Review Smartphone

Andromax L, Menarik di Kelasnya

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Senin, 13 Mar 2017 19:23 WIB
smartfren andromaxreview gadget
Andromax L, Menarik di Kelasnya
Andromax L.

Metrotvnews.com, Jakarta: Pada awalnya, Smartfren meluncurkan smartphone jajaran Andromax untuk membantu mereka menambah jumlah pengguna. Terutama karena tidak semua smartphone mendukung frekuensi yang digunakan oleh Smartfren. 

Sekarang, menggandeng Haier, Smartfren tetap meluncurkan smartphone jajaran Andromax. Andromax L adalah salah satu smartphone dari Smartfren yang terbaru. Fitur yang diunggulkan dari ponsel ini adalah VoWiFi. Inilah ulasan lengkapnya.

 

Desain

Sekilas, Andromax L memiliki desain yang tidak jauh berbeda dengan Andromax E2+ yang diluncurkan tahun lalu. Andromax L memiliki bagian belakang dari plastik yang dapat dilepas. Bodi belakangnya bertekstur, membuatnya terasa kesat saat digenggam sehingga ia tidak licin. 

Ia memiliki kamera belakang yang cukup besar yang terletak di bagian tengah atas, dengan lampu flash di bagian bawahnya.



Speaker terletak di bagian bawah. Karena speaker yang terletak di bagian belakang, itu berarti, saat Anda memutar lagu, Anda harus meletakkan layar di bawah agar suara terdengar jelas.



Smartfren melengkapi Andromax L dengan lapisan kaca 2.5D Dragontrail Glass, membuat layar ponsel ini terlihat lebih halus dan nyaman untuk digenggam di tangan. Selain dari itu, tidak ada yang spesial dari desain Andromax L. Meskipun begitu, untuk smartphone dengan harga tidak lebih dari Rp1,5 juta, ia terlihat cukup mewah.

 

Software & Antarmuka

Berbeda dengan kebanyakan manufaktur smartphone yang suka melakukan kustomisasi ponsel dengan menanamkan antarmukanya sendiri, Smartfren menggunakan Android Marshmallow polos. Di satu sisi, Anda tidak perlu khawatir akan bingung dengan antarmuka yang ada. Di sisi lain, Anda juga tidak dapat melakukan kustomisasi ponsel dengan mudah.

Satu hal yang saya kurang sukai dari Andromax L adalah karena ia memiliki aplikasi bawaan yang jarang -- atau malah sama sekali tidak pernah -- saya gunakan. Misalnya Uangku, layanan pembayaran mobile, Migme, UC Browser, Lazada, SmartMusic dan SmartGames. 



Salah satu fitur yang diunggulkan oleh Smarfren dari Andromax L adalah VoWiFi. Saya sempat melakuan panggilan telepon ke teman yang menggunakan nomor non-Smartfren dengan pulsa dalam keadaan Rp0. Telepon tersambung. Sepanjang pembicaraan, suara terdengar jelas, meski teman saya menyebutkan bahwa terdengar sedikit noise

Dalam percobaan kedua, saya mencoba untuk melakukan telepon ke teman lain yang ada di luar Pulau Jawa dengan nomor non-Smartfren. Telepon tetap tersambung. Namun, kali ini, dia melaporkan bahwa suara saya terdengar sedikit terputus-putus.

 

Kamera & Video

Jangan bandingkan hasil foto dengan Andromax L dengan kamera dari ponsel kelas menengah atau kelas premium. Tentunya ia akan kalah. Namun, untuk smartphone kelas pemula, Andromax L memiliki kamera dengan resolusi yang cukup besar.

Smartfren mempersenjatai Andromax L dengan kamera belakang 8MP dan kamera depan 5MP. Sebagai perbandingan, Andromax E2+ yang diluncurkan tahun lalu hanya menggunakan kombinasi kamera depan dan belakang 5MP. Sementara VIBE C, smartphone dengan harga Rp1,2 juta dari Lenovo, hanya memiliki kamera belakang 5MP dan kamera depan 2MP.

Saat digunakan untuk mengambil gambar di luar ruangan di siang hari, foto yang dihasilkan oleh Andromax cukup tajam. Meski jangan coba hadapkan kamera ke arah sumber cahaya, back light membuat detail gambar menghilang.





Andromax L juga sudah dilengkapi dengan flash baik untuk kamera depan atau belakang. Namun, penggunaan flash saat di ruangan yang gelap membuat foto menjadi terlihat kurang natural. 





Hasil jepretan menggunakan kamera depan Andromax L juga cukup baik. Sayangnya, kabar buruk untuk para pecinta selfie, Andromax L tidak dilengkapi dengan fitur Beautify. Fitur kamera Andromax L pun tidak terlalu banyak, walau ia sudah dilengkapi dengan filter, sehingga Anda bisa mengambil foto dan video dengan filter-filter seperti Sephia atau Mono.




 

Performa & Baterai

Selama tidak digunakan untuk melakukan tugas yang terlalu berat, Andromax L dengan prosesor Snapdragon 212 dan RAM 2GB sudah cukup mumpuni untuk melakukan tugas sehari-hari. Saat saya mencoba untuk memainkan Asphalt 8: Airborne sekalipun, ia dapat berjalan dengan lancar meski dengan grafik High.

Namun, itu bukan berarti Andromax L tidak memiliki masalah. Saat menggunakannya untuk mengetik email, respons keyboard akan melambat seiring dengan bertambah panjangnya pesan yang diketik. Sesekali, aplikasi yang saya gunakan berhenti bekerja. Selama 2 minggu pemakaian, saya pernah mengalami ponsel tidak responsif satu kali, memaksa saya untuk mencabut baterainya.

Untuk perbandingan performa, Anda bisa melihat grafik benchmark menggunakan 3DMark dan PCMark pada gambar di bawah ini.



Seperti yang bisa Anda lihat pada gambar di atas, nilai yang didapat Andromax L dengan pesaingnya tidak jauh berbeda. Namun, satu kelebihan yang ada dari Andromax L jika dibandingkan dengan Andromax E2+ dan Lenovo VIBE C adalah resolusi layar yang lebih besar.

Andromax L sudah memiliki layar 5 inci dengan resolusi HD, sementara 2 ponsel lainnya masih memiliki layar dengan resolusi 854 x 480. Jadi, gambar yang tampil di Andromax L akan terlihat lebih tajam. Sayangnya, resolusi layar yang lebih tinggi berimbas pada baterai ponsel ini.


Baterai Andromax L hanya dapat bertahan 6 jam 3 menit. Sementara Andromax E2+ dan Lenovo VIBE C dapat bertahan selama setidaknya 8 jam. Ia juga tidak dilengkapi dengan fitur fast charging, meski waktu pengisian baterainya pun tidak terlalu lama, mengingat Andromax L hanya memiliki baterai berdaya 2.400 mAh.
 

Kesimpulan

Untuk smartphone dengan harga Rp1.249.000, Andromax L memiliki desain yang cukup menarik berkat lapisan layar 2.5D. Selain itu, ia juga memiliki layar yang cukup besar dengan ukuran 5 inci dan resolusi yang lebih baik jika dibandingkan dengan pesaingnya.

Dari segi kamera, resolusinya pun lebih tinggi dari para pesaingnya, meski gambar yang dihasilkan dengan flash terlihat kurang natural. Performanya cukup mumpuni walau resolusi layar yang tinggi membuat baterainya cepat habis. Akhir kata, untuk ponsel di kelasnya, Andromax L cukup menarik.

Inilah tabel spesifikasi dari Andromax L. 

 
  Andromax L
Prosesor Qualcomm Snapdragon 212 @1,3GHz quad-core
RAM 2GB
OS Android 6.0 Marshmallow
GPU Adreno 304
Memori Internal 16GB
Kamera Depan 5MP, Belakang 8MP
Baterai 2.400 mAh
Layar 5 inci (1280x720 pixel)
Harga Rp1.249.000
 

Smartfren Andromax L

 

7,8

  • Desain menarik
  • Layar HD
  • Kamera resolusi besar di kelasnya
  • Baterai kurang awet



(MMI)