Review Motherboard

Gigabyte X470 Aorus Gaming 7 WiFi, Menawan dan Komplit

Cahyandaru Kuncorojati    •    Senin, 25 Jun 2018 16:36 WIB
gigabytereview motherboard
Gigabyte X470 Aorus Gaming 7 WiFi, Menawan dan Komplit
X470 Aorus Gaming 7 WiFi.

Jakarta: Prosesor AMD Ryzen Generasi ke-2 dari seri Ryzen 7 2700X masih menjadi primadona bagi konsumen yang menginginkan prosesor bertenaga seperti kompetitor AMD tapi dengan harga yang diaptok jauh lebih murah.

Alhasil bisa ditebak begitu banyak produsen motherboard yang kemudian menyiapkan beragam produk untuk kompatibel dengan prosesor tersebut, mulai dari ASUS, ASUS ROG, ASRock, MSI dan banyak lagi. Medcom.id sempat berkesempatan untuk menjajal prosesor tersebut di motherboard chipset X470 milik Gigabyte.

Medcom.id menjajal AMD Ryzen 7 2700X menggunakan motherboard Gigabyte X470 Aorus Gaming 7 WiFi. Dalam jajaran produk motherboard, Gigabyte X470 Aorus Gaming 7 WiFi boleh dibilang termasuk dalam golongan motherboard seri tertinggi.

Pertama, desainnya yang harus diakui menawan. Desainnya terlihat sangat solid dengan adopsi armor di beberapa bagian komponennya serta dilengkapi logo Aorus dengan kesan material metal.

Bagi Anda yang menggemari fitur RGB LED, mungkin sepakat bahwa desain motherboard ini semakin menawan saat digunakan. Alasannya Medcom.id menemukan bahwa X470 Aorus Gaming 7 WiFi dilengkapi oleh cukup banyak ornamen RGB LED.

Jadi motherboard ini akan berpendar memancarkan cahaya dari LED RGB yang sudah melekat yang tentunya juga masih bisa dikustomisasi lewat teknologi RGB Fusion Gigabyte. Tampilan LED RGB yang disuguhkan cukup bagus, tidak murahan atau ala kadarnya.



Armor yang disediakan di X470 Aorus Gaming 7 WiFi juga ternyata cukup lengkap. Medcom.id menemukan slot PCIe dan slot RAM seluruhnya dilengkapi dengan armor serta LED RGB. Berbeda dengan motherboard lain yang kerap menyediakan armor di slot PCIe pertamanya saja.

Untuk spesifikasi, X470 Aorus Gaming 7 WiFi memiliki fitur lengkap. X470 Aorus Gaming 7 WiFi memiliki expansion slot cukup banyak, terdiri dari tiga slot PCIe 16 dan dua slot PCIe x1 yang memiliki mode berbeda-beda.

Satu PCIe 3.0 x16 berjalan di mode x16 dan x8, satu PCIe x16 berjalan di mode x8, dan sisanya satu PCIe x16 berjalan di mode x4 sekaligus otomatis tidak berfungsi saat konsumen mengguakan slot M.2.

Slot PCIe x16 yang pertama juga sudah mendukung fitur penggunaan lebih dari satu kartu grafis milik NVIDIA Quad-GPU SLI dan AMD Quad-GPU Crossfire. Beralih ke slot RAM, X470 Aorus Gaming 7 WiFi memiliki empat slot RAM DDR4 yang mendukung konfigurasi dual channel memory hingga kapasitas 64GB.



Bagi Anda yang menggemari kegiatan overclocking, X470 Aorus Gaming 7 WiFi menyedikan fitur Extreme Memory Profile (XMP) dan mendukung kecepatan transfer memori dengan kecepatan hingga DDR4-3600 dalam mode overclocking.

X470 Aorus Gaming 7 WiFi juga masih memudahkan mode overclocking lewat OC Button serta tambahan fitur lainnya seperti POST Code Display, BIOS Selector Switch sekaligus untuk menonaktifkan fitur Dual BIOS. Di bagian I/O panel belakangnya juga disediakan tombol Clear CMOS.

Lanjut ke bagian memori penyimpanan, X470 Aorus Gaming 7 WiFi memiliki dua slot M.2 serta enam port SATA 6Gbps yang mendukung sistem RAID 0, RAID 1, dan RAID 10. Melihat fitur storage yang disediakan, konsumen sudah ccukup memiliki modal awal untuk mengembangkan kapasitas penyimpanan yang besar.

Fitur yang komplit juga Medcom.id dapatkan di bagian panel belakang I/O Port yang di antaranya terdiri dari enam port USB 3.1 Gen1, satu USB 3.1 Gen2 Type-C, satu port USB 3.1 Gen2 Type-A, dua port USB 2.0, port RJ-45 serta tombol Power dan Reset.



Selain itu juga terdapat dua konektor MMCX untuk antena modem WiFi yang dibekali teknologi Intel 11ac 2x2 WAVE2 WiFi, sebagai tambahan motherboard ini juga hadir dengan konektivitas Bluetooth.

Bagaimana Performanya?
Seperti yang diketahui prosesor AMD Ryzen 7 yang hadir dengan huruf "X" mendukung mode OC. Untuk memudahkan pengguna, AMD sudah menyediakan software AMD Ryzen Master Utility 2 yang bisa memantau dan kustomisasi performa setiap core dengan interface yang lebih mudah.

Meskipun begitu, dalam pengujian yang dilakukan Medcom.id kali ini dilakukan dalam mode default untuk melihat performa standar bawaannya. Mengingat harga dan performa yang dijanjikan, tentu pengguna awam yang tidak melakukan overclocking juga tertarik untuk memilikinya.

AMD Ryzen 7 2700X dipasang pada motherboard X470 Aorus Gaming 7 WiFi didukung cooler Wraith Prism dengan dua keping RAM Corsair Vengeance LPX 3200MH (2x8GB) DDR4 Dual Channel dan kartu grafis NVIDIA GTX 1070Ti 8GB.
 
Prosesor AMD Ryzen 7 2700X
RAM  Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
VGA NVIDIA GTX 1070Ti 8GB
Storage Corsair Neutron XTi 240GB
PSU Corsair RM850X
Pendingin AMD Wraith Prism
Monitor  ASUS PB287Q 4K
Mouse Logitech G903
Keyboard Logitech G610 Orion
Headset Logitech G430

Dalam pengujian sintetik benchmark menggunakan software, AMD Ryzen 7 2700X berpadu menghasilkan skor yang tergolong tinggi. Pada pengujian PC Mark 10 diperoleh skor 6864 dan 3D Mark mencapai skor 15565.

Lalu kami lakukan pengujian selanjutnya menggunakan Cinebench 15, diperoleh skor single threading hingga 175 dan multi threading 1768.
 
Benchmark PCMark 10 3DMark Fire Strike Cinebench 15 Single Thread Cimebench 15 Multi Thread
Skor 6684 15565 175 1768

Seluruh skor tersebut bagi kami sudah menunjukkan performa yang tergolong terbaik untuk menunjang kegiatan konten kreator dan gaming. Untuk memastikan pengalaman gaming, kami melakukan pengujian menggunakan tiga game yakni The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of the Singularity: Escalation, dan Far Cry 5.

Kami mencoba memainkan ketiga game tersebut dengan konfigurasi grafis di resolusi 1920 x 1080 dan kualitas grafis rata kanan alias Ultra. Hasilnya ketiga game tersebut mampu berjalan dengan framerate di atas 60fps lancar tanpa stuttering.



Kesimpulan
Melihat hasil performa yang dihasilkan oleh X470 Aorus Gaming 7 WiFi dipadukan dengan prosesor AMD Ryzen 7 2700X membuktikan motherboard besutan Gigabyte ini memang layak berpadu dengan salah satu prosesor bertenaga dari AMD.

Gigabyte X470 Aorus Gaming 7 WiFi cukup menjadi modal awal bagi konsumen menciptakan PC bertenaga untuk kebutuhan gaming sekaligus content creator termasuk enthusiast yang menggemari kegiatan overclocking.

Kelengkapan fitur yang disediakan bisa menjadi modal apabila Anda berniat ke depannya melakukan upgrade pada PC Anda untuk mengikuti kebutuhan dari software maupun game yang akan dirilis ke depannya.

Harganya sendiri USD239,99 atau sekitar Rp3,3 juta. Konsumen bisa merogoh lebih dalam dompet mereka, sementara merek lain dengan spesifikasi dan kelas yang sama berani membanderol harga lebih murah.
 
 
 
X470 Aorus Gaming 7 WiFi
Plus
  • Build quality bagus
  • Tampilan menawan berkat LED RGB dan desain armor
  • Fitur yang komplit
Minus
  • Harga harus lebih bersaing dengan kompetitor



(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.