Review Peripheral

Kekurangan Port USB? D-Link DUB-1340 Bisa Jadi Pilihan

Riandanu Madi Utomo    •    Senin, 23 Oct 2017 14:13 WIB
d-linkreview peripheral
Kekurangan Port USB? D-Link DUB-1340 Bisa Jadi Pilihan
D-Link DUB-1340 USB 3.0 Hub

Metrotvnews.com, Jakarta: Sejak diproduksi pada tahun 1996 silam, USB merupakan salah satu serial port yang paling banyak digunakan di berbagai perangkat komputasi, bahkan hingga saat ini.

Jenis USB juga beragam dan yang paling banyak digunakan adalah Type-A yang masih banyak ditemukan di PC desktop atau laptop. Melalui USB, kita bisa menghubungkan berbagai perangkat mulai dari penyimpanan hingga adapter Wi-Fi eksternal.

Namun, sejak USB Type-C diperkenalkan, jumlah penggunaan USB Type-A semakin menurun apalagi di laptop. Karena ukurannya yang lebih mungil, USB Type-C merupakan solusi bagi laptop berukuran tipis atau lebih dikenal dengan istilah ultrabook. Sayangnya, masih banyak perangkat modern yang sangat bergantung pada USB Type-A, termasuk smartphone modern jika ingin dihubungkan ke PC.



Beberapa produsen ultrabook memang masih menghadirkan converter khusus agar penggunanya masih bisa menggunakan perangkat USB Type-A. Rata-rata mereka hanya memberikan satu atau dua port USB Type-A. Lalu bagaimana jika Anda ingin menghubungkan mouse, smartphone, flash disk, dan hard disk eksternal sekaligus?

D-Link yang dikenal sebagai produsen perangkat jaringan komputer ternyata juga memiliki perangkat berupa USB hub bernama DUB-1340. Perangkat ini memungkinkan Anda untuk memperbanyak port USB Type-A dari satu menjadi empat port. USB hub memang sudah banyak di pasar, lalu apa yang menjadi keunggulan DUB-1340?

Kecepatan transfer ternyata adalah satu fitur yang paling diunggulkan. DUB-1340 sudah mendukung koneksi menggunakan teknologi USB 3.0 . Meski bukan teknologi terkini, namun USB 3.0 sudah bisa mendukung transfer data dengan kecepatan hingga 5Gbps. Semuanya bisa disajikan melalui keempat port di perangkat ini.



DUB-1340 juga bisa digunakan untuk mengisi ulang daya smartphone dan gadget, dan masih mendukung berbagai perangkat lama yang masih memakai teknologi USB 2.0 bahkan USB 1.0. Tentu saja kecepatan transfernya akan mengikuti kemampuan perangkat yang terkoneksi.

Meski mudah digunakan dan bisa dipakai di berbagai sistem operasi termasuk Windows, Mac, dan Linux, DUB-1340 memiliki beberapa kekurangan. Desainnya kurang "mobile" dan Anda harus menggunakan adapter yang disediakan agar transfer data berjalan dengan optimal. Selain itu, harganya juga cukup mahal untuk sebuah USB hub, yaitu berada di kisaran Rp570 ribu.
 

D-Link DUB-1340 USB 3.0 Hub

  • Kecepatan transfer tinggi
  • Mudah digunakan (plug and play)
  • Mendukung berbagai sistem operasi dan perangkat lama
  • Kurang "mobile" dan bergantung pada adapter untuk kecepatan transfer data optimal
  • Harga agak mahal



(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.