Review Mouse Gaming

Corsair Harpoon RGB, Mouse Gaming Murah Tidak Murahan

Riandanu Madi Utomo    •    Sabtu, 04 Mar 2017 23:36 WIB
review peripheral
Corsair Harpoon RGB, Mouse Gaming Murah Tidak Murahan
Corsair Harpoon RGB

Metrotvnews.com, Jakarta: Murah tapi tidak murahan. Semua orang tentunya ingin membeli produk dengan harga terjangkau, namun memiliki kualitas tinggi tidak terkecuali gamer yang ingin membeli perangkat gaming. Kebanyakan perangkat gaming ternama dibanderol dengan harga tinggi, sementara perangkat gaming murah biasanya tidak memiliki fitur dan kualitas perangkat yang mumpuni.

Namun, Corsair Harpoon RGB berbeda. Mouse gaming ini menawarkan kualitas perangkat sekelas dengan perangkat gaming Corsair lainnya, serta memiliki fitur yang cukup lengkap. Semua itu dibanderol dengan harga yang terjangkau, bahkan setara dengan merek perangkat gaming kelas bawah yang kini banyak beredar di pasar.



Corsair Harpoon RGB diklaim sebagai mouse gaming khusus untuk bermain game first-person shooter (FPS). Mouse gaming ini memiliki akurasi yang cukup tinggi dengan sensor 250 hingga 6000 dpi. Harpoon RGB merupakan mouse gaming dengan sensor optik yang memiliki polling rate hingga 1.000Hz. Artinya, mouse ini bisa melaporkan posisinya setiap 1/1000 detik.

Spesifikasi tersebut memang di bawah mouse gaming FPS terkenal lainnya, namun sudah cukup mumpuni untuk mengakomodasi penggunaan gamer FPS pemula. Mouse gaming ini juga sangat nyaman. Bodinya dibalut dengan lapisan doff yang anti selip. Di bagian pinggirnya juga dilengkapi dengan lapisan karet yang membuatnya nyaman digenggam.



Untuk fitur yang ditwarkan, Harpoon RGB sudah dapat terhubung dengan aplikasi Corsair Utility Engine. Di aplikasi tersebut, Anda bisa mengatur berbagai fitur mulai dari pengaturan tombol, sensitivitas, hingga polling rate. Yang paling menarik, mouse gaming ini memiliki memori internal sehingga Anda tidak perlu memasang aplikasi Corsair Utility Engine di PC lain untuk mengaktifkan pengaturan pribadi Anda.



Kesimpulan

Corsair Harpoon RGB merupakan mouse gaming yang sangat menarik bagi para gamer FPS pemula yang menginginkan mouse dengan kulitas komponen yang baik, memiliki fitur yang mumpuni dan harga yang terjangkau. Dibanderol seharga Rp350 ribu, kami sangat menyarankan untuk lebih memilih mouse gaming ini ketimbang mouse gaming murah lain yang belum tentu jelas kualitasnya.

Satu-satunya kekurangan yang kami temukan di mouse gaming ini adalah bobotnya yang menurut kami terlalu ringan, hanya 85 gram. Meski demikian, ia tetap dapat tampil menarik berkat lampu RGB yang ada di bodinya. Lampu tersebut juga bisa diatur sesuai dengan keinginan Anda.
 

Corsair Harpoon RGB

 

9

  • Murah
  • Kualitas dan performa bagus
  • Punya memori internal
  • Bobot terlalu ringan


 


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.