. Keduanya bernaung di bawah perusahaan Leapfrog.

Medcom.id mendapatkan kesempatan menjajal 3 buah mouse gaming sekaligus dari lini Textron Scorpion, yaitu Scorpion 3, Scorpion 5, dan Scorpion 7. Tentu saja kami penasaran, apakah mouse gaming dari Armaggeddon benar-benar mouse gaming sejati?



Permasalahannya dengan tren gaming, bisnis perangkat aksesoris gaming atau gaming peripheral menjadi mudah ditemui di berbagai merek namun kerap wujudnya tidak seperti sesuai dengan standar sebuah mouse gaming.

Untuk mempermudah membandingkannya maka kami menaruh ketiga mouse tersebut bersamaan. Secara umum ketiga mouse gaming Armaggeddon Textron Scorpion hadir sebagai mouse gaming dengan konektivitas kabel.

 

Desain

Dengan menaruh Scorpion 3, Scorpion 5, dan Scorpion 7 bersamaan kami bisa melihat bahwa ketiganya memiliki desain yang tidak jauh berbeda. 

Scorpion 3 memiliki punggung yang sedikit membulat sedangkan kedua saudaranya yang lain memiliki punggung yang lebih ergonomis. Perbedaaan tersebut bisa diketahui saat menggenggamnya.



Sayangnya tampilannya tidak menarik. Ketiga mouse menggunakan material plastik yang saat digenggam dan diketukkan ke meja, akan jelas ketahuan bahwa material plastik yang digunakan sama seperti mouse biasa.

Berbeda dengan mouse gaming yang plastiknya terasa sangat tebal. Selain itu juga terdapat aksen lampu RGB yang umumnya dijumpai pada mouse gaming, meskipun pada boks terlihat ketiga mouse ini memiliki tampilan RGB yang sama kenyataanya itu tidak benar.

Scorpion 3 hanya memiliki lampu RGB di bagian scroller dan sedikit di bagian depan sisi kanan dan kiri serta di logo Armaggeddon pada bagian punggung. Hal yang sama juga ditemukan pada Scorpion 7.



Tampilan pada boks tampaknya mengacu hanya pada Scorpion 7 yang memiliki tampilan lampu RGB di bagian scroller, logo Armaggeddon di punggung, serta bagian sisi yang memanjang dari depan hingga belakang.

Namun, cahaya LED yang dihasilnya ternyata tidak seindah seperti tampilan ilustrasi di boks akibat cahayanya tidak kuat atau cerah.

 

Performa

Hal mengecewakan sekaligus membingungkan yang saya temukan dari boks ketiga mouse tersebut adalah spesifikasinya yang tidak memiliki perbedaan, bahkan hal yang sama juga saya temui pada situsnya.

Ketiga mouse tersebut disebutkan memiliki 5 tombol yang bisa di konfigurasi. Padahal hanya Scorpion 5 dan Scorpion 7 saja yang memiliki dua tombol di bagian sisi kiri sedangkan Scorpion 3 hanya memiliki 3 tombol, yaitu tombol kanan, kiri, dan scroller.

Tidak ketinggalan ketiganya juga memiliki tombol tunggal untuk mengatur CPI atau kecepatan sensor yang bisa dikonfigurasi lewat software pendukung. Lucunya lagi, ketiga mouse ini disebutkan memiliki 4800CPI.



Bobotnya yang sangat ringan, bahkan terlalu ringan. Armaggeddon sendiri mengklaim  menggunakan teknologi switch bernama Huano, tapi baik dari rasa dan bunyi yang dihasilkan tampak tidak berbeda dengan switch pada mouse biasa.

Dari sisi akurasi sensor optik mouse dengan pointer di layar monitor memang tergolong baik tapi sepanjang pengalaman kami menggunakannya harus diakui mouse ini tidak seperti mouse gaming dan lebih mirip mouse biasa.



Saat kami mencolokkan ketiga mouse gaming ini pertama kali ke PC, akan disajikan kotak dialog berisi pilihan untuk memulai memasnag software pendung mouse Armaggeddon.



Kami menemukan bahwa software tersebut memiliki tampilan yang sangat biasa dan sejujurnya antarmukanya juga cukup membingungkan. Anda bisa mengatur CPI, kombinasi lampu RGB, serta konfigurasi makro fungsi tombol pada mouse dan disimpan untuk dengan mudah diaktifkan saat memainkan game tertentu.



Kesimpulan
Mungkin kami juga terlalu berlebihan untuk berharap bahwa mouse gaming Armaggeddon memiliki tampilan serta fitur dan performa layaknya merek mouse gaming yang sudah terkenal atau kelas premium.

Tampilan ilustrasi dan informasi spesifikasi pada boks maupu situs resmi yang ternyata berbeda dengan isinya. Apalagi di situs resmi juga dicantumkan bahwa ketiga mouse ini dibanderol dengan harga yang sama yaitu USD29,90 atau sekitar Rp400 ribu.

Armaggeddon Textron Scorpion 3, 5, dan 7 ditujukan untuk mouse gaming dengan harga terjangkau, namun informasi spesifikasi yang tidak jelas bisa membuat calon pembelinya kebingungan.
 
 
6
Armaggeddon Textron Scorpion 3, 7, 5
Plus
  • Tersedia tombol di bagian sisi ala
  • Memiliki fitur konfigurasi CPI, lampu LED, dan fungsi tombol
  • Harga terjangkau
Minus
  • Desain tampilan tidak menarik
  • Material plastik mudah pecah
  • Bobot terlalu ringan
  • Informasi spesifikasi yang tidak jelas


 


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.