Review Motherboard

Jajal Motherboard Coffee Lake, ASUS ROG STRIX Z370-E GAMING

Riandanu Madi Utomo    •    Selasa, 31 Oct 2017 07:38 WIB
review motherboard
Jajal Motherboard Coffee Lake, ASUS ROG STRIX Z370-E GAMING
ASUS ROG STRIX Z370-E GAMING

Metrotvnews.com, Jakarta: Prosesor baru Intel Coffee Lake atau Intel Core generasi ke-8 memang sangat menarik. Berdasarkan hasil ulasan beberapa hari yang lalu, prosesor Coffee Lake mampu menghadirkan performa single dan multi threading yang sangat baik.

Prosesor Coffee Lake juga hadir bersama dengan jajaran motherboard baru, yaitu Intel 300 Series. Namun, saat ini baru jajaran motherboard Z370 yang sudah ada di pasar.

ASUS merupakan vendor yang pertama kali memperkenalkan jajaran motherboard Z370. Dari berbagai varian motherboard Z370 yang dikenalkan, salah satunya adalah ASUS ROG STRIX Z370-E GAMING. Sama seperti pendahulunya, motherboard ini masih diposisikan di kelas menengah-atas dan para gamer esport. Ia memiliki tampilan yang sangat berbeda dari pendahulunya, serta memiliki fitur baru yang membuatnya lebih bertenaga.



ASUS ROG STRIX Z370-E GAMING dibalut dengan kombinasi warna hitam-perak. Desain motherboard ini bisa dikatakan lebih modern dan minimalis dari sebelumnya. Selain itu, motherboard ini juga tidak ramai dengan lampu LED RGB.

Satu-satunya lampu RGB LED yang mudah terlihat ada di penutup panel belakangnya. Tetu saja, RGB LED tersebut sudah menggunakan teknologi Aura Sync.

Motherboard ini juga menawarkan fitur yang sangat lengkap. Jika tidak percaya, Anda bisa tengok panel belakangnya. Di sana Anda bisa melihat ASUS ROG STRIX Z370-E GAMING telah dilengkapi dengan berbagai macam port seperti HDMI, DisplayPort, bahkan DVI. Tidak hanya itu, ia juga sudah dilengkapi dengan Wi-Fi yang antenanya juga dipasang di panel belakang.



Sayangnya, jumlah port USB di panel belakang motherboard ini tergolong minim. Saya hanya menemukan enam port yang salah satunya merupakan USB Type-C. Untungnya, dua di antara enam port tersebut merupakan USB 3.1 yang memang memiliki kecepatan transfer data sangat tinggi.

Melirik jeroannya, motherboard LGA1151 ini hadir dengan empat slot DIMM dan tiga slot PCIe x16. Menariknya adalah jumlah slot PCIe x1 di motherboard ini tergolong melimpah, yaitu hingga 4 slot. Dari semua slot tersebut, hanya dua slot PCIe x16 yang dilengkapi dengan pelindung khusus.



Yang paling saya sukai dari ASUS ROG STRIX Z370-E GAMING adalah posisi slot M.2. Motherboard ini memiliki dua slot M.2 yang mendukung penggunaan M.2 PCIe SSD. Satu slot berada di bagian bawah dekat dengan chipset. Sementara satu lagi ada di atas slot PCIe x16 pertama. Dua posisi tersebut memungkinkan M.2 PCIe SSD yang dipasang tidak terkena pengaruh panas dari kartu grafis.

Masih menggunakan hard disk atau SSD lama yang menggunakan SATA? Jangan khawatir karena ASUS ROG STRIX Z370-E GAMING masih menyediakan enam port SATA III 6Gbps yang Anda bisa manfaatkan secara maksimal.

Satu lagi fitur yang menarik di motherboard ini adalah teknologi baru bernama OptiMem. Teknologi tersebut memungkinkan sinyal transmisi data dari dan menuju RAM bisa hadir lebih baik. Hasilnya adalah peningkatan performa karena kemungkinan data rusak dan transmisi gagal dapat dieliminasi.

Bagaimana dengan performanya?

Karena motherboard ini dirancang untuk prosesor baru Coffee Lake, performanya dibandingkan pendahulunya jelas lebih baik. Di ulasan prosesor Intel Core i7-8700K sebelumnya, kami juga menggunakan motherboard ini sebagai fondasinya. Hasilnya terbukti tidak mengecewakan.



ASUS ROG STRIX Z370-E GAMING jelas bisa digunakan secara optimal bersama prosesor Coffee Lake paling tinggi yang ada saat ini. Ia bahkan bisa menghadirkan performa yang sangat bagus baik dalam hal single threading maupun multi threading. 



Motherboard ini juga telah mendukung overclocking yang bisa diakses melalui UEFI BIOS-nya. Meski demikian, performa dan fitur overclocking-nya lebih dibatasi dari seri motherboard ASUS lain yang memang dirancang untk "balapan".

Kesimpulan

ASUS ROG STRIX Z370-E GAMING memang sangat menarik untuk dimiliki, apalagi jika Anda berencana melakukan upgrade ke platform Coffee Lake karena memang prosesor tersebut hanya bisa dijalankan di motherboard Intel 300 Series, salah satunya adalah seri Z370 ini. 

Untuk sebuah motherboard, ASUS ROG STRIX Z370-E GAMING tergolong memiliki sedikit kekurangan. Semua itu juga harus ditebus dengan harga Rp4,3 juta yang menurut saya masih sangat masuk akal.
 

ASUS ROG STRIX Z370-E GAMING

  • Performa bagus
  • Fitur sangat lengkap
  • Desain lebih futuristik
  • Jumlah slot PCIe x1 banyak
  • Jumlah port USB di port belakang tidak banyak



(MMI)

Vivo V7+, Layar Luas Manjakan Pecinta Selfie
Review Smartphone

Vivo V7+, Layar Luas Manjakan Pecinta Selfie

11 hours Ago

Vivo V7 Plus kembali mengunggulkan kemampuan kamera depan, yang diklaim mampu memanjakan penggu…

BERITA LAINNYA
Video /