Review Headset

Sennheiser 4.20s, Terjangkau dan Nyaman

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Kamis, 19 Jan 2017 20:07 WIB
sennheiserreview peripheral
Sennheiser 4.20s, Terjangkau dan Nyaman
Sennheiser 4.20s. (MTVN/DANU)

Metrotvnews.com, Jakarta: Siapa yang tidak kenal dengan Sennheiser? Nama perusahaan asal Jerman ini dikenal sebagai produsen perangkat audio yang tidak hanya berkualitas tinggi, tapi juga mahal. Sennheiser tidak melulu menyediakan headset dengan harga selangit.

Dengan harga sekitar Rp1.340.000, Sennheiser 4.20s termasuk headset dengan harga relatif terjangkau. Namun, itu bukan berarti suara yang dihasilkan oleh headset ini jelek. Sennheiser menjanjikan "powerful bass boost" pada headset ini. Dan mereka tidak bohong. 

HD 4.20s memang menawarkan suara bass yang jelas. Tidak hanya itu, suara yang dihasilkan juga bening. Suara penyanyi atau alat musik terdengar jernih, tanpa ada detail musik yang terlewatkan. Nada tinggi yang dihasilkan jelas, tanpa membuat suara menjadi pecah, bahkan saat volume dinaikkan ke maksimal. 

Untuk masalah desain, sama seperti kebanyakan headset Sennheiser lain, HD 4.20s memiliki desain yang simpel tapi masih menawan. HD 4.20s didominasi warna hitam dengan sedikit warna keperakan sebagai aksen. Ia memiliki bridge yang tipis, membuatnya terlihat ringkas. Tidak heran, mengingat ia memang dibuat untuk perangkat mobile

Sennheiser 4.20s

Untuk membuatnya menjadi lebih portabel, Sennheiser membuat earcup dari headset yang satu ini dapat dilipat ke dalam. Dengan begitu, ia jadi lebih ringkas, memudahkannya untuk dibawa saat berpergian atau dimasukkan ke dalam tas. 

Sama seperti kebanyakan headphone, Anda bisa menyesuaikan posisi earcup sehingga ia pas saat dikenakan. Satu hal unik yang saya temukan pada Sennheiser 4.20s adalah karena earcup ini melekat pada slider. Jadi Anda bisa menggeser posisis earcup untuk menyesuaikannya dan bukannya memanjangkan atau memendekkan bagian bridge

Sennheiser 4.20s cukup nyaman untuk dikenakan. Ia memiliki busa yang tebal, yang akan menutupi telinga Anda sepenuhnya. Dengan adanya busa ini, 4.20s tetap nyaman untuk digunakan bahkan saat digunakan untuk waktu lama.

Saat mengujinya, saya biasa menggunakan headphone ini seharian tanpa merasakan adanya gangguan di bagian telinga atau atas kepala, bahkan saat saya menggunakan kacamata.

Sennheiser 4.20s

Namun, sesekali, jika saya tidak menyesuaikan letak earcup dengan telinga, 4.20s menjadi tidak nyaman untuk dikenakan. Setelah digunakan dalam waktu beberapa jam, akan terasa rasa sakit di sekitar belakang telinga. Karena itu, pastikan posisi earcup sudah sesuai. 

Karena ditujukan untuk perangkat mobile, Sennheiser juga melengkapi 4.20s dengan mikrofon yang sudah dilengkapi dengan tombol untuk mengangkat/mematikan telepon. Dengan begitu, ketika ada panggilan masuk, Anda dapat langsung menerimanya dengan menekan tombol ini. Tombol ini juga berfungsi untuk menyalakan atau mematikan pemutar lagu.

Sennheiser 4.20s

Sayangnya, Sennheiser 4.20s hanya memiliki satu tombol. Ia tidak memiliki tombol lain yang dapat digunakan untuk melakukan rewind atau fast-forward atau untuk mengubah volume. 
 

Sennheiser 4.20s

 

8

  • Harga relatif terjangkau
  • Kualitas suara yang baik
  • Desain yang ringkas
  • Tidak ada pengatur volume



(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.