Review Peripheral

Menjajal Wi-Fi Smart Plug D-Link DSP-W215

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Jumat, 22 Sep 2017 10:19 WIB
d-linkreview peripheral
Menjajal Wi-Fi Smart Plug D-Link DSP-W215
Smart Plug D-Link. (Colin West McDonald / CNET)

Metrotvnews.com, Jakarta: Smart home menjadi salah satu topik yang hangat dibicarakan di tengah tren teknologi Internet of Things. Smart plug bisa menjadi perangkat awal yang Anda beli bagi Anda yang tertarik untuk menciptakan smart home. D-Link Wi-Fi Smart Plug D-Link DSP-W215 menjadi salah satu opsi yang ada di pasar.

Dari bentuknya, terlihat jelas bahwa D-Link mengutamakan fungsi daripada desain. Smart plug D-Link DSP-W215 memiliki bentuk layaknya balok. Bodinya cukup besar, sehingga Anda harus memastikan ruang yang cukup ketika hendak memasangnya. Jika dibandingkan dengan smart plug buatan TP-Link, Smart Plug ini terlihat kurang menarik dari segi desain. 

Sama seperti smart plug TP-Link, D-Link juga menyediakan aplikasi pendamping, yaitu Mydlink Smart Plug, yang kompatibel dengan Android 4.0 dan iOS 6 atau versi lebih baru. Ia bisa kompatibel dengan frekuensi 2,4GHz. Anda bisa mengendalikan hingga 10 smart plug menggunakan satu aplikasi. 

Wi-Fi Smart Plug memiliki tombol power dengan lampu LED sebagai indikator. Lampu itu akan menyala hijau ketika perangkat yang Anda hubungkan ke smart plug berada dalam keadaan menyala. Warna lampu LED ini akan berubah merah ketika Anda hendak melakukan reset.

Saat Anda pertama kali melakukan setup, lampu tersebut akan menyala oranye. Warna oranye juga melambangkan bahwa smart plug tidak terhubung dengan benar ke jaringan. Warna lampu akan berubah menjadi hijau setelah terhubung ke Wi-Fi.



Untuk mengaktifkan smart plug, pertama, pasang smart plug ke colokan listrik, kemudian unduh aplikasinya dan ikuti perintah yang ada di aplikasi.

Di dalam aplikasi, Anda akan mendapatkan 2 opsi terkait pengaktifan smart plug, yaitu WPS setup atau pengaturan manual. Jika router Anda dilengkapi dengan WPS, proses ini cukup mudah. Jika tidak, mau tidak mau Anda harus menggunakan rute setup.

Setelah perangkat terhubung ke Wi-Fi dan Anda atur, Anda akan bisa mengendalikan smart plug via aplikasi pada ponsel. Misalnya, Anda bisa membuat jadwal untuk menyalakan atau mematikan smart plug. Selain itu, Anda juga bisa memeriksa jumlah watt yang diperlukan sebuah lampu. D-Link mengklaim, hal ini dapat membantu Anda menghemat listrik. 

Satu hal yang harus Anda ingat adalah ketika Anda melepas D-Link DSP-W215, maka Anda harus kembali melakukan pengaturan ulang, meski Anda hanya melepas Smart Plug dari colokan untuk waktu singkat. Karena itu, sebaiknya Anda pertimbangkan dengan matang apakah hendak meletakkan smart plug ini sebelum memasangnya. D-Link DSP-W215 dihargai Rp600 ribu. Sebagai perbandingan, smart plug TP-Link dihargai Rp450 ribu. 


(MMI)

Begini Performa Ponsel Selfie Xiaomi Redmi S2
Review Smartphone

Begini Performa Ponsel Selfie Xiaomi Redmi S2

2 weeks Ago

Xiaomi masuk industri smartphone selfie dengan merilis Xiaomi Redmi S2. Begini performanya. …

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.