Review Smartphone

Galaxy Note 9, Penyempurnaan Premium dari Samsung

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Selasa, 18 Sep 2018 10:21 WIB
samsungreview gadget
Galaxy Note 9, Penyempurnaan Premium dari Samsung
Galaxy Note 9.

Jakarta: Tahun lalu, Samsung menuai pujian dengan Galaxy Note 8 buatannya. Kedua smartphone itu dianggap hampir sempurna. Lalu, bagaimana Samsung memberikan upgrade pada smartphone premium mereka tahun ini? 

Samsung tidak memberikan banyak upgrade pada Galaxy Note 9. Sebagai gantinya, mereka kini ada dalam tahap penyempurnaan dari smartphone premium mereka. 

 

Desain

Desain Galaxy Note 8 mendapatkan pujian, baik dari para pengguna ataupun reviewer. Ketika itu, kelemahan yang ada bukanlah hal besar, seperti letak sensor sidik jari yang agak aneh. Kini, Samsung menyempurnakan desain dari Galaxy Note mereka. Mereka mengubah letak sensor sidik jari menjadi di bawah dua kamera belakang. 

Ini menempatkan sensor pada bagian tengah ponsel, sehingga ia bisa dijangkau dengan mudah baik ketika Anda berusaha untuk menjangkaunya dengan tangan kanan atau tangan kiri.

Di sebelah kamera, Anda akan menemukan sensor detak jantung. Ini bisa Anda gunakan ketika Anda mengaktifkan aplikasi seperti Samsung Health, memungkinkan Anda mengetahui kesehatan Anda. 



Pada bagian bawah, Anda akan menemukan port charger di tengah dan tempat untuk stylus pada sebelah kanan. Kali ini, tidak ada lagi masalah seperti Galaxy Note 5 yang bisa menyebabkan kerusakan pada ponsel jika Anda memasukkan stylus dengan terbalik.

Tombol power bisa Anda temukan pada bagian kanan ponsel sementara pada bagian kiri, Anda akan menemukan tombol volume dan tombol Bixby.

Sejujurnya, tombol bixby ini justru mengganggu karena saya jarang menggunakan asisten virtual buatan Samsung itu dan saya sering salah menekannya, mengira tombol itu sebagai tombol volume. 



Secara keseluruhan, Galaxy Note 9 sedikit lebih besar dari Galaxy Note 8. Saya sendiri jarang menggunakan Note 9 dengan satu tangan untuk waktu lama karena layarnya yang besar walau ponsel ini nyaman untuk digunakan dengan dua tangan. Dan seri Note dari Samsung memang ponsel yang mendorong penggunanya untuk menjadi lebih produktif. 

Seperti smartphone premium buatan Samsung beberapa tahun belakangan, Galaxy Note 9 memiliki bodi dengan rangka metal dan bodi kaca. Ini membuatnya terasa solid ketika dipegang dan terlihat mewah. Hanya saja, jika Anda tidak menggunakan casing untuk ponsel ini, bodinya akan terasa licin. Percayalah, Anda tidak ingin menjatuhkan ponsel ini. 



Galaxy Note 9 juga memiliki sertifikasi IP68, yang membuatnya bisa dimasukkan ke dalam air hingga ke dalaman 1,5 meter selama maksimal 30 menit. 

 

Antarmuka 

Samsung memiliki antarmuka sendiri. Tentu saja, semua berjalan dengan lancar pada Galaxy Note 9. Samsung juga memiliki Game Tools yang akan membuat pengalaman bermain Anda menjadi lebih baik.

Melalui Game Tools, Anda bisa mematikan notifikasi ketika Anda sedang bermain. Selain itu, Anda juga bisa memastikan bahwa tombol Home, Back dan Recent Apps menjadi non-aktif ketika Anda sedang bermain. 

Saya merasa Game Tools sangat berguna ketika saya sedang bermain. Karena tanpa fitur Navigation Button Lock, saya sering secara tidak sengaja kembali ke Home ketika sedang bermain.  



Melalui Game Tools, Anda juga akan bisa merekam video ketika Anda sedang bermain dengan lebih mudah.

Selain Game Tools, satu fitur lain yang menarik pada Galaxy Note 9 adalah Apps Edge. Fitur ini sebenarnya telah muncul pada beberapa smartphone premium Samsung sebelum ini. Namun, fitur ini tetap relevan sampai sekarang.

Smartphone Samsung memiliki sisi kanan dan kiri yang agak melengkung. Jika Anda mengusap bagian sisi ponsel, maka Anda akan masuk ke menu Apps Edge, memudahkan Anda untuk mengakses aplikasi yang sering Anda gunakan. 

Samsung juga menambahkan fitur App Pair untuk memudahkan Anda membuka dua aplikasi sekaligus. Ini cukup berguna mengingat layar Galaxy Note 9 sangat lega, sehingga ponsel ini memang enak untuk digunakan untuk membuka dua aplikasi sekaligus. 



Samsung juga melengkapi Galaxy Note 9 dengan fitur seperti Live Message, Smart Select, Screen Write dan Translate. Fitur Live Message memungkinkan Anda untuk menulis pesan yang akan muncul sebagai GIF. Sementara Screen Write, seperti namanya, memungkinkan Anda untuk menulis langsung padaa layar. 

Dengan Translate, Anda bisa mengetahui arti dari sebuah kata dengan membiarkan S-Pen hover di atas kata tersebut. Sayangnya, Anda sudah harus mengatur bahasa asal yang ingin Anda terjemahkan.

Jadi, misalnya saya mengatur penerjemahan dari bahasa Inggris ke bahasa Indonesia, ketika saya membiarkan S-Pen hover di atas kata non-Inggris, maka hasil terjemahan tidak akan sesuai. 



Sama seperti Galaxy Note 8, Anda juga bisa langsung menulis catatan pada layar Always-On ketika Anda mencabut S-Pen dari tempatnya. Catatan ini bisa Anda pin ke layar atau Anda simpan langsung ke aplikasi Samsung Notes.

Saya sering menggunakan fitur ini. Secara default, warna tulisan adalah kuning dengan latar belakang hitam, membuat tulisan tampil mencolok. Sayangnya, ketika saya menyimpannya di Notes, latar belakang tulisan akan berubah menjadi warna putih, membuat warna kuning dari tulisan menjadi kurang terlihat kontras. 

 

Kamera

Kamera Galaxy Note 9 sama seperti Galaxy S9+. Lensa kedua pada ponsel memiliki aperture yang lebih besar sehingga ponsel bisa mengambil foto di tempat yang kurang cahaya dengan lebih baik. Dan memang, hasil foto dari Galaxy Note 9 sangat baik. 





Gambar yang dihasilkan oleh Galaxy Note 9 tetap terlihat cukup tajam bahkan ketika saya melakukan zoom. Selain itu, kamera juga bisa menangkap foto dari objek yang bergerak cepat, seperti mobil. 



Foto zoom pada siang hari. 



Selain itu, Galaxy Note 9 juga bisa mengambil foto dengan efek Bokeh atau latar belakang yang mengabur. Ponsel ini juga tetap bisa mengambil foto dengan efek Bokeh ketika Anda mengambil selfie meski ia hanya memiliki satu kamera depan.





Menariknya, saya tetap bisa mengambil foto selfie dengan efek Bokeh bahkan ketika keadaan remang-remang, walau kualitas hasilnya jauh lebih rendah daripada ketika Anda mengambil foto dengan cahaya terang. 




Foto zoom pada malam hari. 





Foto Selfie Bokeh pada malam hari. 

Sama seperti ponsel kebanyakan, Samsung juga memiliki fitur seperti AR Moji. Fitur ini memungkinkan Anda untuk membuat avatar dari diri Anda.

Setelah mengambil foto wajah, Anda bisa menyesuaikan tampilan avatar dengan memilih warna kulit, gaya rambut, warna rambut hingga baju yang dipakai dan aksesori seperti kacamata. Uniknya, Samsung menyediakan pilihan avatar dengan hijab untuk wanita. 



Memang, hal ini sempat menjadi pertanyaan untuk Samsung ketika peluncuran Galaxy S9, mengingat Indonesia adalah negara dengan mayoritas Muslim.

Setelah mengambil foto dan memilih tampilan avatar, ponsel akan membuat 36 emoji yang didasarkan pada avatar Anda. Anda bisa menggunakan avatar ini untuk mengekspresikan diri dengan lebih baik. 

 

Performa & Baterai

Samsung biasanya menyediakan dua varian untuk smartphone kelas premiumnya. Satu varian yang menggunakan Qualcomm Snapdragon terbaru dan satu varian lain yang menggunakan prosesor Exynos buatannya sendiri. Indonesia biasanya mendapatkan varian Exynos. 

Memang, dari segi raw power, versi dengan Exynos memiliki daya komputasi yang lebih rendah. Namun, ketika saya menggunakan Galaxy Note 9 selama tiga minggu, saya tetap bisa melakukan berbagai tugas dengan lancar, bahkan ketika saya membuka dua aplikasi sekaligus. 

Saya juga sempat menggunakan Galaxy Note 9 untuk memainkan Asphalt 9: Legends, Fortnite dan PUBG. Ketiganya bisa dimainkan dengan pengaturan grafik paling tinggi tanpa masalah. Bodi Galaxy Note 9 juga tidak menjadi panas ketika digunakan untuk bermain dalam waktu lama. 

Anda bisa melihat perbandingan hasil benchmark pada grafik di bawah. 



Memang pada pengujian tertentu, nilai Galaxy Note 9 masih lebih rendah dari pesaingnya. Meskipun begitu, spesifikasi Galaxy Note 9 sudah cukup baik untuk menawarkan performa yang memuaskan. 

Dari segi baterai, Galaxy Note 9 bisa bertahan selama lebih dari 10 jam ketika diuji menggunakan PCMark. Untuk penggunaan sehari-hari, daya baterai dari ponsel ini sudah lebih dari cukup. Di bawah ini adalah hasil benchmark dari pengujian baterai.



Seperti yang bisa Anda lihat, Galaxy Note 9 hanya dikalahkan oleh ASUS ZenFone 5Z. Meskipun begitu, pada akhirnya, semua tergantung pada cara Anda menggunakan smartphone. 

Tahun ini, tidak banyak perubahan yang Samsung tanamkan pada Galaxy Note 9. Mereka banyak memfokuskan fitur baru pada S-Pen. Kini, S-Pen bisa digunakan untuk membuka aplikasi seperti kamera, mengambil foto atau berfungsi layaknya clicker ketika Anda melakukan presentasi. Selama saya menggunakan Galaxy Note 9, saya jarang menggunakan fitur-fitur baru tersebut. 

Satu upgrade lain yang Samsung pasang pada Galaxy Note 9 adalah memori internal. Samsung menyediakan dua opsi memori internal, yaitu 128GB dan 512GB. Galaxy Note 9 masih memiliki slot hibrida, yang memungkinkan Anda memasang kartu SIM dengan kartu SD card. 

 

Kesimpulan

Galaxy Note 9 memberikan pengalaman penggunaan yang memuaskan. Tidak heran, Samsung sudah menyempurnakan formula seri Galaxy Note selama delapan tahun. Tahun ini, tidak banyak perubahan berarti yang Samsung tambahkan pada Galaxy Note 9. 

Jika Anda adalah pemilih Galaxy S9 atau Galaxy Note 8, Anda mungkin sebaiknya menunggu hingga Samsung merilis smartphone premium baru dengan fitur baru yang lebih menarik. Namun, jika smartphone premium Anda sudah mulai terasa usang, Galaxy Note 9 menjadi pilihan menarik bagi Anda yang ingin mengejar produktivitas. 
 
  Samsung Galaxy Note 9
Prosesor Exynos 9810
RAM 6GB
OS Android 8.1 Oreo
GPU Mali-G72 MP18
Memori Internal 129GB
Kamera 12MP (wide) + 12MP (telephoto) (belakang) + 8MP (depan)
Baterai 4.000 mAh
Layar 6,4 inci Super AMOLED Quad HD+ (2960 x 1440)
Harga Rp13.499.000
 
 
9.1
Samsung Galaxy Note 9
Plus
  • Desain cantik
  • Performa dan kamera yang memuaskan
  • Memori lega
  • S Pen punya banyak fungsi
Minus
  • Desain tidak jauh berbeda dari Galaxy Note 8



(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.