Review PC

Uji Acer Aspire GX-785, PC Gaming Desain Low Profile

Riandanu Madi Utomo    •    Rabu, 19 Jul 2017 10:39 WIB
review laptop
Uji Acer Aspire GX-785, PC Gaming Desain Low Profile
Acer Aspire GX-785

Metrotvnews.com, Jakarta: Mungkin Anda mengenal Acer sebagai produsen laptop dan ponsel. Namun perusahaan teknologi asal Taiwan ini juga memiliki sederet produk PC yang siap digunakan, termasuk untuk kebutuhan gaming. Salah satunya adalah Acer Aspire GX-785.

Meski tidak memiliki embel-embel Predator atau merek gaming Acer, built-in PC ini masih cukup bisa memanjakan Anda ketika bermain game.

Secara fisik, Aspire GX-785 memang tidak terlalu tampil layaknya PC untuk bermain game. Tidak ada RGB LED, panel samping yang transparan, serta fitur unik seperti sistem pendingin cair (watercooling), atau bentuk casing dengan nuansa gaming. Jika disejajarkan dengan PC kantoran, ia justru akan terlihat seragam. Sensasi gaming baru terasa ketika Anda mulai melihat spesifikasi yang ditawarkan.



Acer Aspire GX-785 ditenagai oleh prosesor Intel Core i7-7700 yang masuk ke dalam keluarga prosesor Intel Core generasi ke-7 atau Kaby Lake. Ia juga ditemani dengan satu buah kartu grafis NVIDIA GeForce GTX 1060 versi reference yang memiliki VRAM GDDR5 sebesar 3GB. Sementara untuk memorinya, PC ini sudah menggunakan RAM DDR4 sebesar 16GB.

Spesifikasi tersebut sudah menjelaskan bahwa Aspire GX-785 sudah cukup mumpuni untuk digunakan bermain game apapun. Saat diuji menggunakan tiga game terkini, yaitu Ashes of The Singularity, Ghost Recon: Wildlands, dan The Witcher 3, Aspire GX-785 bisa menghadirkan kualitas grafis yang baik meski untuk menyentuh framerate 60fps masih cukup sulit.



Hal yang sama juga terlihat dari pengujian menggunakan 3DMark Fire Strike. Acer Aspire GX-785 mampu memperoleh skor 9916 poin yang artinya sudah sangat mumpuni untuk bermain game di resolusi 1080p dengan pengaturan detail grafis di level high. Sayangnya, performa tersebut tidak bisa ditingkatkan lagi karena Aspire GX-785 tidak mendukung overclocking.

Meski demikian, Anda masih bisa mengganti atau meng-upgrade komponen yang ada di dalamnya seperti PC pada umumnya. Khususnya untuk kartu grafis, Anda bisa saja mengganti GTX 1060 yang ada di dalam PC ini dengan katu grafis di atasnya. Atau paling tidak ganti dengan GTX 1060 versi 6GB karena akan menghadirkan performa yang lebih baik lagi.



Sebagai built-in PC, Aspire GX-785 juga tergolong memiliki fitur yang lengkap terutama untuk panel depannya. Di panel depan Anda bisa mengubungkan berbagai perangkat mulai dari headset melalui jack audio 3.5mm, hingga perangkat lain melalui USB 3.0. Selain itu juga terdapat pembaca kartu memori yang tentu akan sangat berguna dalam kondisi tertentu.

Sayangnya, meski di panel samping PC ini disebutkan bahwa ia memiliki SSD namun pada unit yang kami terima tidak terdapat SSD sama sekali. Ini menjadi sorotan khusus bagi kami karena ketidakhadiran SSD pada Aspire GX-785 membuat waktu booting menjadi semakin lama dan program berjalan lebih lambat. Dengan demikian, kami memperkirakan skor benchmark-nya bisa lebih tinggi lagi jika SSD-nya dipasang.



Kesimpulan

Meski memiliki performa gaming yang mumpuni, bagi kami Acer Aspire GX-785 masih merupakan pilihan yang sulit. Selain karena komponen yang terlihat "tanggung" karena tidak bisa di-overclock, PC ini juga tergolong agak mahal. Pantauan terakhir kami ia dibanderol seharga Rp19.399.000, dan dengan harga tersebut seharusnya Anda bisa mendapatkan PC rakitan dengan spesifikasi yang sedikit lebih baik. Namun, jika Anda lebih suka dengan built-in PC yang simpel, Aspire GX-785 bisa jadi pilihan.
 

Acer Aspire GX-785

  • Performa gaming mumpuni
  • Memungkinkan untuk upgrade
  • Fitur I/O lengkap
  • Tidak mendukung overclocking
  • Tampilan standar
  • Harga agak mahal



(MMI)

Begini Performa Ponsel Selfie Xiaomi Redmi S2
Review Smartphone

Begini Performa Ponsel Selfie Xiaomi Redmi S2

2 weeks Ago

Xiaomi masuk industri smartphone selfie dengan merilis Xiaomi Redmi S2. Begini performanya. …

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.