Review Laptop

HP Spectre x360, Ringkas dan Serbaguna

Riandanu Madi Utomo    •    Rabu, 10 May 2017 22:03 WIB
review laptop
HP Spectre x360, Ringkas dan Serbaguna
HP Spectre x360

Metrotvnews.com, Jakarta: Masih ingat dengan HP Elite X2 yang telah kami ulas akhir tahun lalu? Dalam artikel ulasannya, kami secara gamblang menyebutkan Elite X2 merupakan alternatif Microsoft Surface Pro yang memang tidak hadir secara resmi di Indonesia.

Lalu bagaimana jika Anda menginginkan Microsoft Surface Book yang lebih memiliki bentuk seperti ultrabook? HP juga punya solusinya. Sambut HP Spectre x360 yang kali ini kami nobatkan sebagai alternatif Surface Book.



Meski demikian, Spectre x360 memiliki bentuk yang jauh berbeda dari Surface Book. Ia merupakan convertible ultrabook, dimana layarnya bisa ditekuk hingga 360 derajat. Dengan demikian, Spectre x360 bisa digunakan dalam berbagai mode penggunaan, mulai dari mode ultrabook bahkan hingga menjadi tablet.

Spectre x360 juga berkebalikan dengan Elite X2 yang lebih seperti "tablet rasa ultrabook". Perangkat ini bisa dikatakan sebagai "ultrabook rasa tablet".



Fungsi sebagai ultrabook adalah andalannya. Spectre x360 tampil sangat kokoh meski bodinya juga sangat ringkas. Ketebalannya hanya 13,8mm dan bobotnya hanya 1,3Kg saja. Kombinasi bodi yang ringkas dan kokoh tersebut membuat Spectre x360 sangat mudah dibawa kemana-mana. Salah satu kunci mobilitas pada ultrabook ini adalah penggunaan layar 13,3 inci. 

Layar tersebut juga memiliki fitur touch screen. HP bahkan melengkapi paket penjualannya dengan sebuah pena khusus dari Wacom. Sayangnya, pena tersebut memiliki tombol yang sulit diraba sehingga seringkali mempersulit kami jika ingin menekan tombol tersebut tanpa harus melihat lokasinya terlebih dulu. Layar Spectre x360 yang kami uji kali ini menggunakan resolusi 4K. Kualitasnya warnanya cukup bagus, bahkan bisa kami andalkan untuk mengedit foto.



Fitur pada Spectre x360 juga tergolong sangat lengkap untuk ukuran sebuah ultrabook ringkas. Ia telah dilengkapi dengan dua port USB Type-C, yang salah satunya juga berperan sebagai konektor power ke adapter. Yang paling menarik adalah keberadaan USB 3.1 Type-A yang masih terdapat di bagian sisi Spectre x360. Dengan demikian, Anda tidak perlu menggunakan converter tambahan untuk mengakses berbagai perangkat yang masih menggunakan USB Type-A.

Bagaimana dengan performanya?

Ditenagai oleh prosesor Intel Core "Kaby Lake" i7-7500U dan didukung oleh RAM sebesar 16GB, Spectre x360 merupakan salah satu ultrabook paling bertenaga yang tersedia saat ini. Hasil pengujian menggunakan PCMark 8 menunjukkan Spectre x360 mampu menghasilkan skor 2913 poin pada mode penggunaan baterai. Performa tersebut cukup kencang dan sudah bisa mendukung berbagai kebutuhan mulai dari hanya mengetik, browsing, bahkan hingga menonton video 4K.



Performanya juga didongkrak sangat tajam berkat penggunaan penyimpanan M.2 NVMe SSD sebesar 1TB. Selain lega, penyimpanan tersebut mampu menghadirkan kecepatan baca dan tulis yang sangat tinggi. Hal tersebut juga yang membuat Spectre x360 mampu menyala dengan sangat cepat, bahkan bisa menjalankan aplikasi yang cukup berat seperti Adobe Photoshop CC dan Lightroom CC secara bersamaan dengan lancar.

Dari segi grafis, Spectre x360 memang hanya bisa digunakan untuk kebutuhan multimedia standar. Ia tidak tampil dengan chip grafis terpisah, sehingga penggunaan untuk gaming sangat terbatas. Meski demikian, bukan berarti Anda tidak bisa bermain game sama sekali di Spectre x360.

Ditenagai oleh chip grafis terintegrasi Intel HD Graphics 620, ultrabook ini masih bisa digunakan untuk bermain game ringan seperti Interplanetary. Beberapa game lama seperti Civilization V juga bisa dimainkan dengan sangat lancar.



Kemampuan grafisnya yang cukup baik untuk sebuah ultrabook juga diperlihatkan pada pengujian menggunakan 3DMark Cloud Gate. Spectre x360 berhasil menorehkan skor 6750 poin. Skor tersebut tergolong besar untuk sebuah ultrabook. Tidak heran jika berbagai aplikasi 3D standar masih bisa dijalankan dengan sangat lancar.

Kesimpulan

Jika Anda adalah pekerja mobile yang membutuhkan ultrabook bertenaga, serba guna, dan ringkas, Spectre x360 bisa jadi adalah jawaban yang tepat. Ultrabook ini hadir dengan fitur yang tergolong sangat lengkap dan sangat ringkas untuk dibawa kemana-mana. Daya tahan baterainya juga sangat bagus dengan ketahanan 5 hingga 6 jam penggunaan dalam kondisi WiFi menyala.

Spectre x360 juga semakin menarik karena ia memiliki port USB Type-A serta pena khusus yang memudahkan Anda dalam bekerja. Minusnya, tombol pada pena tersebut sulit dikenali dengan rabaan jari. Selain itu, Spectre x360 juga tidak memiliki pembaca kartu memori sehingga Anda harus menggunakan perangkat tambahan terpisah.
 
  HP Spectre x360
Ukuran Layar  13,3 inci 4K
Prosesor Intel Core i7-7500U @2,4 GHz
GPU Intel HD Graphics 620
RAM 16GB
Penyimpanan  512TB SSD
Baterai 6 jam penggunaan dalam mode hemat daya + WiFi
Harga Mulai dari Rp18 juta
 

HP Spectre x360

 

8,8

  • Ringkas dan kokoh
  • Baterai tahan lama
  • Layar jernih, warna cukup akurat
  • Masih punya USB Type-A
  • Tombol pada pena sulit dikenali oleh rabaan jari
  • Tidak ada pembaca kartu memori



(MMI)

ASUS Zenfone Max Pro M1, Pas untuk yang Suka Main Game Bareng
Review Smartphone

ASUS Zenfone Max Pro M1, Pas untuk yang Suka Main Game Bareng

1 day Ago

Menjual daya tahan baterai yang awet dengan kebutuhan mobile gaming adalah perpaduan yang pas.

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.