Review Peripheral

Seagate BarraCuda Pro 14TB, Paling Besar Tetap Gesit

Cahyandaru Kuncorojati    •    Selasa, 18 Dec 2018 18:16 WIB
hardwareseagatereview peripheral
Seagate BarraCuda Pro 14TB, Paling Besar Tetap Gesit
Seagate BarraCuda Pro 14TB.

Jakarta: Di bulan September lalu, Seagate resmi merilis kapasitas 14TB untuk seluruh jajaran produk hard disk drive (HDD) miliknya. Salah satunya BarraCuda Pro yang menyasar segmen mainstream sekaligus gamer.

Di segmen BarraCuda Pro Seagate merilis kapasitas 14TB untuk form factor 3,5 inci dan ditujukan untuk penggunaan di mode DAS (Direct Attached Storage) bukan NAS.



Masih hadir dengan desain yang tidak jauh berbeda dari kapasitas 10TB yang pernah Medcom.id ulas bulan Maret lalu, BarraCuda Pro 14TB hadir dengan antarmuka SATA 6Gbps. Sementara dari spesifikasinya, kali ini tampak tidak jauh berbeda dari versi 10TB.

Seagate BarraCuda Pro 14TB masih menjanjikan kecepatan putar pelatnya di 7200RPM dan lanjut data transfer hingga 250MB per detik. Seagate juga menyebutkan bahwa produknya mampu bekerja optimal hingga batas beban kerja 300TB per tahun.
 
  Testbed Medcom.id
Prosesor  Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
Motherboard  ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
RAM  Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
VGA  Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
Pendingin  Noctua NH-U21S
Storage Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
PSU  Corsair RM 850X
Monitor  ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
Mouse Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
Mousepad Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
Keyboard Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
Headset Corsair HS60, Corsair HS70

Medcom.id kemudian melakukan pengujian untuk mengetahui kemampuan tulis dan baca sequential dari BarraCuda Pro 14TB menggunakan Crystal Disk Mark dan memasangnya di testbed yang Medcom.id miliki.

Hasilnya, ternyata Seagate menepati janjinya kecepatan baca dan tulis sequential yang ditunjukan dalam skenario pengujian menunjukkan kecepatan menyentuh 250MBps. Pengujian selanjutnya adalah melakukan kompresi dan ekstraksi folder berisi beragam jenis data dnegan ukuran total seluruhnya sebesar 1GB menggunakan aplikasi WinRAR.



Medcom.id mencatat prosesor kompresi menjadi file format RAR membutuhkan waktu 45 detik, dan proses ekstraksinya hanya memakan waktu 15 detik.


Kesimpulan
Seagate jelas tidak hanya menyediakan kapasitas memori HDD yang lebih besar saja dan mengabaikan performanya. Dari hasil pengujian performanya Seagate BarraCuda Pro 14TB masih menunjukkan perpaduan kapasitas lebih besar dan performa yang memuaskan.

Salah satu keunggulan HDD adalah menawarkan kapasitas besar dengan harga lebih murah ketimbang SSD. Seagate BarraCuda Pro 14TB sendiri dibanderol dengan harga kisaran Rp8-9 juta, harga yang masih sesuai dengan kapasitas dan performa yang ditawarkan.
 
 
 
Segate BarraCuda Pro 14TB
Plus
  • Kapasitas paling besar
  • Performa sesuai janji
Minus
  • Harga



(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.