Review Smartphone

Om, Mau iPhone 7

Mohammad Mamduh    •    Senin, 14 Nov 2016 12:30 WIB
applereview gadgetiphone 7
Om, Mau iPhone 7
iPhone 7

Metrotvnews.com, Jakarta: Suka atau tidak, iPhone terbaru --termasuk iPhone 7-- adalah impian bagi banyak orang. Karena itu, tak lama sesudah Apple meluncurkan iPhone 7 dan iPhone 7 Plus, 7 September 2016, kita melihat banyak lelucon dan meme beredar di internet. Anda bisa melihatnya sendiri dengan mengetik Meme iPhone 7 di Google.

Bagi para pengguna iPhone, pertanyaan terbesar biasanya adalah apa kelebihan iPhone 7 dengan iPhone generasi sebelumnya? Sebelum melihat lebih jauh, satu hal yang pasti adalah iPhone 7 sudah menjadi trendsetter baru: ponsel pintar tanpa colokan audio 3,5mm (audio jack). HTC sudah mengikutinya dengan meluncurkan Bolt, baru-baru ini.

Mari kita lihat lebih dekat.


Desain

Jika terbiasa menggunakan iPhone 6 atau 6s, Anda akan merasa iPhone 7 terasa sangat familiar. Meskipun begitu, Apple melakukan beberapa perubahan pada iPhone 7, sebagian akan terasa mencolok, sementara sebagian yang lain tak akan terlalu terlihat.



Salah satu hal yang membedakan iPhone 7 dari iPhone generasi sebelumnya adalah ketiadaan audio jack. Jadi, jika ingin memasang earphone atau headphone, Anda memiliki 2 opsi: gunakan earphone/headphone Bluetooth atau menggunakan dongle.

Perbedaan lain adalah pada tombol Home, yang kini tak lagi menggunakan tombol fisik. Meskipun begitu, saat menekan tombol Home, Anda akan tetap merasakan seolah-olah Anda menekan tombol fisik.

Teknologi ini Apple sebut Taptic Engine, yang merupakan salah satu alasan mengapa Apple memutuskan untuk menghilangkan audio jack. Taptic Engine hanya berfungsi ketika iPhone 7 dalam keadaan menyala. Pada saat Anda mematikannya, Taptic Engine tak akan memberikan respons ketika ditekan dengan tenaga sekalipun.





Selain itu, Apple juga melakukan sedikit perubahan pada garis antena iPhone 7. Ia kini tak melintang pada bagian belakang , tapi merapat ke pinggir. Untuk iPhone 7 berwarna Black dan Jet Black, garis antena bahkan tidak terlihat, karena Apple berhasil membuat warna garis antena bercampur dengan warna bodi iPhone. Pada 3 warna lainnya, Anda akan tetap melihat adanya garis antena berwarna abu-abu.

Bodi iPhone 7 terbuat dari metal, karena itu, ia terlihat mewah dan elegan, meski sedikit licin. Sayangnya, sidik jari juga mudah menempel di bodi iPhone 7. Untungnya, iPhone 7 memiliki fitur anti-air. Ia dapat dimasukkan ke dalam air dengan kedalaman 1 meter selama 30 menit. Dengan begitu, tak perlu lagi khawatir jika ponsel terkena tumpahan air atau saat hujan. Dengan kata lain, iPhone 7 sekaligus tercatat sebagai iPhone pertama yang memiliki fitur kedap air dan debu.
 

Software & Antarmuka

iOS 10 yang terpasang di iPhone 7 pada dasarnya memiliki tampilan yang sama dengan iOS 9. Apple tidak menghilangkan ciri khas apa pun, dan menambahkan sitem keamanan yang lebih baik.

Contohnya adalah autentikasi kode yang sebelumnya empat angkat menjadi enam angka, yang membuat pihak lain tak mudah membuka ponsel ketika mencoba untuk meretasnya. Selain itu, pemindai sidik jadi pada tombol Home juga lebih responsif. Anda bisa menyimpan cukup banyak perekaman sidik jari.



Dari segi tampilan, iOS akan sedikit membingungkan untuk pengguna Android. Satu alasan utamanya adalah ketiadaan tombol back, yang biasa dipakai untuk mengkases menu sebelumnya. Satu-satunya akses perintah di iOS adalah melalui tombol Home.

iOS 10 dalam iPhone 7 sangat ringan, yang terlihat ketika menggeser panel atau mengakses menu. Hal ini juga bisa Anda rasakan ketika membuka beberapa aplikasi sekaligus, dan mengaturnya melalui task manager. Akses tambahan bisa pengguna dapatkan melalui Quick Ball. Sekadar informasi, iOS adalah sistem operasi mobile yang mempopulerkan fungsi Quick Ball.

Tampilan Widget iOS 7 juga terlihat lebih jelas dengan ukuran yang lebih besar ketika layar dalam keadaan terkunci. Widget standar yang tampil bisa memiliki notifikasi khusus ketika pengguna menyimpan agenda tertentu, seperti jadwal rapat atau email baru. Pada intinya, widget dalam pengaturan standar akan memaksimalkan semua aplikasi bawaan Apple.


Performa & Baterai

iPhone 7 menggunakan prosesor Apple A10 Fusion quad-core dan RAM 2GB. Jika diadu dengan ponsel Android, prosesor ini memiliki kecepatan yang lebih rendah dari prosesor lain yang sudah mempunyai enam atau delapan inti prosesor, ditambah dengan RAM yang sudah tergolong kecil.

Namun, iOS adalah faktor utama yang membuat prosesor dan RAM ini sanggup berjalan jauh lebih kencang dari pesaingnya. Oleh karena itu, setiap kali iPhone terbaru meluncur di pasar, konsumen yang menggunakannya tak menemui kendala, seperti melambatnya kinerja ketika beroperasi.

Prosesor dan RAM ini berduet dengan memori internal dalam tiga pilihan kapasitas, dan unit iPhone 7 yang kami jajal mempunyai kapasitas terkecil 32GB. Dengan ruang penyimpanan sebesar itu, Apple memastikan bahwa konsumen mereka tak akan memerlukan ruang tambahan via slot Micro SD.

Secara keseluruhan, performa iPhone 7 lebih dari cukup untuk menjalankan aplikasi apa pun, termasuk aplikasi benchmark dan game dengan visual berkualitas, seperti Asphalt 8: Airborne pada pengaturan grafis maksimal.



Harus diakui, iPhone 7 tak menghasilkan panas ketika menjalankan aplikasi atau tugas berat. Salah satu alasannya adalah efisiensi pada hardware dan software. Jika diadu dengan ponsel Android, beberapa ponsel Android kelas high-end masih mengeluarkan panas yang cukup terasa di telapak tangan ketika digunakan untuk menonton film beresolusi tinggi atau bermain game. Contohnya, HTC One M sejak seri 8 sampai 10.

Bagaimana dengan baterainya? Khusus untuk iPhone 7, kami tak menguji performa baterainya dengan PCMark karena belum tersedia di App Store. Karena itu, pengukuran konsumsi daya baterai berdasarkan penggunaan sehari-hari.

iPhone 7 punya baterai yang awet. Anda tak perlu khawatir harus mengisi daya ketika berada di luar rumah seharian untuk bekerja atau menjalankan aktivitas lainnya.

Ketika dalam keadaan standby, iPhone 7 mampu beroperasi hingga 12 jam, dengan penurunan sekitar 1 persen setiap 2 jam. Dalam skenario penggunaan sosisal media, bermain game, atau berselancar internet, iPhone 7 sanggup menyala hingga 9 jam. Perlu diingat, ada juga beberapa faktor lain yang membuat baterai cepat habis, seperti sinyal seluler yang lemah.
 

Kamera

Dari segi spesifikasi, resolusi kamera belakang pada iPhone 7 masih sama dengan iPhone 6s, yaitu 12MP. Meski demikian, iPhone generasi terbaru ini punya bukaan lensa f/1.8 dan akhirnya punya Optical Image Stabilization (OIS). 

Soal tampilan antar muka kamera, iPhone tetaplah iPhone. Tidak banyak pilihan mode pengambilan foto seperti pada ponsel Android flagship di ponsel besutan Apple ini, bahkan mode manual sekalipun. 

Kualitas foto kamera iPhone 7 tentu saja memuaskan. Foto akan terlihat tajam, dengan detail yang baik. Hanya saja, soal warna, saturasi pada hasil foto iPhone 7 ini tak terlalu tinggi. Namun, hal ini tak sepenuhnya buruk karena dalam beberapa situasi, justru sering kali membuat warna menjadi akurat dengan kondisi aslinya. Apple memang memiliki pendekatan berbeda dalam hal warna dibanding dengan ASUS atau Samsung.







Lalu untuk kamera depan, ada peningkatan resolusinya dari yang sebelumnya 5MP menjadi 7MP. Hasil foto kamera depan iPhone 7 ini sudah termasuk bagus dan pastinya memuaskan mereka yang suka berswafoto atau melakukan video call

Seperti iPhone 6s, kamera belakang iPhone 7 bisa merekam video 4K dengan 30fps. Dengan hadirnya tambahan OIS, guncangan akibat tangan yang bergetar atau goyang saat berjalan bisa diminimalisir. Untuk kualitas, rasanya tak ada yang bisa dikeluhkan dari video iPhone 7 ini. 
 

Kesimpulan

Apple iPhone 7 adalah ponsel yang sangat menarik. Saya yang selama ini tak melihat iPhone sebagai produk favorit, cukup tertarik untuk memilikinya. Desain metal dan balutan warna yang menarik, performa hardware dan sistem operasi yang optimal, ditambah dengan daya tahan baterai yang baik adalah tiga alasan mengapa konsumen harus membelinya.

Sayangnya, iPhone 7 belum tersedia secara resmi di Tanah Air, walau Anda akan mudah membeli produk selundupan dengan garansi toko. Apple tak akan memberikan dukungan langsung sampai ponsel ini resmi mendapatkan sertifikasi dari Kominfo.

Harganya bervariasi di atas Rp10 juta. Tentu, bagi pengguna pengguna garis keras produk Apple, harga ini bukan masalah.  
 
  Apple iPhone 7
Prosesor Apple A10 Fusion quad-core
RAM 2GB
OS iOS
GPU A10 GPU
Memori Internal 32GB
Kamera 12MP (belakang), 7MP (depan)
Baterai 4.400 mAh
Layar 4,7 inci (750 x 1334 pixel)
Harga Rp11 juta (kisaran)

Apple iPhone 7

 

9,0

  • Desain keren
  • Tidak panas
  • OS ringan
  • Baterai awet
  • Belum resmi beredar di Indonesia
  • Kamera kurang bersaing
  • Tak semua fitur bisa digunakan di Indonesia



(ABE)

Menjajal Lebih dalam Polytron Prime 7s
Review Smartphone

Menjajal Lebih dalam Polytron Prime 7s

5 days Ago

Polytron Prime 7s hadir dengan desain tipis dan ringan serta berkesan elegan, namun didukung ba…

BERITA LAINNYA
Video /