Review Laptop

ASUS ZenBook Pro, Cocok Kerja dan Main Game Kasual

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Selasa, 08 May 2018 21:11 WIB
asusreview laptop
ASUS ZenBook Pro, Cocok Kerja dan Main Game Kasual
ASUS ZenBook Pro. (Medcom.id)

Jakarta: Laptop memiliki banyak fungsi, mulai dari mengakses email, mengedit foto dan video hingga bermain game. Anda bisa memilih laptop sesuai dengan keperluan Anda.

Lini ZenBook Pro buatan ASUS ditujukan untuk Anda yang sering berkutat dengan konten multimedia, baik untuk mengonsumsinya atau untuk membuat konten sendiri. Menariknya, ZenBook Pro UX550VD juga cukup kuat untuk digunakan bermain game. 

Inilah ulasan lengkap dari ZenBook Pro UX550VD. 

 

Desain

Dengan layar 15,6 inci, ZenBook Pro memang terlihat cukup besar. Namun, laptop ini sebenarnya tidak terlalu berat. Ia memiliki bobot 1,8 kilogram. 

Memang, ZenBook Pro tidak bisa dibilang sebagai laptop tertipis atau paling ringan. Meskipun begitu, laptop ini masih cukup mudah untuk dibawa berpergian dan memberikan performa yang sangat baik. Bagi saya yang merupakan wartawan, ini adalah kelebihan tersendiri. 


Bagian belakang dari ZenBook Pro. (Medcom.id)

ZenBook Pro memiliki unibody yang terbuat dari aluminium, yang tidak hanya membuatnya terlihat elegan, tapi juga kokoh. Laptop buatan ASUS ini memiliki keyboard full-size dengan backlight, yang bisa Anda kendalikan tingkat kecerahannya. ZenBook Pro juga memiliki touchpad yang cukup luas dengan sensor sidik jari pada bagian kanan atas dari touchpad


Dua port USB 3.1 terletak di sebelah kanan, berdekatan dengan microSD reader dan port headphone. (Medcom.id)

Salah satu hal menarik dari laptop ini adalah kelengkapan port konektivitasnya. ZenBook Pro dilengkapi dengan dua port USB 3.1 dan dua port ThunderBolt 3 dalam bentuk USB Type-C. Tidak hanya itu, ASUS juga melengkapinya dengan port headphone dan microSD reader

Satu hal lain yang menarik perhatian saya adalah empat speaker pada ZenBook Pro, dua speaker terletak di bagian bawah laptop dan dua speaker lain terletak di kedua sisi keyboard. Keempat speaker ini sudah mendapatkan sertifikasi dari perusahaan pembuat perangkat audio ternama, Harman Kardon. 


ZenBook Pro memiliki dua speaker di sisi keyboard. (Medcom.id)

 

Performa & Baterai

ZenBook Pro UX550VD memiliki layar 15,6 inci dengan rasio badan dan layar 83 persen. Memang, bezel laptop ini bukan yang paling tipis, tapi ASUS bisa meminimalisir rangka sehingga mereka bisa memasang layar yang cukup besar tanpa membuat laptop ini menjadi terlalu bongsor. 

Layar dari ZenBook Pro memiliki resolusi 1920 x 1080 pixel dan dapat menghasilkan warna 100 persen dari sRGB. Ini tidak hanya membuat menonton video menjadi lebih menyenangkan karena kayanya rentang warna yang dihasilkan, tapi juga membantu Anda saat melakukan pengeditan foto atau video. 

Dengan Intel prosesor Intel i7-770HQ, RAM 16GB serta SSD 512GB, ZenBook Pro sudah lebih cukup jika Anda hanya menggunakannya untuk melakukan tugas sehari-hari, seperti membuka email, menjelajah internet dan mengedit dokumen. Laptop ini juga masih mumpuni untuk digunakan untuk mengedit foto dan mengerjakan tugas desain grafis. 

Ini hasil benchmark ZenBook Pro. 






ASUS sudah melengkapi ZenBook Pro dengan discrete VGA, NVIDIA GTX 1050 dengan VRAM 4GB. Memang, ini tidak menjadikan ZenBook Pro sejajar dengan laptop gaming yang memungkinkan Anda untuk memainkan game AAA terbaru dengan grafik terbaik.

Namun, sekadar untuk memainkan game kasual seperti DOTA 2 atau game lawas seperti Dragon Age 2, ZenBook Pro sudah lebih dari cukup. Untuk masalah baterai, ZenBook Pro memiliki baterai yang cukup awet. Ketika menggunakan benchmark, laptop ini bisa bertahan selama 3 jam 20 menit. 

 

Fitur

Diusung sebagai laptop multimedia, ASUS sudah melengkapi ZenBook Pro dengan PowerDirector untuk mengedit video dan PhotoDirector untuk mengedit foto. Jika Anda sering mengedit foto dan video, Anda mungkin memiliki software favorit sendiri.

Namun, PhotoDirector cukup baik untuk pengeditan foto dasar. Sayangnya, ada sebagian fitur dari software ini yang tidak bisa Anda gunakan. 



Kesimpulan
ZenBook Pro cocok untuk Anda yang sering berpergian tapi masih memerlukan laptop dengan performa yang cukup mumpuni dalam hal multimedia. Meskipun memiliki bodi besar, ZenBook Pro tidak terlalu berat dengan bobot 1,8 kilogram. 

Layar ZenBook Pro besar dan menghasilkan 100 persen dari warna sRGB, membuatnya cocok untuk mengedit foto dan video. Tidak hanya itu, dengan discrete VGA, laptop ini sudah cukup kuat untuk memainkan game kasual. Sayangnya, daya tahan baterainya memang tidak terlalu awet. 
 
  ASUS ZenBook Pro UX550VD
Ukuran Layar 15.6 inci, 1920 x 1080 pixel
CPU Intel Core i7-770HQ
GPU NVIDIA GeForce GTX 1050 4GB
RAM 16GB 
Storage 512GB SSD
Bobot 1,8 kg
Harga Rp26.299.000


 
 
8.5
ASUS ZenBook Pro UX550VD
Plus
  • Layar besar 
  • Performa memuaskan
  • Port lengkap
Minus
  • Desain bodinya yang masih tergolong tebal
  • Daya tahan baterai yang standar

 


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.