Review Router

Synology RT1900AC, Unggulkan Fitur dan Software

Riandanu Madi Utomo    •    Senin, 21 Aug 2017 21:37 WIB
review peripheral
Synology RT1900AC, Unggulkan Fitur dan Software
Synology RT1900AC

Metrotvnews.com, Jakarta: Tidak banyak router WiFi di pasar yang memiliki fitur sangat lengkap untuk kebutuhan rumah atau kantor. Kebanyakan router WiFi mengandalkan performa atau kecepatan transfer data. Namun, jarang sekali router yang menawarkan fitur tambahan seperti manajemen perangkat dan jaringan, penjadwalan penggunaan, atau bahkan berperan sebagai server khusus.

Itulah yang ingin ditawarkan oleh Synology pada router WiFi RT1900AC kali ini. Sesuai dengan namanya, router ini sudah menggunakan teknologi jaringan 802.11ac yang sudah menjadi standar kebanyakan router saat ini. Selain itu, router ini juga telah dilengkapi dengan fitur frekuensi dual band 2,4GHz dan 5GHz dengan kecepatan kombinasi maksimal 1900Mbps.



Secara desain, bodi Synology RT1900AC juga tergolong unik. Router ini bisa ditempatkan dengan berbagai posisi, mulai dari mendatar, miring 45 derajat, hingga berdiri tegak lurus. Router ini juga memiliki sistem mounting khusus sehingga bisa ditempel di dinding atau permukaan lainnya, serta dilengkapi tiga antena untuk mentransmisikan sinyal.

Secara spesifikasi, router ini tergolong memiliki komponen yang sangat memadai. Ia ditenagai oleh prosesor dual core 1GHz dan dilengkapi oleh RAM sebesar 256MB. Sementara jumlah perangkat yang bisa terkoneksi ke Synology RT1900AC adalah sebanyak 70 perangkat, mulai dari laptop, PC, sampai gadget. Jumlah tersebut sudah sangat cukup untuk berbagai skenario penggunaan.



Menilik performa, Synology RT1900AC memang tidak jauh berbeda dengan router sekelasnya dalam hal transfer data. Streaming video 4K melalui jaringan WiFi 5GHz juga berjalan dengan sangat baik dan tanpa hambatan. Kualitas ninyalnya juga bagus, meski tidak terlalu istimewa.

Hal yang perlu diperhatikan dari router ini adalah fitur tambahan yang diusung. Selain memiliki port USB dan pembaca SD Card, Synology RT1900AC juga memiliki software yang tergolong sangat istimewa. Ia tampil dengan sistem operasi khusus bernama Synology Router Manager 1.1 yang memungkinkan Anda mengakses berbagai aplikasi layaknya menggunakan komputer kedua.



Synology Router Manager sendiri merupakan sistem operasi berbasis web yang memungkinkan Anda memasang dan menjalankan beragam aplikasi. Aplikasi yang tersedia memang belum terlalu banyak, namun jenis aplikasi yang ditawarkan saat ini sangat menarik.

VPN Server adalah salah satunya. Ya, Anda memang bisa membuat dan mengatur jaringan VPN sendiri. Selain itu, ada juga aplikasi Media Server yang memungkinkan router ini sebagai perangkat utama dalam mengakses konten multimedia yang terdapat di NAS atau hard disk eksternal. Konten tersebut kemudian bisa diakses melalui berbagai perangkat, termasuk smart tv.



Bagi Anda yang membutuhkan sistem manajemen penggunaan pada router, Synology juga menyediakannya pada router ini. Di Synology RT1900AC, Anda bsia mengatur akses berbagai perangkat, termasuk bandwidth, bahkan melakukan penjadwalan penggunaan jaringan. Ini sangat berguna bagi Anda yang membatasi penggunaan akses jaringan baik di rumah maupun kantor.

Kesimpulan

Meski performanya berada di level rata-rata, namun Synology RT1900AC berhasil memberikan fitur ekstra yang sangat melimpah dan hal tersebut membuatnya berbeda. Selain itu, kami sangat jarang menemukan router yang memiliki sistem operasi yang sangat intuitif. Namun semua keistimewaan itu harus dibayar agak mahal karena Synology RT1900AC dijual dengan kisaran harga Rp3,6 juta.
 

Synology RT1900AC

  • Fleksibel
  • Fitur lengkap
  • Sistem operasi sangat intuitif
  • Harga lebih mahal ketimbang produk sejenis
  • Performa rata-rata



(MMI)

Penggemar Sejati Final Fantasy Boleh Main Dissidia Final Fantasy NT
Review Game

Penggemar Sejati Final Fantasy Boleh Main Dissidia Final Fantasy NT

21 hours Ago

Dissida Final Fantasy NT merupakan game sekaligus fan service bagi penggemar dan pengikut setia…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.