Review Game

Menaklukkan Musuh yang Tidak Takut Mati di Ghost Recon: Wildlands

Riandanu Madi Utomo    •    Senin, 27 Mar 2017 18:38 WIB
review game indonesiaubisoft
Menaklukkan Musuh yang Tidak Takut Mati di Ghost Recon: Wildlands
Ghost Recon: Wildlands ajak Anda bertualang ke Bolivia

Metrotvnews.com, Jakarta: "Bagaimana menaklukkan musuh yang tidak takut dengan kematian? Mungkin Anda harus memburunya dari atas awan. Atau mungkin Anda harus bertarung dari balik bayangan, menyerang di saat yang tidak terduga, dan tanpa meninggalkan satupun jejak. Namun, mungkin Anda akan memilih untuk melepaskan kekacauan, serang dari segala arah, dan pilih siapa yang berhak hidup."

Kalimat dari cuplikan video pertama Ghost Recon: Wildlands tersebut memang sangat cocok untuk menggambarkan kondisi di dalam gamenya. di Wildlands, Anda akan berhadapan dengan kelompok kartel narkoba bernama Santa Blanca. Kartel narkoba yang ceritanya memiliki produksi kokain terbesar di dunia dan beroperasi di Bolivia tersebut memang sangat kejam dan tidak takut dengan kematian. Santa Blanca justru menyembah kematian dan menganggapnya sebagai Tuhan.



Berawal dari aksi teror yang menyebabkan salah satu agen rahasia Amerika Serikat meninggal dunia, Santa Blanca kini menjadi perhatian serius dari pemerintah AS. Kartel narkoba yang kini diposisikan sekelas teroris tersebut harus segera dilumpuhkan. Itulah yang menjadi alasan mengapa Anda, anggota tim Ghost Operative, diterjunkan ke Bolivia. Sebagai pasukan elit, Anda harus melumpuhkan Santa Blanca tanpa membawa nama campur tangan pemerintah AS.

Menjatuhkan Santa Blanca memang tidak mudah. Kartel narkoba ini terbagi menjadi empat divisi khusus yang terdiri dari operasi produksi, penyeluncupan, penyebaran paham, hingga keamanan. Setiap divisi diketuai oleh satu pimpinan utama dan di atas itu semua adalah bos utama yang bernama El Sueno.



El Sueno memang bisa saja diburu dan dibunuh langsung, namun hal tersebut tidak akan menjatuhkan Santa Blanca secara menyeluruh. Untuk itulah Anda harus membuat bisnis narkoba Santa Blanca menjadi tidak stabil dan melumpuhkan setiap orang yang paling berpengaruh di dalamnya satu per satu.

Tentu saja hal tersebut tidak akan mudah. Anda harus bertualang ke 21 provinsi yang ada di Bolivia. Setiap provinisi memiliki lansekap yang berbeda-beda, mulai dari hutan tropis, gurun, hingga pegunungan bersalju. Semuanya disajikan dalam satu map yang sangat luas dan variatif. Ketika melihat map di dalam game ini, map GTA V menjadi tidak menarik lagi bagi saya.



Di map yang sangat luas tersebut, Anda dapat melakukan berbagai macam misi. Anda bisa saja mengikuti misi utama yang disediakan di dalam game, namun Wildlands memiliki segudang misi sampingan yang bisa dikerjakan. Misi tersebut di antaranya adalah mencari sumber daya yang bisa digunakan untuk mendapatkan skill baru.

Selain itu, ada banyak ragam senjata dan pernak-perniknya dalam game ini. Semuanya disebar di map Bolivia yang sangat luas dan Anda harus mencarinya satu per satu. Untungnya, Anda bisa menginterogasi beberapa pimpinan kartel untuk mendapatkan lokasi senjata tersebut.



Selain memiliki map yang luas dengan misi yang beragam, Wildlands juga memiliki gameplay yang sangat memuaskan, apalagi Anda adalah gamer taktis yang kurang suka action berlebih seperti yang ditawarkan di berbagai game shooter lain. Di Wildlands, waktu paling tepat untuk menyergap musuh adalah di malam hari saat beberapa penjaga mulai tertidur. Musuh memang diprogram khusus agar kegiatan siang dan malam harinya berbeda.

Tentu saja karena ini adalah game Ghost Recon, Anda memang sebaiknya bermain secara senyap meski bermain secara frontal memang tidak dilarang. Ketika bermain secara senyap, Anda akan merasakan keupasan tersendiri karena hanya dengan empat orang Anda bisa melumpuhkan satu markas militer besar dan melepaskan tawanan di dalamnya.



Namun perlu diingat bahwa di dalam game ini semua yang telah direncanakan dengan sempurna bisa menjadi berantakan. Sealu waspada dengan lingkungan sekitar karena musuh sering melakukan patroli di jalan dan udara menggunakan helikopter. Bahkan masyarakat sipil bisa lari ketakutan dan melaporkan keberadaan Anda ke musuh jika Anda bertindak sembrono.

Kesimpulan

Sejauh saya memainkan seri Ghost Recon dari yang pertama, Wildlands adalah yang paling memuaskan. Bukan hanya dari segi map yang sangat besar tapi dari segi kebebasan dalam menjalankan misi. Memang game ini masih memiliki beberapa kekurangan seperti sistem co-op yang terbatas oleh NAT, hingga adanya beberapa glitch serta sistem physics pada kendaraan yang terlihat aneh.



Namun, semua itu bagi saya merupakan kekurangan minor yang masih bisa ditoleransi dan tidak mengurangi esensi utama dalam game ini terutama dari segi cerita. Saya memang suka dengan cerita fiksi militer yang melibatkan politik dengan latar belakang realistis dan Wildlands berhasil menghadirkannya dengan sangat baik.

Anda ingin tahu bagaimana cara paling efektif menumbangkan Santa Blanca?
 

Manipulasi mereka dari dalam hingga para monster tersebut saling menghabisi satu sama lain.


Selamat datang di Wildlands!




Platform: PC, PlayStation 4, PlayStation 3
Developer: Ubisoft
Publisher: Ubisoft
Tanggal Rilis: 7 Maret 2017
Jenis: Tactical Shooter
Situs Resmi: https://ghost-recon.ubisoft.com/wildlands
Rating Usia: Dewasa (ESRB), 18 (PEGI)
 

Tom Clancy's Ghost Recon: Wildlands

 

9

  • Map sangat luas dan bervariasi
  • Gameplay taktis yang utamakan kebebasan
  • Misi beragam
  • Cerita sangat menarik
  • Masih ada glitch
  • Multiplayer dibatasi oleh sistem NAT



(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.