Review Mouse

Alcatroz Stealth Air 3, Mouse Terjangkau Anti Bising

Cahyandaru Kuncorojati    •    Jumat, 12 Jan 2018 17:49 WIB
review peripheralarmageddon
Alcatroz Stealth Air 3, Mouse Terjangkau Anti Bising
Alcatroz Stealth Air 3, mouse dengan kemampuan anti bising yakni suara klik yang hampir tidak terdengar.

Jakarta: Perangkat mouse atau tetikus biasanya sangat identik dengan bunyi klik. Bunyi tersebut mungkin mengganggu, apalagi bagi Anda yang kerap tidak tinggal sendiri dan gemar menggunakan PC atau laptop di malah hari saat yang lain tidur.

Alcatroz, merek yang berada di bawah payung merek Leapfrog dan bersaudara dengan SonicGear baru saja merilis salah satu mouse anti bising, Alcatroz Stealth Air 3 yang ditujukan untuk kondisi tadi.

Melihat desainnya sekilas saja, memang sudah terlihat bahwa Alcatroz Stealth Air bukan untuk segmen gaming. Desainnya sangat biasa, tidak ada tombol tambahan di sisi kanan atau kiri badan mouse, serta menggunakan material plastik yang terlihat rentan pecah.



Namun dari aspek ergonomis, Alcatroz Stealth Air 3 yang hadir sebagai wireless mouse cukup nyaman digunakan dan ringan. Hal ini membuat mouse tersebut sangat pas untuk dibawa bepergian.

Nah, dengan alasan tersebut mouse anti bising Alcatroz Stealth Air 3 menjadi solusi yang pas. Bagi Anda yang kerap melakukan perjalanan bisnis serta harus menginap seruangan dengan orang lain maka Alcatroz Stealth Air 3 bisa membantu Anda bekerja tanpa takut rekan Anda terbangun karena bunyi 'klik-klik' yang mengganggu.



Selama penggunaan, Alcatroz Stealth Air 3 keunggulan mouse anti bising ini memang tidak bohong. Dibalik desainnya yang mungkin diremehkan siapapun yang melihatnya fitur anti bisingnya bukan omong kosong.

Saya mencoba mengklik mouse ini dengan tekanan yang lebih kencang. Alcatroz Stealth Air 3 masih tetap mampu meredam suara bising tersebut. Hal yang sama saya lakukan dengan scroller dibagian tengah, meskipun saya putar scroller tersebut dengan cepat tapi bunyinya tidak terdengar.



Alcatroz Stealth Air 3 menyatakan bahwa mouse ini bisa digunakan untuk gaming dengan dukungan kecepatan sensor sebesar 1.200 CPI, tapi menurut saya mouse ini mungkin untuk gamer kasual. Hardcore gamer atau esport tentu membutuhkan CPI yang lebih besar lagi.

Sayangnya, Alcatroz Stealth Air 3 menggunakan baterai satu buah baterai ukuran AA yang tidak dilengkapi dengan tombol on/off. Alhasil, mouse in terus menyala selama baterai tertanam ditambah slot penyimpanan USB Bluetooth yang tidak tertutup membuat bisa saja komponen tersebut tercecer.



Kesimpulan

Melihat tampilan, fitur, dan pengalaman menggunakannya jelas kurang pas apabila mouse ini untuk gaming. Mungkin beberapa gamer juga akan memiliki pendapat yang sama. Selain tidak tersedia tombol tambahan kecepatan sensornya juga kurang cepat.

Selain itu dari segi tampilan, Alcatroz Stealth Air 3 juga terbilang biasa saja. Hal yang patut diapresiasi adalah fiturnya sebagai mouse anti bising yang terbukti dengan penggunaan yang cukup kasar yakni klik yang snagat kencang rupanya suaranya masih sangat kedap.

Dengan harga tidak lebih dari Rp100 ribu, Alcatroz Stealth Air 3 menjadi mouse kasual dengan desain dan fitur yang tidak buruk asalkan tidak diadu dengan mouse gaming.
 
 
7.5
Alcatroz Stealth Air 3
Plus
  • Desain cukup ergonomis, nyaman di genggaman
  • Konektivitas nirkabel
  • Terbukti anti bising
Minus
  • Desain bentuk sangat biasa
  • Tidak tersedia tombol on/off
  • Slot penyimpanan USB



(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.