Review Router

Synology RT2600ac, Fitur Lengkap dan Kencang di Harga Rp3 Juta

Cahyandaru Kuncorojati    •    Minggu, 20 May 2018 13:10 WIB
synologyreview peripheral Review Router
Synology RT2600ac, Fitur Lengkap dan Kencang di Harga Rp3 Juta
Synology RT2600ac.

Jakarta: Synology sudah lama terjun ke industri perangkat jaringan. Mereka lebih populer di segmen NAS ketimbang router. Namun, bukan berarti tidak menghadirkan inovasi untuk segmen router. Synology belum lama ini menghadirkan router dengan fitur yang lengkap, Synology RT2600ac.

Harga banderolnya sekitar Rp3 juta, membuat ini seharusnya tergolong sebagai router yang hadir dengan banyak fitur. 

Pertama menjajal Synology RT2600ac, Medcom.id sepakat bahwa router ini memang tidak memiliki tampilan sebuah router murah, meskipun menggunakan material plastik, sehingga ringan. Di bagian atasnya terdapat logo Synology beserta ventilasi udara dan LED indikator.



Pada bagian belakangnya terdapat empat buah antena yang bisa dilepas. Antena ini terletak di bagian belakang dan masing-masing satu buah di sisi kanan dan kirinya, mendukung teknologi 4x4 MIMO untuk memberikan radius jangkauan Wi-Fi lebih luas dan kuat.

Pada bagian belakangnya terdapat tombol daya power beserta lubang adapter, dan tombol reset. Untuk antarmuka terdapat satu port USB 2.0, satu port WAN dan empat buah port LAN. Salah stau fitur Synology Rt2600ac adalah port LAN pertamanya bisa mendukung fitur failover dan load balancing atau yang dikenal sebagai Dual-WAN.

Anda bisa menghubung kabel internet ke port LAN pertama, sehingga saat koneksi di port WAN terputus, secara otomatis router akan memanfaatkan sambungan internet dari kabel yang terhubung ke port LAN pertama. Kemampuan ini juga mendukung fitur load balancing trafik koneksi internet.



Baik port WAN maupun LAN di router ini sudah mendukung kemampuan Gigabit Ethernet. Untuk performanya, Synology RT2600ac menyediakan koneksi Dual-Band WiFi 2,4GHz (up to 800Mbps) dan 5GHz (sampai 1,73Gbps) yang secara otomatis mengubah konfigurasi untuk setiap perangkat yang terhubung.

Misalnya, perangkat Anda mendukung adopsi Wi-Fi di frekuensi 5GHz, meskipun menggunakan layanan operator di frekuensi 2,4GHz. Saat perangkat terhubung dengan Wi-Fi dari Synology RT2600ac, secara otomatis dia akan langsung terhubung Wi-Fi di frekuensi 5GHz.

Berdasarkan pengalaman menggunakannya, Synology RT2600ac mampu menyuguhkan radius jangkau Wi-Fi yang cukup baik hingga 3 lantai, dengan jangkauan sinyal yang kuat untuk sebuah ruangan kantor, meskipun di lantai paling bawah dari kantor sinyal berkurang sedikit.

Untuk fitur konfiugrasi router juga tergolong sangat lengkap. Synology menyajikan layanan via web serta aplikasi smartphone dengan antarmuka yang tidak membingungkan. Tetap konfigurasi via web browser jauh lebih lengkap.



Proses pemasangannya tidak sulit. Anda juga diberikan halaman monitoring trafik yang lengkap dalam satu halaman. Anda bisa langsung memantau kualitas koneksi secara keseluruhan serta per perangkat yang terhubung termasuk melakukan personalisasi untuk setiap perangkat yang terhubung.

Di antaranya mengatur kecepatan koneksi atau prioritas jenis kegiatan setiap perangkat yang terhubung ke router, situs yang bisa diakses tiap perangkat, serta mengatur durasi waktu tertentu perangkat bisa terhubung dengan internet.



Soal fitur keamanan, Synology RT2600ac menyediakan firewall yang mudah dikonfigurasi lewat fitur Intrusion Prevention. Ini secara cerdas akan memberikan peringatan apabila ada trafik internet yang mencurigakan. Synology juga menyediakan fitur keamanan bernama Security Advisor & QualysGuard.

Sebelumnya, telah disebutkan bahwa router ini memiliki USB port. Terdapat dua buah USB port jenis USB 2.0 dan 3.0 yang bisa digunakan untuk menghubungkan router ini dengan perangkat memori penyimpanan data.

Tidak hanya itu, Synology RT2600ac juga menyediakan slot kartu MicroSD yang membuat proses file sharing. Belajar dari pengalaman Synology di bidang NAS, setiap perangkat penyimpanan data yang terhubung juga bisa menjalakan software Synology Cloud Station Suite sehingga bisa berfungsi sebagai private cloud server.

Kesimpulan
Synology RT2600ac layar hadir dengan performa yang cukup baik. Meskipun begitu, harganya mencapai Rp3 juta untuk sebuah router dengan performa di kelas Dual-Band AC2600.

Terlepas dari harganya, Synology sendiri seperti sebuah jaminan bahwa router tersebut hadir dengan fitur yang lengkap, sampai sistem monitoring trafik dan fitur konfigurasi hingga ke setiap perangkat yang terhubung.

Konfigurasi ini juga semakin dipermudah tidak hanya lewat kendali via web browser tapi juga companion app dalam bentuk aplikasi mobile. Fitur berupa USB port dan MicroSD untuk terhubung ke perangkat penyimpanan data juga menjadi keunggulan dari Synology sehingga penggunanya bisa memiliki private cloud server.
 
 
 
Synology RT2600ac
Plus
  • Dual-Band dan Dual-WAN
  • Port USB dan MicroSD Reader
  • Konfigurasi fitur koneksi internet lengkap
  • Pengaturan mudah lewat aplikasi mobile dan browser
Minus
  • Harga tergolong mahal untuk router dengan koneksi AC2600
  • Desain biasa saja



(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.