Review Peripheral

TP-Link Archer T6E, Solusi PC Desktop Tersambung ke Wi-Fi

Riandanu Madi Utomo    •    Sabtu, 14 Oct 2017 10:40 WIB
tp-linkreview peripheral
TP-Link Archer T6E, Solusi PC Desktop Tersambung ke Wi-Fi
TP-Link Archer T6E

Metrotvnews.com, Jakarta: Komputer modern saat ini sudah sejatinya selalu terhubung ke internet. Namun, mengkoneksikan PC desktop menggunakan kabel LAN sangat merepotkan karena Anda harus mengatur dan memastikan agar kabel tersebut tidak mengganggu dan tetap terlihat rapih. Menggunakan kabel juga mengharuskan Anda memastikan kabel dalam keadaan baik setiap saat.

Berbeda dengan kabel, sinyal Wi-Fi tidak memerlukan perawatan karena medium yang digunakan adalah udara dengan data ditransmisikan melalui gelombang radio. Wi-Fi juga sangat mudah dalam hal instalasi. Anda cukup mengkoneksikan PC dengan router Wi-Fi dan sambungan internet bisa langsung dinikmati.

Sayangnya, tidak semua PC bisa langsung terkoneksi dengan jaringan Wi-Fi. Hal tersebut dikarenakan tidak semua PC desktop dilengkapi dengan adapter Wi-Fi. Namun, tidak perlu khawatir karena Anda bisa menggunakan adapter tambahan untuk PC seperti TP-Link Archer T6E.



Archer T6E merupakan Wi-Fi adapter yang menggunakan interface PCI Express x1. Artinya, perangkat ini hanya bisa dipasang di PC desktop. Ia juga memiliki dua antena dan sudah mendukung fitur dual band. Jika memasang perangkat ini, Anda bakal bisa terhubung ke jaringan Wi-Fi 2,4GHz dan 5GHz.

Adapter Wi-Fi ini juga telah menggunakan teknologi jaringan 802.11ac sehingga memiiki kecepatan transfer 867Mbps di jaringan 5GHz, dan 400Mbps di jaringan 2,4GHz.

Dengan kecepatan tersebut, Anda bisa mengakses berbagai konten multimedia di internet dengan lancar, termasuk streaming video HD. Tentu saja, hal tersebut bisa dilakukan jika koneksi internet yang digunakan memiliki kecepatan unduh dan unggah yang setara.

Nilai plus lain dari Archer T6E adalah perangkat ini tampil dengan heatsink yang menempel di PCB-nya. Heatsink tersebut memastikan PC desktop Anda bisa terkoneksi dengan jaringan Wi-Fi di sekitarnya dalam jangka waktu panjang tanpa khawatir dengan masalah overheat.



Archer T6E juga tergolong mudah dalam hal instalasi, meski Anda masih harus memasang driver yang ada di CD bawaannya atau dapat mengunduhnya melalui situs resmi TP-Link. Anda perlu mempertimbangkan penggunaan slot PCIe x1 yang ada di PC Anda. Selain itu karena ia menggunakan PCIe x1, otomatis posisi antenanya akan berada di belakang PC. Dengan demikian, Anda juga harus memposisikan PC Anda agar sinyal masih bisa ditangkap oleh perangkat ini.

Kekurangan lainnya adalah Archer T6E hanya tampil sekadar sebagai adapter Wi-Fi. Tidak ada fitur dan software khusus yang dihadirkan di perangkat ini. Untungnya harga perangkat ini cukup terjangkau, yaitu hanya di kisaran Rp500 ribu.
 

TP-Link Archer T6E

  • Performa memadai
  • Harga cukup terjangkau
  • Minim fitur



(MMI)

ASUS Zenfone Max Pro M1, Pas untuk yang Suka Main Game Bareng
Review Smartphone

ASUS Zenfone Max Pro M1, Pas untuk yang Suka Main Game Bareng

15 hours Ago

Menjual daya tahan baterai yang awet dengan kebutuhan mobile gaming adalah perpaduan yang pas.

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.