Review Mouse

Gamdias Zeus P1, Mouse Gaming Biasa yang Tidak Murah

Mohammad Mamduh    •    Selasa, 02 May 2017 12:56 WIB
review peripheral
Gamdias Zeus P1, Mouse Gaming Biasa yang Tidak Murah
Gamdias Zeus P1

Metrotvnews.com, Jakarta: Produk Gamdias berikutnya yang dating ke meja pengujian Metrotvnews.com adalah mouse Zeus P1. Anda mungkin belum pernah mengendar mereka ini, mengingat mereka memang termasuk pemain baru di pasar Indonesia.

Apa yang coba mereka tawarkan adalah desain gaming yang tidak kalah keren dengan produsen ternama lainnya, yang tentunya sudah memiliki jam terbang yang jauh lebih tinggi. Zeus P1 mengkuti tren perangkat gaming saat ini, yaitu bercahaya warna-warni alias RGB. Kenyataannya, fitur RGB saja belum cukup untuk menarik perhatian gamer. Seperti apa kelebihan dan kekurangan Gamdias Zeus P1? Berikut ulasannya.





Jujur saja, ketika pertama kali melihat Gamdias Zeus P1, saya menganggap ini adalah mouse gaming yang biasa saja. Hal tersebut langsung terlihat dari penggunaan material plastik berwarna hitam dengan tekstur doff. Bodi plastik ini hanya membungkus bagian punggung mouse yang biasa berperan sebagai tempat bersandar telapak tangan.

Sisi pinggir untuk ibu jari dan kelingking menggunakan lapisan karet, yang memang memberikan grip cukup baik. Ini memang membuatnya terlihat lebih cerah ketika beroperasi, dan Gamdias Zeus P1 baru bisa memperlihatkan gaya yang keren sebagai salah satu mouse gaming

Gamdias Zeus P1 pada dasarnya cocok untuk mereka yang menganut palm grip. Ukurannya yang cenderung memanjang, walaupun masih kalah dibanding beberapa mouse gaming lainnya, memberikan ruang untuk sisa telapak tangan yang, menempel ke mousepad. Harus diakui, grip Gamdias Zeus P1 cukup baik berkat lapisan karet di sisi samping, ditambah dengan tekstur doff di punggung. Namun, tekstur ini kurang cocok untuk mereka yang tangannya mudah berkeringat. 



Menyandang nama Zeus, pemimpin dewa dalam mitologi Yunani, mouse gaming ini seharusnya menyediakan fitur yang cukup mumpuni. Kenyataannya, Gamdias Zeus P1 hanya mempunyai delapan tombol standar, sama seperti mouse gaming merek lain dengan harga tidak sampai Rp500 ribu.

Kustomisasi tombol memang bisa diatur via software Hera, dan seperti yang sudah saya jelaskan dalam ulasan sebelumnya, software ini perlu pengembangan lebih lanjut. Namun, bukan berarti sepenuhnya jelek, Gamdias Zeus P1 mampu memberikan respons yang sangat baik dalam bermain game jenis apapun.


Kesimpulan

Dipatok dengan kisaran harga hampir Rp800 ribu, Gamdias Zeus P1 adalah mouse gaming yang sulit menghadapi persaingan di pasar Indonesia. Beberapa kekurangan yang dimilikinya berhasil ditutup oleh produk pesaing, dan mouse gaming lainnya ini mempunyai harga yang jauh lebih terjangkau.

Walaupun bisa menghadirkan kenyamanan dalam bermain game, harga adalah aspek utama yang dilihat gamer Indonesia, dari dulu sampai sekarang. Selain itu, optimalisasi software baik dari segi antarmuka dan fleksibilitas juga sangat diperlukan.

 

Gamdias Zeus P1

 

6,7

  • Cukup ergonomis
  • Respons klik mumpuni
  • Akurasi mencapai 12.000 DPI
  • Harga belerbihan
  • Antarmuka software perlu perombakan
  • Fitur terbatas
  • Desain biasa saja



(MMI)

ASUS Zenfone Max Pro M1, Pas untuk yang Suka Main Game Bareng
Review Smartphone

ASUS Zenfone Max Pro M1, Pas untuk yang Suka Main Game Bareng

1 day Ago

Menjual daya tahan baterai yang awet dengan kebutuhan mobile gaming adalah perpaduan yang pas.

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.