Review Peripheral

D-Link DCS-5030L, Kamera Pengawas Mungil dan Pintar

Cahyandaru Kuncorojati    •    Senin, 16 Jul 2018 17:12 WIB
D-Link DCS-5030L, Kamera Pengawas Mungil dan Pintar
D-Link DCS-5030L.

Jakarta: Ketersediaan jaringan internet di setiap rumah kini membuat penghuni bisa lebih tenang meninggalkan rumah mereka dengan tetap berada di pengawasan kamera yang terhubung ke internet.

Hal ini mendorong semakin banyak orang yang berminat menggunakan kamera pengawas atau CCTV untuk rumah mereka, dengan ukuran yang mungkin mungil sehingga tidak terlalu mengundang perhatian.

D-Link beberapa waktu lalu baru saja merilis produk terbarunya yakni DCS-5030L kamera pengawas dengan fitur lengkap dan mendukung konektivitas WiFi. Medcom.id yang sudah menjajal produk ini menilai kamera D-Link DCS-5030L sangat praktis digunakan.

Untuk konektitivitasnya, D-Link DCS-5030L menyediakan port RJ-45 untuk koneksi Ethernet, tapi yang paling memudahkan adalah tersedianya dukungan Wi-Fi, jadi Anda tidak perlu menarik dan mengatur jalur kabel internet untuk terhubung ke produk ini melainkan cukup menyiapkan jaringan sumber daya listrik.

Anda cukup mengikuti panduan singkat mengaktifkannya dan menghubungkannya ke layanan Mydlink yang bisa diakses lewat perangkat mobile seperti smartphone maupun laptop atau PC lewat peramban internet.



Anda hanya akan diminta untuk login ke akun Mydlink. Apabila sudah pernah memiliki dan menggunakan perangkat D-Link lainnya dan menambahkan perangkat D-Link DCS-5030L ke dalam daftar perangkat yang nantinya bisa dikustomisasi lewat layanan Mydlink.

Fitur dan konfigurasi untuk produk D-Link DCS-5030L sama-sama bisa dilakukan lewat aplikasi mobile Mydlink maupun situsnya lewat peramban internet di laptop atau PC, tampilannya tidak ada yang berbeda termasuk tombol navigasi kameranya.

D-Link DCS-5030L memiliki sebuah kamera dengan sensor CMOS yang mampu berputar ke sisi kanan dan kiri (pan) hingga sudut 340 derajat dan berputar ke atas maupun ke bawah (tilt) hingga sudut 120 derajat.



Kameranya juga mampu menangkap gambar dengan sudut pandang yang cukup lebar yakni 110 derajat field of view bahkan mendukung pembesaran gambar atau zoom hingga empat kali digital zoom. Kameranya juga mendukung mode malam dengan bantuan LED infrared hingga jarak lima meter.

Berdasarkan spesifikasi yang disebutkan D-Link, D-Link DCS-5030L bisa menyajikan resolusi video dengan tiga jenis kualitas yakni 1280 x 720 (HD), 640 x480, dan 320 x 240 di 30 frame per detik. Menurut Medcom.id, hasil gambar videonya masih sangat bagus termasuk dalam mode malam.

Apabila Anda mengakses kamera ini dari jarak jauh atau jaringan internet yang berbeda antara perangkat kendali dan kamera tentunya akan ada terjadi perbedaan kecepatan, termasuk suara yang diterima lewat mikrofon yang ada di kamera D-Link DCS-5030L.

Mikrofon ini juga berfungsi mendukung salah satu fitur menarik D-Link DCS-5030L, yaitu sensor suara. Jadi kamera ini secara otomatis akan mengarahkan fokusnya ke sumber bunyi yang Anda juga bisa atur tingkat intensitas volume bunyi tersebut agar D-Link DCS-5030L otomotasi mencari arah sumber suara.



Apabila Anda mengaktifkan fitur tersebut maka Anda juga bisa memilih pengaturan untuk mendapatkan notifikasi apabila D-Link DCS-5030L mendeteksi sebuah suara. Fitur yang serupa juga berlaku pada fitur sensor gerak di D-Link DCS-5030L .

D-Link DCS-5030L juga menyediakan fitur secara otomatis memfokuskan kameranya ke arah objek yang bergerak dan memberikan notifikasi ke Anda. Anda akan diberikan pengaturan fokus area yang menjadi titik fokus otomatis apabila D-Link DCS-5030L mendeteksi objek bergerak yang tertangkap kameranya.

Pada bagian belakang D-Link DCS-5030L, Anda akan menemukan sebuah slot untuk kartu MicroSD. Fungsinya adalah D-Link DCS-5030L bisa memanfaatkan kartu MicroSD sebagai media penyimpanan local recording foto maupun video.

Apabila Anda mengakses lewat aplikasi mobile Mydlink di smartphone atau peramban internet di laptop atau PC maka proses perekaman foto dan video bisa dilakukan dan disimpan di kedua jenis perangkat tersebut.


Kesimpulan
Medcom.id menilai D-Link DCS-5030L merupakan kamera pengawas yang sangat praktis dan mudah digunakan. Bentuknya yang mungil tentu tidak terlalu menarik perhatian dan memakan ruang saat proses pemasangan di sudut ruangan atau bagian yang agak sempit.

Ditambah dukungan koneksi Wi-Fi membuat D-Link DCS-5030L semakin mudah dipasang. Fiturnya juga cukup lengkap untuk sebuah kamera pengawas yang terlihat sederhana, tersedia sensor suara dan gerakan yang bisa mengirimkan notifikasi ke penggunanya.

Kemampuan kameranya untuk dikontrol lewat aplikasi dan melakukan perbesaran gambar serta resolusi video yang dihasilkan sudah cukup memuaskan. Harga D-Link DCS-5030L di rentang Rp1,5 juta hingga mendekati Rp2 juta. Menurut kami D-Link DCS-5030L bisa dijadikan pilihan.

 
 
D-Link DCS-5030L
Plus
  • Desain mungil
  • Pemasangan mudah, mendukung koneksi WiFi
  • Kualitas foto dan video cukup baik
  • Bisa dikendalikan lewat aplikasi mobile
  • Fitur sensor suara dan gerakan
Minus
  • Desain biasa saja

 
(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.