Review VGA

Gigabyte GeForce RTX 2070, Lumayan dan Banyak Fitur

Cahyandaru Kuncorojati    •    Senin, 14 Jan 2019 16:30 WIB
Gigabyte GeForce RTX 2070, Lumayan dan Banyak Fitur
Gigabyte GeForce RTX 2070.

Jakarta: Setelah mengulas kartu grafis Gigabyte GeForce RTX 2080 Ti Gaming OC, kini kami menjajal anggota keluarga lainnya dari NVIDIA RTX racikan Gigabyte.

Medcom.id menjajal Gigabyte GeForce RTX 2070 yang hadir dengan VRAM 8GB GDDR6. Dari segi tampilannya, Gigabyte GeForce RTX 2070 lebih menarik ketimbang versi RTX 2080 Ti, di bagian kipas pendinginnya.

Bagian depan ketiga baling kipasnya Gigabyte GeForce RTX 2070 terdapat bagian rangka yang melintang diagonal di atasnya kipasnya. Ini ditambah permaiwan warna LED RGB yang terlihat berputar mengikuti ujung baling kipas pendingin.

LED RGB tersebut bisa dikustomisasi dengan beragam warna dan gaya efek menyala. Kesan yang didapatkan dari tampilannya jelas lebih menarik dan mewah dibandingkan Gigabyte GeForce RTX 2080 Ti Gaming OC.



Tiga baling kipas pendingin ini masih mengadopsi teknologi Gigabyte Windforce Stack dengan ukuran 100mm, lebih besar dari Gigabyte GeForce RTX 2080 Ti Gaming OC yang berukuran 82mm.

Namun, kipas pendingin Gigabyte GeForce RTX 2070 ini masih mengadopsi model alternate spinnning, yang arah putaran kipas bagian tengahnya berlawanan arah jarum jam dari dua kipas di kanan dan kirinya.

Ukuran baling kipas yang lebar, fitur alternate spinning, dan heatpipe direct touch dengan GPU dan RAM diklaim Gigabyte mampu memberikan sistem pendingin yang sangat cukup baik. Kipas pendinginnya juga mendukung 3D Active Fan. Baling kipas hanya akan berputar saat suhu cukup tinggi sehingga menyajikan performa senyap.

Gigabyte GeForce RTX 2070 disebutkan hanya mendukung mode multi-view hingga empat output display atau monitor. Namun, kartu grafis ini memiliki I/O Port yang cukup lengkap: tiga  DisplayPort 1.4, tiga port HDMI 2.0b, dan satu port USB Type-C untuk Virtual Link.



Jumlah port yang banyak tersebut mendukung opsi jenis koneksi yang dibutuhkan tergantung monitor yang digunakan. Sayangnya, kartu grafis ini tidak mendukung fitur multi GPU menggunakan NVIDIA SLI.

 

Bagaimana Performanya?


Gigabyte GeForce RTX 2070 memiliki 2304 CUDA core dengan core clock 1770Mhz. Kecepatan tersebut jauh mengalahkan boost clock RTX 2070 versi reference di angka 1620MHz.

Gigabyte GeForce RTX 2070 hadir dengan memory bus 256 bit dengan memory bandwidth 448GBps dan mendukung resolusi maksimal hingga 7680 x 4320 di refreh rate 60Hz.

Medcom.id kemudian melakukan pengujian dengan menggunakan Gigabyte GeForce RTX 2070 pada motherboard ASUS ROG Strix Z390 Maximus XI Extreme yang sudah ditanamkan prosesor Intel Core i9-9900K serta komponen lainnya dari testbed milik Medcom.id.
 
  Testbed Medcom.id
Prosesor  Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
Motherboard  ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
RAM  Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
VGA  Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
Pendingin  Noctua NH-U21S
Storage Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
PSU  Corsair RM 850X
Monitor  ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
Mouse Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
Mousepad Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
Keyboard Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
Headset Corsair HS60, Corsair HS70

Medcom.id melakukan pengujian dalam mode default untuk mengetahui performa bawaannya. Pengujian pertama dilakukan lewat 3DMark Fire Strike. Tercatat bahwa skor pengujian ini mencapai 19.508 poin.

Pengujian selanjutnya adalah dengan memainkan game kelas AAA di resolusi 1920 x1080 di kualitas grafis tingkat Ultra. Game yang digunakan adalah Ashes of Singularity: Escalation, The Witcher 3: Wild Hunt, Far Cry 5, dan Assassin's Creed Odyssey.

Dari pantauan Medcom.id, Gigabyte GeForce RTX 2070 mampu menyajikan framerate diatas 60 fps. Termasuk pada game Ashes of Singularity: Escalation yang menjadi game benchmark yang dikenal cukup berat.



Gigabyte GeForce RTX 2070 mampu menampilkan framerate rata-rata 68fps untuk game tersebut. Sementara untuk game AAA terkini seperti Assassin's Creed Odyssey mampu menyajikan frame rate terendah di 37 fps dengan rata-rata di 65fps.


Kesimpulan
Mengingat Gigabyte GeForce RTX 2070 merupakan kartu grafis pertama RTX 2070 yang diuji Medcom.id maka sejauh ini belum ada kartu grafis yang bisa dijadikan perbandingan.

Namun melihat skor pengujian Gigabyte GeForce RTX 2070 bisa diambil kesimpulan bahwa kartu grafis ini sudah menyajikan performa frame rate di atas 60fps dengan mudahnya. Sangat bsa diandalkan untuk bermain game di kualitas grafis ultra.

Dari segi tampilannya Gigabyte GeForce RTX 2070 lebih menarik dari versi RTX 2080 meskipun masih membawa fitur yang tidak jauh berbeda. Gigabyte GeForce RTX 2070 dari pantauan Medcom.id di beragam e-commerce ditawarkan dengan harga sekitar Rp9-10 juta.
 
 
Gigabyte GeFroce RTX 2070
Plus
  • Tampilan lebih menarik dibandingkan versi RTX 2080 Ti
  • Performa memuaskan
  • Port display output banyak
Minus
  • Tidak mendukung SLI

(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.