Reivew Smartphone

Nubia M2, Begini Rasanya Ponsel Menengah yang Punya 2 Kamera Belakang

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Senin, 08 May 2017 11:16 WIB
smartphonereview gadgetnubia
Nubia M2, Begini Rasanya Ponsel Menengah yang Punya 2 Kamera Belakang
Nubia M2 sudah dilengkapi dengan fitur pro-mode. (MTVN)

Metrotvnews.com, Jakarta: Dua kamera belakang menjadi tren terbaru di industri smartphone. Namun, biasanya, fitur dua kamera hanya akan Anda temukan pada ponsel premium, seperti Apple iPhone 7 Plus dan Huawei P10. 

Nubia, perusahaan asal Tiongkok, berusaha untuk menawarkan smartphone dengan 2 kamera ganda dengan harga yang lebih terjangkau. 

Masuk ke Indonesia pada 26 April lalu, Nubia meluncurkan 3 ponsel sekaligus: Nubia N1 Lite, M2 Lite dan M2. Dari ketiganya, M2 merupakan smartphone dengan spesifikasi tertinggi. Dilengkapi dengan 2 kamera belakang, ia diusung sebagai smartphone fotografi.

Beginilah ulasan lengkapnya.
 

Desain

Black gold menjadi warna unggulan Nubia. Untungnya, saya mendapatkan Nubia M2 dengan warna itu. Harus diakui, kombinasi bodi warna hitam dengan aksen emas di bagian pingginya membuat Nubia M2 terlihat elegan. Selain itu, warna hitam membuat garis antena pada bagian belakang ponsel menjadi tidak terlihat. Sayangnya, debu mudah menempel pada bagian belakang ponsel ini.



Sama seperti kebanyakan smartphone, Nubia M2 memiliki tombol Home di bagian tengah bawah. Sekilas, ia terlihat seperti tombol fisik, tapi sebenarnya, ia tidak bisa ditekan. Tombol dengan simbol bulat merah ini juga merangkap sebagai pemindai sidik jari. Ia diapit oleh tombol kapasitif di sebelah kanan dan kirinya.

Di sebelah kanan, Anda akan menemukan tombol Back, sementara di sebelah kiri, Anda akan masuk ke menu untuk mengatur Widget, Settings, dan Wallpaper. Lalu dimana tombol Recents Apps? Untuk mengakses Recent Apps, Anda harus menekan tombol Back selama beberapa waktu. Anda juga bisa memanfaatkan Edge Gesture, yang akan saya jelaskan lebih lanjut di bagian antarmuka. 

Dua kamera belakang Nubia M2 terletak pada bagian kiri atas. Dua kamera tersebut tidak terlihat menonjol keluar. Di sebelahnya, Anda akan menemukan flash

 

Software & Antarmuka

Nubia UI 4.0 memiliki banyak fungsi yang bisa Anda aktifkan. Salah satu fitur yang saya suka, sekaligus benci, adalah Edge Gestures. Seperti namanya, fitur ini memungkinkan Anda untuk memanfaatkan bagian sisi pinggir untuk mengakses 2 aplikasi lain yang telah Anda buka sebelumnya. 

Untuk menggunakan fitur Edge Gestures, Anda cukup menekan bagian pinggir dengan agak lama. Akan muncul 2 ikon dari aplikasi yang sebelumnya Anda gunakan, seperti yang dapat Anda lihat pada gambar di bawah tengah. Untuk membuka salah satu aplikasi itu, Anda cukup melakukan swipe ke atas atau ke bawah, sesuai dengan posisi ikon aplikasi.



Harus saya akui, fitur ini tidak hanya memudahkan saya untuk mengakses aplikasi lain, tapi juga terlihat keren, mengingatkan saya pada varian Edge dari smartphone premium Samsung. Masalah muncul ketika saya menggunakan Nubia M2 dengan satu tangan, yang biasa saya lakukan untuk menjelajah internet. Ketika saya hendak melakukan scroll down, tidak jarang saya justru mengaktifkan fitur Edge Gesture secara tidak sengaja dan berpindah ke aplikasi lain.

Satu fitur lain yang saya suka sekaligus benci adalah screenshot. Di ponsel Nubia, Anda cukup menekan tombol power yang ada di sebelah kanan dan tombol volume di sebelah kiri sesaat untuk mengambil screenshot biasa. Jika Anda menekan kedua tombol itu agak lama, Anda bisa memilih bentuk atau bahkan menambahkan corat-coret di screenshot yang Anda ambil.



Fitur ini memang membuat proses pengambilan screenshot menjadi praktis, tapi saya sering secara tidak sengaja menekan tombol volume dan power bersamaan, memenuhi galeri ponsel dengan gambar screenshot yang tidak ingin saya ambil. 

Satu fitur dari Nubia yang saya sepenuhnya suka adalah fitur multi-window. Setelah menggunakan LG K10, yang sudah menggunakan Nougat dengan multitasking, saya sedikit kecewa karena harus kembali menggunakan Marshmallow di Nubia M2. Untungnya, Nubia M2 dilengkapi dengan fitur multi-window.

Sama seperti fitur multitasking pada Nougat, ia memungkinkan Anda membuka dua aplikasi pada saat yang bersamaan. Untuk mengaktifkan ini, Anda cukup menarik menu drop down dan mengaktifkan multi-window. Layar secara otomatis akan terbagi menjadi 2 dengan menu Home mini.



Jika Anda mengaktifkan fitur ini saat membuka aplikasi, YouTube misalnya, maka window aplikasi itu akan secara otomatis diperkecil, diletakkan di bagian atas dan muncul menu Home pada bagian bawah. 

 

Kamera & Video

Nubia mengusung M2 -- dan ponsel-ponselnya yang lain -- sebagai ponsel untuk pecinta fotografi. Memang, M2 memiliki banyak fitur fotografi, mulai dari pro-mode hingga fitur clone. Dalam fitur pro-mode, Anda dapat mengubah shutter, ISO, white balance, dan fokus. Menariknya, saat Anda mengubah fokus, akan muncul garis merah yang menunjukkan dimana fokus berada. 



Satu mode yang jarang ditemukan pada kamera ponsel lainnya adalah clone. Seperti namanya, mode ini memungkinkan Anda membuat tiruan dari satu objek. Anda bahkan bisa langsung mengeditnya di ponsel. Namun, Anda harus menggunakan tripod untuk menggunakan mode ini, karena ia menuntut ponsel berada dalam keadaan diam selama beberapa waktu. 

Inilah beberapa hasil foto yang diambil dengan Nubia M2. 

Foto di luar ruangan.



Foto di dalam ruangan gelap.



Foto makro.



Foto monokrom.



Foto di luar ruangan pada malam hari.



Foto dengan mode Light Draw.



Foto dengan zoom maksimal.



Selain dua kamera belakang dengan resolusi 13MP, Nubia M2 juga dilengkapi dengan kamera depan 16MP. Satu hal menarik perhatian saya adalah ia tidak dilengkapi dengan fitur Beautify. Jika ada, ia tidak seekstrem fitur Beautify yang biasa saya temui berbagai ponsel selfie, yang akan membuat kulit wajah Anda mulus tanpa noda. Tapi itu bukan berarti foto yang dihasilkan tidak tajam. 

Di bawah ini, Anda dapat melihat contoh 2 foto selfie.



Terkait video, kamera belakang Nubia M2 juga sudah bisa digunakan untuk mengambil video 4K. Sementara kamera depannya bisa mengambil gambar dengan resolusi 1080p. 

 

Performa & Baterai

Saat pertama kali menggunakan Nubia M2, salah satu hal yang langsung saya sadari adalah layarnya yang agak kebiruan. Hal ini membuat warna merah pada layar terlihat seperti oranye. Namun, perubahan warna ini bukanlah masalah besar, setidaknya bagi saya. Nubia M2 tetap nyaman untuk digunakan menonton video, terutama karena layar 5,5 inci miliknya sudah memiliki resolusi Full HD. 

Sayangnya, layar Nubia M2 sangat reflektif, terutama ketika ia digunakan di bawah terik matahari. Bahkan setelah saya meningkatkan kecerahan layar hingga maksimal, layar masih memantulkan bayangan. 

Dengan kombinasi Qualcomm Snapdragon 625 dan RAM 4GB, ia sudah cukup tangguh untuk memainkan Asphalt 8: Airborne, bahkan dengan pengaturan grafik tinggi. Sayangnya, saat menggunakan fitur multi-window, biasanya ada jeda sebelum menu mini akan terbuka. Untuk smartphone di kelas menengah, saya sudah cukup bersukur dengan keberadaan fitur multi-window. 

Sementara jika dibandingkan dengan smartphone lain yang juga mengkhususkan diri pada kamera, seperti ASUS ZenFone 3 dan Huawei P9 Lite, performa Nubia M2 tidak jauh berbeda. Anda bisa melihat perbandingan benchmark dari ketiga smartphone itu pada tabel di bawah.



Performa Xiaomi Redmi Note 4 tidak kalah dari ketiga pesaingnya. Satu keunggulan yang ia miliki adalah harga yang lebih murah. Namun, ponsel tidak mengunggulkan kamera sebagai kelebihan utamanya. 

Sementara perbandingan baterai, Anda bisa melihatnya pada tabel di bawah.



Nubia M2 memiliki ketahanan yang lebih baik dari ZenFone 3 dan P9 Lite, tapi masih kalah dibandingkan dengan Xiaomi Redmi Note 4. Meskipun begitu, selama pemakaian, saya bisa menggunakan smartphone ini seharian tanpa harus mengisi baterai. Ia pun sudah dilengkapi dengan fitur fast-charging, yang membuat baterainya dapat terisi dengan cukup cepat. 

Kesimpulan

Dengan harga terjangkau, Nubia M2 menarik karena memiliki kamera yang kaya dengan mode dan sudah dapat merekam video 4K. Selain itu, performanya juga solid di kelasnya. Daya tahan baterainya cukup baik dan ia sudah dilengkapi dengan fitur Fast-Charging. 

Sementara ada fitur yang tertanam pada Nubia UI yang berguna, tapi ada juga yang justru mengganggu. Satu hal yang pasti, ia cocok bagi Anda yang suka mengambil foto, terutama untuk dipajang di Instagram.

 
  Nubia M2
Prosesor Qualcomm Snapdragon 625 @2.00 Ghz
RAM 4GB
OS Android 6.0.1 Marshmallow + Nubia UI 4.0
GPU Adreno 506
Memori Internal 64GB
Kamera Belakang 13MP monokrom + 13 RGB, Depan 16MP 
Baterai 3.650 mAh
Layar 5,5 inci (1920x1080 pixel)
Harga Rp4.399.000
 

Nubia M2

 

8

  • Kamera kaya fitur
  • Sudah bisa merekam 4K
  • Harga terjangkau
  • Memori internal besar
  • Beberapa fitur antarmuka yang mengganggu
  • Update Android masih lambat
  • Layar reflektif



(MMI)

Motorola Moto M, Si Kelas Menengah yang Elegan dan Andal
Review Smartphone

Motorola Moto M, Si Kelas Menengah yang Elegan dan Andal

1 week Ago

Motorola Moto M menawarkan performa yang baik dalam hal multitasking, serta dalam desain e…

BERITA LAINNYA
Video /