Review Smartphone

Lenovo A7000 Plus, Perubahannya Minor Tapi Penting

Insaf Albert Tarigan    •    Selasa, 10 Nov 2015 15:55 WIB
review gadget
Lenovo A7000 Plus, Perubahannya Minor Tapi Penting
Lenovo A7000 Plus menawarkan RAM 2GB, Penyimpanan 16GB dengan harga yang terjangkau.

Metrotvnews.com, Jakarta: Lenovo Indonesia menghadirkan ponsel pintar A7000 pada Mei 2015. Hanya dalam rentang waktu sekitar empat bulan, tepatnya pada bulan September, mereka memperbarui produk ini dengan merilis A7000 Plus atau A7000 Special Edition. Peningkatannya tergolong minim dibanding seri sebelumnya, tetapi esensial buat pengguna. Berikut ulasan kami selengkapnya.


Desain

Secara garis besar, tak ada perbedaan desain antara Lenovo A7000 dan A7000 Plus. Bagian penutup belakangnya masih menggunakan material yang sama, yaitu plastik yang dilapis dengan warna hitam doff. Penggunaan doff pada bagian ini cukup meningkatkan grip saat memegang ponsel yang menggunakan layar 5,5 inci ini.

A7000 Plus menempatkan tombol Volume dan Power pada sisi kanan; konektor audio dan microUSB pada bagian atas. Ponsel ini masih menjalankan OS Android 5.0 Lollipop dengan antarmuka VIBE UI. Untuk meningkatkan kenyamanan pengguna, Lenovo memperbarui resolusi layar A7000 Plus menjadi Full HD 1080 x 1920 pixel, sedangkan A7000 hanya  720x1280 pixel (267 ppi). Dengan demikian, gambar A7000 Plus lebih jernih dan tajam.
 

Software & Antarmuka

Lenovo A7000 Plus yang dikenal juga sebagai K3 Note di Tiongkok masih menggunakan antarmuka VIBE UI buatan Lenovo. Anda yang sudah pernah menggunakan produk Lenovo pasti sudah tak asing dengan tampilannya yang khas dan sederhana. Seperti MIUI, VIBE UI meniadakan laci aplikasi, sehingga semua aplikasi bisa diakses dari beranda

Lenovo menyediakan Pusat Tema untuk mengganti Tema, gambar layar saat terkunci dan mengatur nada dering. Walau tak banyak pilihan, opsi yang tersedia di Pusat Tema cukup menarik. Menurut saya, sudah saatnya Lenovo membuka Pusat Tema ini agar pengguna bisa memasukkan hasil karya mereka. Cara semacam ini sudah terbukti sukses di MIUI, juga desain stiker di BlackBerry dan LINE.

Salah satu yang saya suka dari A7000 Plus, juga produk Lenovo lainnya, ia tak dibebani banyak aplikasi bawaan. Dibanding ASUS, Lenovo terlihat lebih menahan diri untuk membenamkan aplikasi buatan sendiri atau titipan pihak ketiga di produk mereka. Lenovo hanya memasukkan tiga aplikasi khas mereka, SHAREit, SYNCit, dan CLONEit. 

Beberapa fitur A7000 Plus yang cukup berguna antara lain, Manajemen Zona Aman. Anda dapat memisahkan aplikasi pribadi dan melindunginya dengan password, sehingga tak bisa diakses orang lain. Fitur ini penting untuk mereka yang kerap berbagi ponsel dengan anaknya.

Fitur Manager Daya juga cukup lengkap. Kita bisa memilih berbagai pengaturan agar dalam keadaan baterai kritis, kita bisa memastikan agar aplikasi yang betul-betul berguna saja yang dapat aktif tersinkronisasi.

Ponsel ini juga menyediakan fitur pintasan, misalnya ketk layar dua kali untuk mengaktifkan dan menidurkan perangkat, atau menekan tombol volume dua kali untuk mengambil gambar.



 

Kamera

Komponen kamera termasuk bagian yang mendapat peningkatan pada A7000 Plus. Kamera utamanya kini beresolusi 13MP, naik dari 8MP pada seri sebelumnya, sedangkan kamera depannya tetap beresolusi 5MP.




Untuk ponsel sekelasnya, saya cukup puas dengan hasil jepretan A7000 Plus. Kebetulan, saat menguji A7000 Plus, saya juga sedang menggunakan Xiaomi Redmi 2 Prime. Menurut saya, hasil kamera keduanya cukup memuaskan. Namun, tentu saja, pemotretan dalam keadaan minim cahaya tak bisa dibandingkan dengan ponsel kelas atas.



Lenovo A7000 Plus juga cukup menyenangkan digunakan untuk selfie karena dilengkapi fitur beautify yang otomatis membuat wajah Anda lebih halus.



 

Performa & Baterai

Komponen berikutnya yang juga ditingkatkan Lenovo pada A7000 Plus adalah prosesor, RAM dan penyimpanan. Ponsel ini diperkuat prosesor MediaTek MT6572 @1,7 GHz octa-core. Prosesor tersebut berpasangan dengan RAM 2 GB dan memori internal 16 GB (ditambah dukungan slot Micro SD hingga 32GB). 

Berdasarkan pengamatan saya, sebanyak 1GB RAM sudah terpakai untuk menjalankan sistem. Dengan demikian, tersisa 1GB untuk membuka berbagai aplikasi. Lenovo A7000 Plus menyediakan dua slot kartu SIM dan sudah dapat mengakses 4G LTE di frekuensi 1800 MHz, yang sayangnya belum bisa diakses di seluruh daerah, termasuk Jakarta. Adapun kapasitas baterainya masih sama, yakni sebesar 2.900mAh. 

Peningkatan kapasitas penyimpanan internal menjadi 16GB patut diapresiasi karena ukuran aplikasi saat ini juga terus meningkat. Pengguna yang memakai ponsel dengan penyimpanan 8GB seringkali kesulitas saat harus memperbarui aplikasi karena kelebihan muatan penyimpanan. Kita tahu, kebanyakan aplikasi tak bisa disimpan atau dipindahkan ke memori eksternal.

Bagaimana performa A7000 Plus secara keseluruhan dan perbandingannya dengan para pesaingnya? Harus diakui, ponsel kelas menengah ini tak terlalu mengesankan ketika dipakai untuk bermain game berat semacam Asphalt 8 dengan pengaturan grafis High. Ia hanya mampu berjalan dengan rata-rata 14fps. Tentu, kita masih bisa menyesuaikan grafis ke level menengah atau rendah. Walau demikian, performanya tergolong tinggi di kelasnya, bahkan dibanding Xiaomi Mi 4i sekalipun.

Di pasar ponsel kelas menengah, terlihat jelas strategi Lenovo berhasil mengimbangi bahkan melampaui Xiaomi. Pilihan produk Lenovo yang dijual khusus melalui toko daring kini lebih lengkap dibanding Xiaomi. Karena itu, tak heran jika menurut data IDC, Lenovo kini menguasi pasar penjualan ponsel secara daring di Indonesia.





 

Kesimpulan

Keputusan Lenovo untuk merilis A7000 Plus sudah tepat, walau rentang waktunya relatif dekat dengan A7000. Dengan selisih harga sekitar Rp400 ribu, ponsel ini cukup masuk akal jadi pilihan konsumen yang menginginkan ruang penyimpanan lebih besar dari 8GB.

Secara performa, tak ada perbedaan signifikan antara A7000 Plus dengan pendahulunya. Walau demikian perubahan minor pada ponsel ini: kapasitas penyimpanan, resolusi layar, dan kamera cukup penting dan berperanguh langsung terhadap pengalaman penggunaan dan juga kebutuhan konsumen.

Performa A7000 Plus sangat memuaskan untuk di kelasnya. Bahkan, pengujian dengan aplikasi benchmark menunjukkan performanya setara dengan ponsel berharga 4 jutaan dari merek lain. Tentu saja, selain performa, masih banyak faktor lain yang menjadi pertimbangan konsumen ketika memilih suatu produk. 
 
  Lenovo A7000 Lenovo A7000 Special Edition
Prosesor MediaTek MT6752m @1,5 GHz octa-core, Mali-T760MP2 MediaTek MT6752 @ 1.7GHz octa-core, GPU Mali-T760 
RAM 2 GB 2 GB
Memori 8 GB 16 GB
Kamera 8 MP (belakang), 5 MP (depan) 13 MP (belakang), 5 MP (depan)
Dimensi 152,6 x 76,2 x 8 mm 152.6 x 76.2 x 7.99 mm
OS Android 5.0 Lollipop 5.0 Lollipop
Layar 5,5-inci, 720x1280 pixel 5.5-inch, IPS Full HD 1080 x 1920 pixel
Baterai Removable Li-Po 2.900 mAh 2.900 mAh
Harga Rp1.999.000 Rp2.399.000 
 

Lenovo A7000 Plus

 

7

  • Performa cukup bagus
  • Sedikit bloatware
  • Pilihan tema minim



(ABE)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.