Review HSF

Noctua NH-L12S, Cocok untuk PC Hemat Ruang

Cahyandaru Kuncorojati    •    Selasa, 16 Oct 2018 10:42 WIB
review peripheralnoctua
Noctua NH-L12S, Cocok untuk PC Hemat Ruang
Noctua NH-L12S.

Jakarta: Semakin besar ukuran cooling sistem dianggap mampu memberikan kualitas performa yang semakin baik untuk PC. Permasalahannya, tidak semua konsumen menggemari PC yang besar.

Kali ini, Medcom.id menjajal Noctua NH-L12S yang merupakan suksesor dari produk bernama NH-L12 yang dirilis tahun 2012. Seperti review Noctua sebelumnya, Medcom.id selalu menyukai produk buatan mereka karena hadir dengan packaging berisi peralatan yang sangat lengkap.

Mulai dari atau , dua jenis bracket untuk soket Intel dan AMD, serta thermal paste dan tidak ketinggalan komponen fan atau kipas dan heatsink. Jadi Anda tidak perlu repot lagi harus menyiapkan obeng dan thermal paste.



Noctua NH-L12S hadir dengan warna khas coklat dan coklat muda dengan heatsink metalik. Desainnya sebetulnya masih terinspirasi dengan pendahulunya NH-L12 dengan penyesuaian.

Noctua membuat desain tower heatsink dan kipasnya tidak berdiri dalam posisi pemasangan motherboard vertikal, melainkan sejajar dengan motherboard. Tujuannya jelas untuk menghemat ruang saat di dalam chassis PC, terutama ukuran Mini ITX.

Berkaca dari pendahulunya, kini NH-L12S hadir dengan satu cooling fan di bagian bawah yang ketebalannya lebih ramping dan di atasnya ada heatsink yang ketebalannya masih sama seperti pendahulunya.

Ya, hanya ada satu fan sementara pendahulunya, NH-L12 memiliki dua fan yang mengapit heatsink. Fan tersebut menggunakan Noctua NF-A12x15 PWM 120mm. Fitur PWM menandakan kecepatan baling kipasnya akan berputar otomatis sesuai suhu sistem yang terdeteksi.

Baling kipas Noctua NF-A12x15 PWM disebut dalam situsnya disebut kecepatan maksimalnya mencapai 1850rpm dengan tingkat kebisingan maksimal 23,9 dB(a). Sepanjang penggunaan terutama saat PC sedang melakukan benchmark yang cukup menguras performa, NH-L12S sama sekali tidak bising.



Noctua sudah menegahskan bahwa NH-L12S tidak untuk PC yang berjalan di mode overclocking dengan CPU yang berjalan di TDP di atas 95W.

Total panjang keseluruhan NH-L12S dari permukaan hingga ujung teratas heatsink hanya 70mm, sehingga tidak akan memakan banyak ruang di dalam chassis PC, bahkan ukuran kartu grafis yang terpasang masih lebih besar ketimbang NH-L12.

Jarak ruang antara kaki heatsink NH-L12 dengan baling kipas yang menempel sekitar 48mm. Berdasarkan pemasangan di motherboard testbed Medcom.id, ruang tersebut cukup untuk memberikan jarak antara NH-L12S dengan slot kartu RAM sehingga tidak terbentur saat dipasang.


Namun, kaki NH-L12S yang tidak tinggi harus diakui agak menutup slot pertama kartu RAM. Tidak mudah mencabut kartu RAM di slot pertama paling dekat soket prosesor tanpa melepas NH-L12S.

Dalam kondisi idle atau PC aktif tanpa menjalakan program berat sekadar browsing internet, terpantau Noctua NH-L12S memiliki suhu 30-32 derajat celcius.

Sementara saat diuji untuk memainkan game Assassin's Creed Odyssey dengan tingkat kualitas grafis Ultra didukung kartu grafis NVIDIA GeForce RTX 2080 terpantau suhunya hanya sekitar 38-40 derajat celcius.
 
  Testbed Medcom.id
Prosesor  Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
Motherboard  ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
RAM  Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
VGA  Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
Pendingin  Noctua NH-U21S
Storage Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
PSU  Corsair RM 850X
Monitor  ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
Mouse Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
Mousepad Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
Keyboard Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
Headset Corsair HS60, Corsair HS70

Kesimpulan
Noctua NH-L12S hadir dengan desain yang pas bagi konsumen yang masih merakit PC menggunakan basis motherboard ukuran Mini-ITX atau yang mengandalkan chassis ukuran kecil hingga sedang, dan menginginkan performa serta kualitas baik.

Noctua NH-L12S menyajikan sistem pendingin kipas yang sangat baik. Kipas mendukung fitur PWM dan tidak bising dengan heatsink yang jelas terlihat bukan heatsink murahan.

Selain itu, paket penjualan yang lengkap dari Noctua cukup menjadi daya tarik produk ini. Meskipun Noctua konsisten untuk tidak menghadirkan fitur LED RGB, mereka lebih menonjolakn kualitas dan performanya.

Satu hal yang menjadi catatan adalah desain Noctua NH-L12S agak sedikit menutup slot kartu RAM pertama yang posisinya paling dekat dengan prosesor. Jadi saat kartu RAM Anda bermasalah dan butuh melepasnya, Anda tidak bisa langsung melepasnya tapi terlebih dahulu melepas susunan sistem pendingin Noctua.

Noctua NH-L12S dibanderol Rp800 ribu. Dengan performa dan kualitas yang diberikan, hasil yang diperoleh akan sesuai dengan harganya.
 
 
 
Noctua NH-L12S
Plus
  • Ukuran fan dan heatsink ramping
  • Desain menghemat ruang di casing PC
  • Pas untuk motherboard Mini-ITX
  • Build quality dan performa bagus
Minus
  • Sedikit menutup slot RAM dekat prosesor



(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.