Review Mouse

Tt eSPORTS Ventus Z, Eksentrik dan Kompetitif

Mohammad Mamduh    •    Senin, 22 May 2017 16:30 WIB
thermaltakereview peripheral
Tt eSPORTS Ventus Z, Eksentrik dan Kompetitif
Tt eSPORTS Ventus Z

Metrotvnews.com, Jakarta: Terakhir kali, kami mengulas mouse gaming besutan Tt eSPORTS, merek gaming Thermaltake, pada Agustus tahun lalu. Vendor perangkat gaming asal Taiwan ini kembali menghadirkan produk baru yang tidak kalah menarik dari Level 10M Advanced.

Mouse gaming ini bernama Ventus Z, dan diharapkan mampu menarik perhatian gamer Indonesia yang sedang mencari mouse gaming mumpuni. Secara desain, mouse ini memang bisa memberikan kesan berlebih ketika Anda melihatnya pertama kali. Bagaimana dengan fitur, kualitas, dan performa gaming yang ditawarkan? Berikut ulasan Tt eSPORTS Ventus Z.

Walaupun tidak mirip Level 10M Advanced, Tt eSPORTS Ventus Z adalah mouse juga mengusung konsep eksentrik. Buktinya bisa dilihat langsung dari bentuk punggung motif sarang lebah. Ya, punggung mouse ini berlubang, tetapi bukan berarti Tt eSPORTS Ventus Z tidak menawarkan kenyamanan yang mencukupi. Bodi berlubang ini memiliki keuntungan tersendiri, terutama untuk gamer yang tangannya mudah berkeringat. Di balik lubang ini, Anda bisa melihat logo Tt eSPORTS yang dilengkapi lampu LED.



Masih membicarakan desain, Tt eSPORTS Ventus Z memiliki bentuk yang asimetris dan ergonomis. Tinggi punggung mouse yang masih proporsional cocok untuk gamer bertangan besar atau kecil. Satu aspek yang menjadi pembeda untuk bodinya adalah lapisan pelindung plastik yang tahan gores dan tidak menyerap keringat. Lapisan ini seperti teflon pada penggorengan, dan ketahanannya sangat baik. 

Cukup unik, Tt eSPORTS Ventus Z mempunyai 10 tombol input perintah, dengan komposisi 3 tombol standar (klik kiri, klik kanan, scroll), 2 tombol pengatur DPI, dan 2 tombol profil, dan tiga tombol makro. tiga tombol makro berupa previous, next, dan sniper. Sesuai namanya, tombol sniper mode yang terletak di ibu jari memungkinkan mouse menurunkan kecepatan DPI dalam sekejap untuk menghadirkan akurasi yang sangat akurat ketika bermain game FPS. Semua fungsi tombol bisa diatur via software khusus Tt eSPORTS Command Center, dan harus saya akui, pengaturannya cukup leluasa.



Selain fungsi tombol untuk memasukkan beberapa perintah sekaligus, Anda juga bisa mengatur pencahayaan logo Tt eSPORTS di punggung mouse, yang pada awalnya saya kira hanya menyediakan pilihan warna merah, khas Tt eSPORTS. Antarmuka software yang cukup menarik membuat pengaturan menjadi lebih mudah. Sayangnya, software ini perlu diperbaiki kestabilannya ketika dijalankan. 

Tt eSPORTS Ventus Z juga dilengkapi pemberat di bagian bawahnya, yang sudah langsung terpasang dengan total bobot 13,5 gram (terdiri dari 3 buah pemberat masing-masing 4,5 gram. Pemberat ini memang berguna untuk Anda yang sangat mengutamakan akurasi dalam game aksi. Walaupun tidak sampai 20 gram, perbedaan pemakaian tanpa pemberat dan dengan pemberat cukup terasa, dan pergerakkan mouse memang menjadi lebih presisi ketika menggunakan pemberat. Secara desain dan fitur, Tt eSPORTS Ventus Z memang cukup istimewa.

Bagaimana dengan performa? Tt eSPORTS Ventus Z menyediakan kecepatan hingga 11.000 DPI dengan sensor laser AVAGO 9500 yang tertanam. Sensor ini mampu memberikan akurasi yang sangat akurat, termasuk ketika gamer memakai DPI rendah. Walaupun terkesan spesial untuk gamer FPS atau action, mouse ini masih cocok untuk bermain game strategi atau RPG yang menekankan tombol banyak di mouse. Tt eSPORTS Ventus Z cocok dimainkan di hampir semua skenario. 







Kesimpulan

Dengan harga di bawah Rp750 ribu, Tt eSPORTS Ventus Z adalah mouse gaming  berkualitas dengan harga yang sangat kompetitif. Grip dan desain, tak lupa dengan performa yang menarik, layak membuatnya salah satu pertimbangan Anda ketika mencari mouse gaming. Desainnya juga cukup eksentrik, yang membuat penggunanya bisa tampil beda dengan gamer lain. 
 

Tt eSPORTS Ventus Z

 

9

  • Eksentrik dan ergonomis
  • Harga kompetitif
  • Performa dan fitur cukup lengkap
  • Software kurang stabil



(MMI)

Video /