Review Smartphone

Xiaomi Mi 6, Kelas Premium di Harga Menengah

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Kamis, 08 Jun 2017 22:31 WIB
xiaomireview gadget
Xiaomi Mi 6, Kelas Premium di Harga Menengah
Xiaomi Mi 6 bersama boneka ikon Xiaomi. (MTVN)

Metrotvnews.com, Jakarta: Awal mula melambungnya nama Xiaomi di industri smartphone adalah karena perusahaan asal Tiongkok itu berani untuk meluncurkan produk dengan spesifikasi ponsel premium tetapi harga yang relatif lebih rendah. 

Pada bulan Desember 2014, valuasi Xiaomi sempat mencapai USD45 miliar (Rp530 triliun). Namun, 18 bulan sejak saat itu, valuasi Xiaomi jauh turun, menjadi tidak lebih dari USD4 miliar (Rp53 triliun). Salah satu alasannya adalah karena pesaingnya menggunakan strategi yang sama, yaitu menawarkan smartphone dengan spesifikasi yang cukup tinggi dengan harga yang terjangkau. 

Meskipun begitu, Xiaomi kukuh untuk menggunakan strategi yang sama. Xiaomi Mi 6 menawarkan spesfikasi smartphone kelas atas, layaknya Samsung Galaxy S8, dengan harga kurang dari setengahnya. Di atas kertas, Mi 6 menawarkan performa yang sama -- atau mungkin lebih, mengingat RAM-nya lebih besar -- dari Galaxy S8. Namun, bagaimana dalam penggunaan sehari-hari?

Inilah ulasan lengkapnya. 

 

Desain

Harga smartphone biasanya identik dengan ukuran layar. Meski tidak selalu, semakin besar layar, biasanya semakin mewah pula sebuah smartphone. Tentu saja, ada pengecualian untuk asumsi itu, salah satunya adalah Xiaomi Mi 6. 

Walau Samsung memutuskan untuk kembali memperluas ukuran layar smartphone premium terbarunya, Xiaomi justru lebih memilih untuk memasangkan layar yang relatif kecil, yaitu 5,15 inci. Hal ini sedikit mengingatkan saya pada Galaxy S7, yang juga tidak memiliki layar terlalu besar. Namun, ukuran Mi 6 yang tidak terlalu besar justru terasa pas di tangan.



Satu hal yang sedikit mengecewakan adalah karena Xiaomi tidak berusaha untuk memangkas bezel pada Mi 6 seperti yang mereka lakukan dengan Mi Mix tahun lalu, walau desain smartphone ini tetap membuatnya terlihat sleek dan elegan. Terutama karena Mi 6 yang saya gunakan berwarna hitam, yang merupakan tren baru di industri smartphone sekarang ini.  



Seperti biasa, tombol power dan volume terletak di sebelah kanan, memudahkannya diraih dengan jari jempol. Di bagian belakang, Anda akan menemukan dua kamera dan flash. Di bagian bawah, Anda akan menemukan port USB Type-C yang diapit oleh rongga speaker.

Mi 6 memiliki tombol Home yang terlihat cukup menarik. Xiaomi tidak menggunakan tombol fisik. Sebagai gantinya, tombol kapasitif yang juga merangkap sebagai pemindai sidik jari ini dibuat agak cekung, membuatnya tampil beda dari smartphone kebanyakan. 



Satu hal lain yang saya sangat sayangkan adalah Xiaomi memutuskan untuk mengikuti jejak Apple. Ya, port audio tidak lagi pada Mi 6. Sebagai orang yang masih menggantungkan diri pada earphone dengan kabel, hal ini membuat saya jengkel, terutama karena hilangnya port audio tidak mengurangi ketebalan smartphone ini secara signifikan. 

 

Software & Antarmuka

Xiaomi Mi 6 sudah menggunakan Android 7 Nougat yang dilapisi dengan antarmuka MIUI 8. Sayangnya, saya tidak menemukan fitur multitasking dalam smartphone ini, sesuatu yang mengecewakan bagi saya, terutama ketika smartphone kelas menengah seperti LG K10 sudah dilengkapi dengan fitur tersebut. 

Sama seperti smartphone dengan MIUI lainnya, satu keunggulan dari antarmuka buatan Xiaomi ini adalah karena ia memudahkan Anda untuk mengatur tampilannya sesuai dengan selera Anda. Selain itu, Xiaomi juga melengkapi Mi 6 dengan fitur Dual Apps dan Second Space. Keduanya memiliki fungsi yang agak mirip. 



Dual Apps, seperti namanya, memungkinkan Anda untuk mengklon sebuah aplikasi sehingga Anda bisa menggunakan dua akun sekaligus. Fitur ini pasti akan sangat berguna bagi Anda yang memang menggunakan dua nomor atau memiliki akun media sosial pribadi dan bisnis. 

Jika Dual Apps hanya mengklon aplikasi, Second Space berfungsi untuk membuat ponsel Anda seolah-olah menjadi baru. Mulai dari background hingga aplikasi yang terpasang, semua pengturan di ponsel Anda akan kembali ke default

 

Kamera & Video

Dua kamera, baik di depan atau belakang, tampaknya kini menjadi tren baru di industri smartphone. Tidak mau ketinggalan, Xiaomi pun melengkapi Mi 6 dengan dua kamera belakang. Fungsi dual camera ini mirip dengan dua kamera pada iPhone 7 Plus. Dengan portrait mode, Anda bisa membuat foto dengan latar belakang yang mengabur.



Fitur ini akan sangat membantu ketika Anda intin mengambil foto yang menampilkan efek kedalaman atau mengambil foto di tempat ramai, karena portrait mode dapat mengaburkan latar belakang, Anda bisa memastikan fokus foto tetap pada objek.



Saat mengambil foto di malam hari, harus diakui, performa Mi 6 lebih baik dari smartphone dengan harga Rp5 jutaan. Selama tidak gelap gulita, gambar yang dihasilkan masih cukup jelas.



Tentu, Anda bisa menggunakan flash untuk membuat foto menjadi lebih terang. Namun, menurut pengalaman saya, menggunakan flash dengan Mi 6 seperti bermain lotre.

Terkadang, cahaya dari flash -- terutama jika Anda menggunakan mode torch yang membuat cahaya terus menyala dan tidak sekadar menyala saat mengambil foto seperti flash kebanyakan -- tersebar dengan baik, membuat detail pada foto terlihat lebih jelas. Saat saya sial, foto justru terlihat aneh.



Soal kamera depan, saya tidak menemui masalah saat mengambil foto dengan cahaya yang cukup. Sayangnya, Xiaomi memang tidak melengkapi fitur seperti wide-angle pada kamera depannya. Sehingga untuk mengambil foto bersama, Anda dan teman-teman harus berdiri berdekatan jika tak mau ada yang tertinggal.

Menggunakan tongsis atau meminta orang lain untuk mengambilkan foto tampaknya masih menjadi opsi yang lebih menarik dari memaksakan diri mengambil foto bersama banyak orang.  



Gambar yang diambil menggunakan kamera depan di tempat dengan pencahayaan remang-remang terlihat gelap dan banyak noise. Namun, ini bisa diakali dengan menggunakan kamera belakang.



 

Performa & Baterai

Xiaomi menggunakan platform premium terbaru dari Qualcomm, Snapdragon 835. Dipadankan dengan RAM 6GB, hal ini menjanjikan pengalaman penggunaan yang mulus tanpa cela. Saat digunakan untuk bermain, Mi 6 sama sekali tidak menemukan masalah, bahkan saat diuji dengan Asphalt 8: Airborne.

Tidak berhenti sampai di situ, Xiaomi Mi 6 memiliki memori internal 128GB. Itu artinya, saya bebas untuk mengambil foto dan video tanpa harus khawatir memori ponsel habis. Meskipun layarnya terbilang kecil, tapi Mi 6 tetap cukup nyaman untuk digunakan menonton video.

Dengan resolusi 1920 x 1080, justru dengan layar yang lebih kecil dari smartphone kebanyakan, pixel per inci dari Mi 6 jadi lebih padat. Memang, jika Anda terbiasa menonton menggunakan smartphone 5,5 inci ke atas, layar Mi 6 terasa kurang lega. 



Saat diuji menggunakan 3DMark dan PCMark, seperti yang bisa Anda lihat pada grafik di atas, performa Mi 6 tidak kalah dari performa smartphone premium dengan harga Rp8-9 juta seperti Moto Z atau Galaxy S7 yang diluncurkan tahun lalu. Tidak heran, mengingat Mi 6 telah menggunakan prosesor terbaru dan RAM 6GB. 



Dari segi baterai, Mi 6 pun tidak buruk. Meski masih kalah dari Galaxy A7 (2017), tapi daya tahan baterai Mi 6 tidak seburuk Huawei P9. Selain itu, Mi 6 juga sudah dilengkapi dengan fitur fast charging, yang membantu Anda untuk mengisi baterai dengan cepat. 


Kesimpulan

Dengan harga kisaran Rp5 juta, Xiaomi Mi 6 memiliki spesifikasi yang jauh lebih tinggi dari smartphone lain di kelasnya. Memang, smartphone terbaru Xiaomi ini masih belum sempurna, tapi, memang ada smartphone yang sempurna?

Performanya mumpuni, antarmukanya menyenangkan untuk digunakan, kameranya cukup memuaskan, walau gambar yang dihasilkan saat keadaan redup kurang memuaskan. Baterainya pun cukup awet. Dengan adanya fast charging, Anda tidak perlu menunggu lama mengisi baterai smartphone yang satu ini. 

Satu hal yang disayangkan adalah Mi 6 belum masuk ke Indonesia. Saat Metrotvnews.com hadir dalam peluncuran Mi 6 di Tiongkok, Xiaomi mengatakan mereka belum memiliki rencana untuk memboyong smartphone unggulannya ini ke Indonesia. Tidak ada salahnya berharap, kan?
 
  Xiaomi Mi 6
Prosesor Qualcomm Snapdragon 835 @2,46GHz
RAM 6GB
OS Android 7.1.1 + MIUI 8
GPU Adreno 540
Memori Internal 128GB
Kamera Depan 8MP, Belakang 12MP + 12MP
Baterai 3.350 mAh
Layar 5.15 inci HD (1920x1080 piksel)
Harga CNY2,499 (Rp5 juta)
 

Xiaomi Mi 6

 

8,8

  • Desain elegan
  • Performa sangat mumpuni
  • Dua kamera belakang
  • Harga terjangkau
  • Tidak ada fitur multitasking
  • Tidak ada port audio



(MMI)