Review Headphone

Plantronics BackBeat GO 600, Ringkas dan Trendi

Mohammad Mamduh    •    Kamis, 06 Sep 2018 15:47 WIB
plantronicsreview headset
Plantronics BackBeat GO 600, Ringkas dan Trendi
Plantronics BackBeat Go 600

Jakarta: Ketika seseorang gemar mendengarkan musik dari ponsel, ia akan menginginkan sebuah headphone yang nyaman ketika dipakai dalam waktu yang lama. Produk audio ini hadir dalam berbagai macam kategori.

Earphone in-ear punya kualitas suara yang cukup baik dan ukuran yang ringkas, sehingga gampang dibawa berpergian. Sementara headphone over-ear punya ukuran yang lebih besar dan cenderung berat.

Padahal, headphone over-ear punya kemampuan noise cancelling yang baik, dan bisa menghasilkan kualitas audio yang mumpuni. Salah satu headphone itu adalah Plantronics BackBeat GO 600.

Headphone yang mendukung konektivitas nirkabel ini telah datang ke meja pengujian Medcom.id. Jika dibanding kompetitornya, Plantronics memang tidak banyak menghadirkan varian produk. Namun, jajaran produk punya ciri khas yang menarik, tak terkecuali Plantronics BackBeat GO 600 ini. Seperti apa kualitas yang ditawarkan? Berikut ulasan lengkapnya.

Harus diakui, impresi pertama saya saat melihat Plantronics BackBeat GO 600 adalah kagum. Headphone ini mengusung desain yang cukup trendi, terlihat dari balutan warna putih cenderung abu-abu, yang mereka sebuh Khaki. Warna ini memberikan kesan cocok untuk anak muda. Ini juga terlihat dari desain bodi dan paket penjualan yang simpel.



Paket penjualan Plantronics BackBeat GO 600 juga sederhana. Dusnya yang tipis berisi headphone, manual, dan dua macam kabel yang terdiri dari USB untuk pengisi daya dan jack 3,5 mm untuk konektivitas universal. Tidak banyak, tetapi semua perangkat pendukung ini sangat esensial. Headphone juga dibungkus kain khusus yang akan memudahkan pengguna menyimpannya.

Plantronics BackBeat GO 600 menggunakan material plastik yang kuat dan lentur. Saya mencoba memberikan sedikit tekanan pada bagian punggu kepalanya, dan material ini cukup fleksibel dalam menyesuaikan ukuran kepala penggunanya.

Headphone ini juga bisa diatur ketinggiannya berkat penyangga khusus yang juga terbuat dari plastik. Penyangga ini cukup tersembunyi sehingga tampilannya saat dipakai tetap keren.

Beralih ke bagian telinganya, Plantronics BackBeat GO 600 mengusung konsep over-ear, yang berarti telinga pengguna akan masuk ke dalam headphone. Bagian telinga menggunakan busa berlapis material kulit yang cukup bagus, dan bisa memberikan kenyamanan ketika membungkus telinga. Menariknya, saat dipakai, Plantronics BackBeat GO 600 tidak berat dan nyaman. Salah satu alasannya adalah material plastik yang memang cukup ringan dan bagus.

Soal antarmukanya, Plantronics BackBeat GO 600 menyediakan fungsi yang sangat lengkap untuk sebuah headphone nirkabel yang terlihat simpel. Seperti yang sudah dijelaskan, headphone ini mendukung konektivitas kabel dan nirkabel.

Penggunaan via kabel bisa memanfaatkan port audio 3,5 inci pada bagian telinga kiri, sementara penggunaan tanpa kabel bisa memanfaatkan bluetooth.

Tidak perlu aplikasi khusus di ponsel, Anda cukup melakukan pairing lewat menu pengaturan bluetooth ponsel, dan headphone ini langsung siap digunakan. Anda juga bisa menghubungkannya ke laptop atau perangkat lain yang bisa memutar audio.

Namun, perlu diingat bahwa koneksi bluetooth hanya bisa menghubungkan dua perangkat, sehingga Anda tidak bisa menghubungkannya ke ponsel dan laptop sekaligus.

Daya tahan baterai headphone ini cukup baik. Plantronics BackBeat GO 600 bisa memutar lagu favorit Anda sampai lebih dari 15 jam, dengan pengisian baterai dari kosong sampai 100 persen hampir dua jam.



Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, Plantronics BackBeat GO 600 menawarkan fungsi yang cukup lengkap. Telinga kiri menyediakan fungsi utama memutar lagu: Next, Previous, Play/Pause, dan Volume. Mikrofon sendiri sudah tertanam langsung di sisi ini, sehingga Anda tidak perlu aksesori terpisah.

Sementara telinga kanan menyediakan tombol daya, pairing bluetooth, dan bass. Tombol bass ini bisa memberikan efek tambahan ketika mendengarkan audio, yang sejauh pengalaman pemakaian, tidak terasa peberdaannya. Saat menerima panggilan telepon, tombol ini berfungsi sebagai penjawab panggilan.

Beralih ke kualitas suara. Plantronics BackBeat GO 600 bisa menghasilkan kualitas audio yang memadai. Ini terbukti dengan memutar beberapa lagu dengan genre yang berbeda via Spotify. Headphone ini mampu menampilkan beberapa efek alat musik yang identik dengan genre rock, begitu juga suara vokal yang sangat dominan pada lagu pop.



Untuk beberapa musik yang sangat menekankan instrumen, seperti lagu besutan Dream Theater, headphone ini bisa menampilkan treble yang seimbang. Kemampuan ini juga menandakan bahwa Plantronics BackBeat GO 600 tidak terpaku pada satu genre musik, dan ini cocok untuk konsumen yang menyukai banyak genre.

Plantronics BackBeat GO 600 adalah headphone yang tampil sederhana dan trendi. Kemampuannya menghadirkan kualitas audio yang sudah memadai untuk konsumen penikmat audio secara nirkabel membuatnya layak menjadi salah satu pertimbangan. Headphone ini dibanderol Rp1,7 juta, dan dinilai cukup sepadan dengan segala kelebihan yang ditawarkan.
 
 
8.5
Plantronics BackBeat GO 600
Plus
  • Bodi ringkas dan trendi
  • Antarmuka lengkap
  • Baterai irit
Minus
  • Fungsi bass boost kurang terasa



(MMI)

Advan G3, Bodi Keren Speaker Mumpuni
Review Smartphone

Advan G3, Bodi Keren Speaker Mumpuni

6 days Ago

Advan adalah produsen smartphone lokal yang bisa dibilang pejuang sejati. 

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.