Review Smartphone

Samsung Galaxy J7 Duo 2018, Barang Baru Gaya Lama

Lufthi Anggraeni    •    Kamis, 31 May 2018 08:15 WIB
samsungreview gadget
Samsung Galaxy J7 Duo 2018, Barang Baru Gaya Lama
Samsung Galaxy J7 Duo 2018

Jakarta: Di tengah serbuan perangkat dengan usungan desain mengikuti tren seperti rasio aspek 18:9 dan bezel tipis, bahkan layar berponi, Samsung tetap memegang teguh desain khasnya yang dapat ditemukan pada ponsel cerdas model sebelumnya, pada Galaxy J7 Duo 2018.

Meskipun demikian, Samsung tetap menunjukan komitmennya dalam menghadirkan pengalaman penggunaan terbaik dengan membekali perangkat ini dengan sejumlah software dan fitur yang juga dapat ditemukan pada perangkat unggulannya, namun dengan penawaran harga terjangkau.

Lantas seperti apa pengalaman penggunaan terbaik dan menyeluruh yang coba dihadirkan Samsung pada Galaxy J7 Duo 2018 ini? Baca terus untuk mengetahuinya.

 

Desain

Samsung Galaxy J7 Duo 2018 hadir dengan desain khas yang dapat ditemukan pada model perangkat terdahulunya, dengan desain membulat di masing-masing sudut. Sekilas, desain yang diusung perangkat ini menyerupai Samsung Galaxy A7 2017.

Namun, sudut Galaxy A7 2017 mengusung desain sudut jauh lebih membulat jika dibandingkan dengan Galaxy J7 Duo 2018. Selain itu, J7 Duo 2018 hadir dalam balutan bahan polikarbonat yang mendominasi bagian belakang, sementara A7 2017 berbalut bahan kaca.



Perbedaan keduanya juga terlihat pada kamera yang tersemat di bodi belakang perangkat. Galaxy J7 Duo 2018 hadir dengan dukungan kamera ganda, sedangkan A7 2017 hanya didukung oleh kamera tunggal.

Sementara itu, menyasar konsumen kelas middle-end, Galaxy J7 Duo 2018 tidak hadir dengan desain unibodi, sehingga Anda harus membuka bodi belakang untuk mengakses slot kartu SIM, microSD dan baterai.



Samsung juga menghadirkan fitur keamanan berupa sensor pemindai sidik jari pada tombol Home fisik, yang terletak di bagian bawah layar. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, Samsung membekali Galaxy J7 Duo 2018 dengan kamera ganda yang diapit oleh lampu flash LED dan speaker.



Sementara itu, di sisi kiri bodi perangkat terdapat tombol volume, sedangkan di sisi kanan bodi terdapat tombol daya. Pada sisi bagian bawah, Anda akan menemukan port USB Type-A di area tengah, didampingi oleh jack headphone 3,5mm di sebelah kanannya.



Selain tombol Home, pada bezel bagian bawah layar Anda juga dapat menemukan tombol Back dan Recent Apps. Sayangnya, kedua tombol tersebut tidak dibekali dengan pencahayaan sehingga mungkin akan menyulitkan Anda mengakses tombol saat digunakan dalam kondisi pencahayaan minim.

 

Software

Mengusung tombol back tanpa dukungan pencahayaan nyatanya tidak akan menyulitkan Anda saat ingin kembali dari laci aplikasi ke halaman Home.

Hal ini berkat dukungan antarmuka pengguna TouchWiz terbaru khas Samsung, memungkinkan Anda kembali ke halaman Home dari halaman laci aplikasi dan sebaliknya dengan mengusap dari arah atas ke bawah atau sebaliknya.

Samsung Galaxy J7 Duo 2018 menggunakan sistem operasi terbaru mobile karya Google, yaitu Android 8.0 Oreo, mendukung kesenangan dan kenyamanan saat menggunakan ponsel cerdas ini. Selain itu, Samsung juga membekali perangkat ini dengan software Samsung Max.

Software ini diunggulkan Samsung mampu membantu Anda dapat menghemat pemakaian data internet seluler. Selain itu, Samsung juga membekali perangkat ini dengan aplikasi Smart Things, memungkinkan Anda untuk menghubungkan ponsel dengan perangkat wearable pada ekosistem Samsung seperti Gear Fit.



Tidak hanya berupa aplikasi, software unggulan yang dibekali Samsung pada Galaxy J7 Duo 2018 juga dapat ditemukan pada kamera depan dan belakang. Salah satu teknologi yang diunggulkan Samsung pada kamera depan perangkat ini adalah Artificial Intelligence (AI).

Teknologi ini mendukung kesenangan Anda dalam menggunakan kamera depan, termasuk saat memanfaatkan pada fitur stiker Augmented Reality (AR), serta fitur keamanan Face Recognition. Selain itu, persamaan yang dapat ditemukan antara Galaxy J7 Duo 2018 dengan perangkat terbaru Samsung lain terletak pada tampilan opsi untuk melakukan uninstal pada aplikasi.

Pada perangkat ini, Anda harus menekan aplikasi yang diinginkan selama beberapa saat hingga aplikasi bergerak, dan muncul kolom opsi berupa gelembung komentar berisi opsi yaitu Choose Item, Add to Home, serta Uninstall.

 

Kamera

Berbekal kamera belakang ganda beresolusi 13MP dan 5MP, Samsung Galaxy J7 Duo 2018 turut berbekal kemampuan menghasilkan foto dengan efek bokeh. Selain itu, foto yang dihasilkan kamera perangkat ini juga cukup baik.

Antarmuka kamera berbekal pola usap dari arah kiri untuk menemukan berbagai mode yang mendukung perangkat, seperti mode Pro, HDR, Sport, Night, Burst Shot, Otomatis, serta Sound & Reset. Sementara itu, mengusap layar pada menu kamera dari arah kanan akan menampilkan filter warna.





Sementara itu, Anda dapat menghasilkan foto dengan efek bokeh dengan menekan tulisan Focus Live di atas tombol shutter. Pada fitur ini, Samsung menghadirkan kendali bagi Anda untuk menentukan tingkat blur pada latar belakang foto.

Sedangkan untuk menghasilkan foto dengan efek stiker berteknologi Augmented Reality dengan mengetuk tulisan Stiker di sebelah tulisan Focus Live.





Anda juga diberikan kendali terkait dengan ukuran rasio aspek layar untuk memotret foto, yaitu 16:9 dan 1:1, dengan menekan ikon persegi panjang dengan tanda panah di dua sudut. Rasio aspek 16:9 menawarkan resolusi 9,6MP dan 6MP, sedangkan rasio aspek 1:1 menawarkan opsi resolusi 9,5MP dan 4,7MP.





Hasil foto kamera pada kondisi pencahayaan baik cukup maupun redup tergolong baik, dan cukup mampu menampilkan ketajaman dan detil yang baik dan terjaga. Selain itu, pengalaman memotret dengan kamera ini juga menyenangkan berkat tidak ditemukannya lag saat menggunakan kamera ponsel ini.

 

Performa & Baterai

Didukung prosesor Exynos 7885 dan GPU Mali G71, Galaxy J7 Duo 2018 mampu menyuguhkan kinerja yang baik, baik pada penggunaan aktif maupun pada penggunaan normal. Selama menggunakan ponsel verdas ini, kami dimanjakan oleh tampilan mulus tanpa jeda mengganggu.

Kinerja yang baik kami temukan saat menggunakan ponsel cerdas ini untuk memainkan game Ashpalt 8: Airbone, yang tidak terganggu oleh lag, ataupun saat sekadar berpindah dari satu aplikasi ke aplikasi lain dan menjelajahi sejumlah tab di browser.

Selain itu, Galaxy J7 Duo 2018 juga mampu menghadirkan tampilan dengan ketajaman dan detil yang baik. Kemampuan menyuguhkan detail dan warna tersebut juga kami dapati saat memutar video melalui akun media sosial YouTube. Tampilan dengan ketajaman dan detil yang baik ini juga didukung oleh layar AMOLED, yang telah dikenal masyarakat akan kebaikan tampilannya.



Dalam pengujian menggunakan aplikasi benchmark 3DMark dan PCMark, Samsung Galaxy J7 Duo 2018 mampu mencapai nilai 5304 pada pengujian PCMark Work 2.0, serta nilai sebesar 615 pada 3DMark Ice Storm Unlimited.



Mengusung layar berukuran besar 5,5 inci dengan rasio aspek 16:9 beresolusi tinggi nampaknya tidak berpengaruh besar pada baterai 3.000 mAh. Baterai ponsel cerdas ini mampu bertahan dalam jangka waktu cukup lama.

Samsung Galaxy J7 Duo 2018 mampu bertahan selama 9 jam 57 menit dalam kondisi penggunaan aktif, atau hingga sekitar 12 jam dalam kondisi penggunaan standar.


Kesimpulan
Samsung Galaxy J7 Duo 2018 memang hadir dengan desain serupa perangkat model lama dan tidak mengusung tren seperti rasio aspel layar 16:9, namun ponsel ini hadir dengan sejumlah fitur baru seperti kamera ganda dan kemampuan menghasilkan foto berefek bokeh. Selain itu, ponsel ini juga didukung teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk mendukung kemampuan kamera depannya.

 
  Samsung Galaxy J7 Duo
Prosesor  Exynos seri 7 octa-core 1.6GHz
RAM 3GB
OS Android 8.0 Oreo
Memori Internal  32GB
Kamera Belakang 13MP+5MP, Depan 8MP
Baterai 3.000 mAh
Layar 5,5 inci HD AMOLED
Harga Rp3.699.000
 
 
8.0
Samsung Galaxy J7 Duo 2018
Plus
  • Perfoma baik
  • Layar tajam dan detil
  • Baterai cukup lama
Minus
  • Desain serupa model sebelumnya
  • Bahan plastik polikarbonat
  • Layar tidak didukung desain poni dan rasio aspek masih 16:9



(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.