Review Mouse

SteelSeries Rival 110, Desain Lama yang Punya Kualitas

Cahyandaru Kuncorojati    •    Rabu, 15 Nov 2017 15:18 WIB
steelseriesreview peripheral
SteelSeries Rival 110, Desain Lama yang Punya Kualitas
Tampak depan dari mouse gaming SteelSeries Rival 110.

Metrotvnews.com, Jakarta: SteelSeries sudah cukup dikenal sebagai vendor produsen perangkat gaming. Salah satu di antara banyak produk mereka adalah mouse gaming yang fungsinya tentu sangat vital untuk gamer.

SteelSeries memproduksi satu mouse gaming yang merupakan kelanjutan dari seri Rival, yakni Rival 110 sebagai pelengkap anggota keluarga Rival 100 dan Rival 300. Meskipun begitu, tampak tidak ada perbedaan berarti dari segi tampilannya.

SteelSeries Rival 110 memiliki desain yang masih sama dengan dua seri Rival sebelumnya. Tersedia dua tombol di bagian sisi kirinya serta di sisi kanan dan kiri tersedia permukaan dengan alur garis sehingga menyediakan grip yang solid ketika digenggam.



Bentuk pungggungnya sekaligus bodinya memang cukup membulat, tetapi rupanya cukup nyaman digenggam padahal ketika melihatnya sangat jelas ukuran mouse masih terbilang besar. Saya termasuk pemilik tanggan yang ramping dan kecil, dan saya berhasil menggunakan mouse gaming ini dengan posisi claw grip.

Dimensi bodinya memiliki ukuran 120,6 x 68 x 38,12 mm. Bobotnya sendiri hanya 87,5 gram dan dengan penggunaan material plastik maka membuat mouse yang terlihat bulat sekaligus besar ini masih terasa ringan ketika untuk memindahkan posisi mouse di tengah permainan.

Penggunaan bahan plastik kadang membuat sebuah mouse menjadi licin, apalagi ketika tangan berkeringat. Hal ini tidak saya temukan di SteelSeries Rival 110 berkat sentuhan semi-rough mate di permukaan bodinya.

Pada bagian ujung punggung terdapat logo SteelSeries dengan lampu RGB, sama seperti yang ada di tombol scroll di bagian tengah. Warna lampu ini bisa berubah-ubah tergantung konfigurasi software SteelSeries Engine.



Sayangnya, ukuran dari dua tombol yang ada di sebelah kiri yakni tombol nest dan previous terbilang sangat kecil dan sempit. Ukurannya yang sempit membuat saya kerap salah mengklik kedua tombol tersebut atau malah keduanya justru diklik bersamaan.

Untuk kecepatan klik dari mouse SteelSeries Rival 110 tersedia kecepatan maksimum hingga 7.200 CPI. Tersedia dua jenis kecepatan yang keduanya bisa diatur dan berdasarkan ujicoba pengaturannya hasil kecepatannya cukup akurat dan terasa sekali perbedaan di tiap pilihan kecepatan. Pihak SteelSeries mengkalim bahwa mouse ini bisa bertahan hingga 30 juta kali klik sehingga cukup awet.

Sensornya juga cukup presisi. Teknologi TrueMove 1 pergerakan mouse di alas mouse dengan pergerakan di tampilan monitor sangat searah. Selain itu ketika mouse diangkat di tengah permainan, posisi kursos di monitor tidak ikut bergerser sehingga memudahkan gamer yang ingin mengubah posisi tangan saat permainan.



Kesimpulan
Sebagai sebuah mouse gaming, SteelSeries Rival 110 memang memiliki desain yang tidak baru ketimbang pendahulunya. Namun, dibalik desainnya yang sederhana, sebetulnya mouse ini untuk esport karena merangkum kemampuan yang dibutuhkan.

Mulai dari tombol tambahan dan fitur keseluruhan tombol yang bisa dikonfigurasi, kecepatan klik dan sensitivitas sensor mouse yang sangat baik dan desain yang ringan. Jadi, dibalik desainnya yang biasa saja sebetulnya akan merasakan perbedaan jelas antara mouse biasa dengan mouse gaming.

Dengan harga Rp600 ribuan bagi saya apalagi yang tergolong gamer pemula untuk laga esport mouse gaming STeelSeries Rival 110 cukup memuaskan dan memanjakan saya ketika bermain game.
 

SteelSeries Rival 110

 

8


+ Ergonomis
+ Akurasi konfigurasi sensitivitas dan kecepatak CPI
+ Terlihat tidak murahan
- Posisi tombol next dan previous terlalu kecil
- Tidak ada improvisasi desain dari seri terdahulu

Bagaimana Kami Menguji.


(MMI)

Vivo V7+, Layar Luas Manjakan Pecinta Selfie
Review Smartphone

Vivo V7+, Layar Luas Manjakan Pecinta Selfie

1 day Ago

Vivo V7 Plus kembali mengunggulkan kemampuan kamera depan, yang diklaim mampu memanjakan penggu…

BERITA LAINNYA
Video /